
"Baiklah, semoga kalian lebih akrab dengan Naruto," kata sensei.
Naruto pun berjalan menuju bangkunya. Bangku yang sama ia tempati bersama Sasuke dan Sakura. Ia seperti melihat bayangan Sasuke dan Sakura di sampingnya.
"Baiklah, pelajaran kita hari ini adalah Matematika," kata sensei.
Sensei mulai menuliskan soal di papan tulis. "Anak-anak, kita memasuki materi yang baru. Sebelum memberikan kalian soal, Sensei akan menjelaskannya terlebih dahulu."
Seseorang langsung mengangkat tangan. "Ano, jawabannya 34,5."
Sensei terbelalak sambil menatap buku dan anak itu secara bergantian. "Hee~ jawabanmu benar sekali Naruto."
Semua orang langsung menatap Naruto yang menjawab soal itu dengan perasaan tidak percaya.
"Bisakah kau jelaskan kenapa jawabannya adalah 34,5?" tanya sensei.
"Langsung dijumlahkan semua N lalu dibagi dengan jumlah N. 12 + 26 + 48 + 52 \= 138. Karen N nya ada 4, maka 138 : 4 \= 34.5, sekian," kata Naruto.
Semua langsung bertepuk tangan, dan memuji Naruto. Setelah sensei memberi penjelasan mengenai materi, pria itu pun memberikan beberapa contoh soal.
"Naruto, bisakah kau menjelaskan soal ini?"
"Aku tidak mengerti mengenai soal ini, tolong ajari aku."
"Naruto, Naruto, kau bisa menjawab soal ini, kan? Tolong jelaskan."
Sensei yang melihat hal itu hanya tersenyum.
__ADS_1
......................
Kediaman Minato & Kushina
"Tadaima(Aku pulang)," kata Naruto.
"Okaeri(Selamat datang di rumah)," balas Kushina yang sedang mempersiapkan makan malam.
Naruto pun berjalan menuju ke arah kulkas dan mengambil botol air lalu menuangkannya ke gelas.
"Jadi, bagaimana hari pertamamu di akademi?" tanya Kushina.
"Tidak buruk. Semua langsung menghampiriku, dan kami makan bersama," kata Naruto.
Kushina melotot. "Bento! Aku lupa membuatkanmu Bento. Kenapa aku bisa lupa? Kau makan apa? Aku juga lupa memberi uang kepadamu dattebane."
"Gomen ne(Maaf ya), Naruto," kata Kushina.
"Sudah aku bilang tidak apa-apa. Lagi pula makan bersama itu meninggalkan kenangan dattebayo," senyum Naruto menampilkan deretan giginya.
Kushina menghela nafas disertai senyuman.
......................
Aktivitas keseharian Naruto bersama Minato dan Kushina berjalan seperti biasa. Apalagi Obito dan yang lainnya menyempatkan diri mengunjungi Naruto setelah mereka menyelesaikan misi.
Hari demi hari Naruto menjalani aktivitasnya di akademi.
__ADS_1
......................
Kantor Hokage
"Shitsurei shimasu(Permisi)," kata salah satu shinobi datang.
Minato yang sedang memeriksa berkas, menatap shinobi yang datang itu.
"Apa ini?" tanya Minato.
"Ini laporan dari akademi mengenai Uzumaki Naruto," jawab shinobi itu.
Begitu Minato membuka berkas itu, matanya membulat.
......................
"Apa? Naruto telah diluluskan dari akademi, dan sekarang dipromosikan menjadi Jounin?! Tapi ini baru 7 hari? Kita saja butuh waktu yang lama agar lulus, kenapa Naruto begitu cepat apalagi sudah dipromosikan menjadi Jounin?" tanya Obito.
"Lebih baik kita langsung ke akademi saja," usul Rin.
......................
Akademi
"Untuk pelajaran seperti Matematika dan Sejarah, nilai Naruto di atas rata-rata. Dasar Ninjutsu, Taijutsu dan Genjutsu miliknya melampaui para Jounin yang telah dikumpulkan untuk memberinya tes. Kami bahkan memberinya ujian mengendalikan chakra, menciptakan taktik, melakukan segel tangan, penanganan senjata dan alat Ninja, seperti shuriken dan kunai, Naruto bisa memperoleh nilai di atas rata-rata. Dia bisa menyelesaikan semua tes. Kami bahkan bingung harus memberinya nilai apa," lapor sensei.
Sandaime yang juga ikut serta menyaksikannya langsung angkat bicara. "Kemampuan Naruto saat ini ... Setara dengan seorang Hokage."
__ADS_1