
‘’Tunggu! Sebenarnya kalian ini siapa?’’
‘’Kenapa kalian membawa kami semua ke sini?’’
‘’Bahkan kalian tidak sopan masuk ke dalam rumah kami dan membawa kami pergi.’’
‘’Jangan diam! Jawab pertanyaan kami!’’
Brough!
Saat itu juga para sosok bertudung di berbagai sisi, menoleh saat melihat kemunculan itu.
‘’Kyuubi?!’’
‘’Tidak mungkin!’’
‘’Kita harus pergi dari sini!’’
‘’Lari!’’
‘’Tamatlah kita!’’
Kyuubi mengamuk untuk membalas. Sembilan ekornya menghancurkan semua yang ada di sekitarnya.
Di sisi lain, muncul ninja ANBU yang melapor. ‘’Sandaime Hokage-sama! Kyuubi … Kyuubi tiba-tiba muncul di desa.’’
Sandaime yang selesai memakai jubahnya, hanya menatap ke arah luar jendela dengan serius. ‘’Aku telah menyadarinya. Aku akan menahannya. Kau dan yang lainnya lindungi warga desa!’’
‘’Hai, wakarimashita(Aku mengerti)!’’
Apakah segel Kushina terbuka? Apakah dengan semua tindakan pencegahan, masih juga tidak berhasil? Biwako, kata Sandaime dalam hati.
......................
‘’Sialan kau Kyuubi! Ini adalah saatnya aku mengerahkan segenap kekuatanku. Majulah! Aku akan menjadi lawanmu!’’ kata Guy.
__ADS_1
‘’Tunggu. Akulah yang akan melawanya. Benar, Uchiha Obito-sama ini,’’ kata Obito.
Kakashi hanya menghela nafas dengan wajah bodohnya karena kedua anak itu.
‘’Tapi sebelum itu, kita harus mengevakuasi warga sekitar,’’ lanjut Obito.
‘’Tidak. Kumpulkan semua orang di ruang penjaga,’’ kata salah satu ninja Jounin.
‘’Kenapa?’’ tanya Asuma.
‘’Ini adalah perintah dari Sandaime-sama.’’
......................
Di bagian sisi lain desa, para Jounin Konoha membantu mengevakuasi warga dan sebagian melawan Kyuubi dengan melemparkan kunai yang ditempelkan kertas bom.
‘’Jangan mengambil tindakan gegabah! Berkumpul bersama Sandaime-sama sekarang juga! Sampaikan perintah itu!’’ kata salah satu shinobi menyampaikan kabar tersebut.
Minato pun tiba di atas monumen patungnya sendiri lalu menatap Kyuubi yang mengamuk.
Sebagai Hokage, aku akan melindungi desa dan semua keluargaku. Inilah yang perlu aku lakukan. Aku tidak akan membiarkan dia seenaknya, katanya dalam hati.
‘’Jadi kau telah menerima tanda dariku,’’ kata Minato melihat Kyuubi hendak menembakkan bijuu dama.
Minato melakukan segel tangan dan tidak akan membiarkan serangan itu terjadi.
Bijuu dama yang ditembakkan tadi langsung menyerap ke dalam patung monumen Hokage. Minato memindahkan serangan itu ke sisi belakang gunung.
‘’Jutsu yang menghentikan serangan Kyuubi adalah Pelindung Teleportasi,’’ kata ayah Choji.
‘’Minato, ya?’’ tatap ayah Shikamaru.
Sandaime beserta lainnya yang juga menyaksikan hal itu, juga mulai bergerak. ‘’Baiklah! Kita juga maju!’’
‘’Baik!’’ seru semuanya.
Minato yang hendak melaporkan kejadian itu kepada Sandaime tiba-tiba diserang oleh pria bertudung.
__ADS_1
‘’Setelah melihat serangan tadi, aku jadi langsung tahu, kau ada di sini. Ayolah, aku sedang bersenang-senang, jangan merusak film action-ku,’’ kata pria bertudung.
Belum sempat pria bertudung itu menyerang Minato, pria berambut kuning tadi sudah menghilang. ‘’Cepatnya. Tapi, aku tetap bisa menemukanmu.’’
......................
Minato berpindah tempat ke lokasi persalinan Kushina. Saat itu juga sebuah portal terbuka dengan datangnya pria bertudung.
Dia menggunakan jutsu teleportasi juga? Apakah itu yang membuatnya bisa membawa Kushina? Dia bisa mengalahkan ANBU di bawah perintah Sandaime-sama, melewati pelindung paling rahasia, dan juga mengetahui segel Kyuubi melemah saat Jinchuriki melahirkan. Terlebih lagi bisa membawa Kyuubi dan menembus pelindung yang dipasang oleh Konoha tanpa tertangkap. Sekarang aku mengerti setelah melihat teleportasi dimensi miliknya. Jutsu teleportasinya melebihi Nidaime-sama dan aku, kata Minato dalam hati.
‘’Aku bertanya-tanya. Apakah ayah dari monster itu juga sama hebatnya dengan dirinya. Hm, bagaimana kalau kita sedikit bersenang-senang untuk mengujinya?’’ tanya pria bertudung.
Keduanya pun langsung bertarung dan serangan mereka imbang. Minato berusaha mengenai pria bertudung itu tapi pria tersebut selalu menghindari serangan.
Bahkan Minato berulang kali hampir melepaskan tudung pria itu agar melihat wajahnya, tapi ia juga selalu gagal.
‘’Lumayan. Tapi ayo akhiri ini sekarang juga!’’ kata pria bertudung itu berlari menghampiri.
Minato juga menghampirinya sambil melemparkan kunai. Pria bertudung itu memiringkan kepalanya sedikit untuk menghindari kunai tadi.
‘’Apa ini? Melempar kunai secara langsung tentu saja aku bisa menghindarinya dengan mudah.’’
Bersamaan gumpalan chakra yang berputar di telapak tangan Minato, pria bertudung itu hendak menyerangnya. Namun, belum sempat ia menyentuh Minato, pria itu sudah ada di atasnya.
Bush!
‘’Apa?! Dia muncul dari kunai yang tadi!’’ pekik pria bertudung.
‘’Itu adalah Hi Raishin Level 2,’’ kata Minato.
Pria bertudung segera menghindar. 2 detik setelah ia mendarat di bebatuan, Minato sudah menikam perutnya. ‘’Akh!’’
Hi Raishin no Jutsu. Begitu, ya? Dia menandai punggungku setelah serangan tadi. Cih, ayah dan anak sama-sama merepotkan, kata pria bertudung dalam hati.
Minato menggunakan kesempatan itu untuk kembali ke desa setelah ia melumpuhkan pria bertudung.
‘’Baiklah. Kali ini kau lolos. Selain itu, dia juga tidak bersama kalian, jadi monster itu akan menghancurkan Desa Konoha. Tidak ada yang akan mencegahnya,’’ kata pria bertudung.
__ADS_1