God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 170 Tingkah Aneh Sasuke


__ADS_3

Tuan Kahiko dan Temujin tiba di bawah tanah, tempat dimana tambang permata tersebut berada.


‘’Naruto yang besar itu, ternyata memang memiliki kekuatan membaca pikiran orang lain. Aku bahkan belum mengatakan apa pun, tapi dia sudah tahu kalau aku ingin menghancurkan Batu Gelel,’’ kata Tuan Kahiko.


‘’Kita ada di mana?’’ tanya Temujin.


‘’Menurut Legenda, ini adalah Ruang Penyegelan oleh nenek moyang kita. Kekuatan yang luar biasa mengerikan dari Batu Gelel dibentuk di sini. Area ini sudah disegel ketika mereka meninggalkan tempat ini,’’ kata Tuan Kahiko.


Temujin menghampiri lukisan berwarna hitam yang berbeda dari lukisan lainnya di tembok. ‘’Apa ini?’’


‘’Sepertinya lukisan yang menggambarkan keputusasaan. Hal yang sama terjadi karena lenyapnya kerajaan. Apakah menurutmu itu tidak mengerikan? Jadi berhenti mencari batu itu,’’ kata Tuan Kahiko.


Namun, Temujin tetap bersih keras membuat tuan Kahiko mengeluarkan pedang kecil dari saku belakang.


‘’Kalau begitu, aku tidak punya pilihan lain,’’ kata Tuan Kahiko.


Deg!


Temujin berbalik menyadari sesuatu.


......................


Naruto #1 dan tim Minato mengepung guru Haido. Melihat hal itu, membuat Sasuke dan yang lainnya menghadang kedua wanita berjubah.


‘’Sepertinya kalian masih belum sadar setelah menerima serangan dariku,’’ kata Kamira lalu menatap ke arah Sasuke.


Anak yang satu itu sedikit menyusahkan. Aku harus berhati-hati, ucapnya dalam hati.


Fugai langsung bertransformasi menjadi manusia srigala lalu menyerang Sakura. Kamira yang menyadari tatapan Sasuke ke gadis itu langsung memiliki ide.

__ADS_1


‘’Biar kuberitahu, Fugai itu bukan orang yang sembarangan menyerang seseorang. Orang yang menjadi targetnya harus memiliki kualitas yang baik sebelum melakukan aksinya,’’ kata Kamira.


‘’Aksi?’’ bingung Sasuke.


‘’Bersiaplah berduka untuk temanmu,’’ kata Kamira.


‘’Berduka?’’ tanya Shikamaru.


‘’Percaya atau tidak, kalian akan mendengar suara srigala yang melolong. Itu tandanya, gadis itu telah tiada!’’ kata Kamira yang langsung menghampiri kedua anak laki-laki itu dengan serangan kejutan.


Shin!


Beruntung reflek Shikamaru dan Sasuke bagus, membuat mereka menangkis serangan itu. Kedua anak laki-laki itu langsung tersentak saat mendengar suara melolong. Sasuke berdecih dan langsung bergegas.


‘’O-Oee Sasuke? Kau mau ke mana?!’’ pekik Shikamaru yang masih bertahan.


‘’Jangan tatap matanya! Dia adalah pengguna genjutsu,’’ kata Sasuke memperingatkan sebelumnya akhirnya menghilang.


‘’Heh, untuk anak kecil sepertimu kau cukup pintar. Fugai sudah memberitahuku kalau kau pengguna jurus bayangan. Dibandingkan dengan anak itu, kau bukanlah apa-apa bagiku,’’ kata Kamira.


‘’Aku bertarung melawan seorang musuh tanpa harus melihat ke arah matanya. Mendokusei,’’ kata Shikamaru.


......................


Sakura dan Fugai saling berkejaran satu sama lain.


‘’Hahahaha! Gadis kecil, kau akan mati jika tertangkap olehku,’’ kata Fugai.


‘’Suara melolongnya tadi membuat telingaku sedikit sakit,’’ kata Sakura berlari menyusuri lorong.

__ADS_1


Namun, ia dikejutkan dengan sosok Fugai yang langsung muncul di depannya. Sakura menerima sekali pukulan dan langsung keluar, sambil melemparkan kunai yang ditempelkan kertas bom.


‘’Rasakan itu channarou!’’ teriak Sakura.


‘’Gadis sialan!’’ seru Fugai menghampiri.


Bugh!


Sekali tendangan membuat Sakura terhempas. Akan tetapi, sebelum punggungnya membentur tembok, Sasuke sudah menangkapnya.


‘’Sasuke-kun?!’’ pekik Sakura.


Sasuke mendarat dan menurunkan Sakura. Melihat gadis itu baik-baik saja membuatnya baru tersadar kalau Kamira hanya memancingnya untuk pergi.


‘’Sasuke-kun, kenapa kau ada di sini? Bagaimana dengan Shikamaru?’’ tanya Sakura.


‘’Dia menyuruhku menghampirimu,’’ jawab Sasuke sambil membuang wajah.


Sakura tidak mengerti dengan maksud Shikamaru, tapi ia sangat senang karena Sasuke datang menolongnya. Tidak lupa, ia berterima kasih.


Mereka berdua kemudian menatap Fugai yang datang.


‘’Padahal aku sudah membutakan pandangannya. Tapi, kenapa dia masih menemukan kita?’’ tanya Sakura.


‘’Hehehe! Aku mampu melacak keberadaanmu melalui darahmu,’’ kata Fugai.


Sasuke langsung menatap tubuh Sakura. ‘’Dia melukaimu di bagian mana?’’


‘’Um, dia hanya memberiku pukulan sekali saja karena aku lengah,’’ jawab Sakura.

__ADS_1


Mendengar hal itu membuat Sasuke merasa kesal dengan tindakannya. Sakura yang menatapnya hanya mengerut dahi tanda bingung melihat tingkah Sasuke.


__ADS_2