
Untuk tahap kedua ujian Chuunin, setengah tim akan dieliminasi saat berhasil melewati ujian di Hutan Kematian. Sebelum memasuki Hutan Kematian, seluruh tim akan diberi gulungan surga dan gulungan bumi.
Sesampainya di dalam hutan, para Genin harus mengambil gulungan dari tim lain. Hanya itu caranya hingga mereka mencapai ke tengah hutan dengan dua gulungan akan maju ke tahap selanjutnya.
......................
Chuunin Exam menjadi tahap terakhir, dimana para Genin dipertemukan untuk melakukan duel.
Dosu Vs Chouji
Tenten Vs Temari
Sakura Vs Ino
Kankuro Vs Misumi
Shino Vs Zaku
Shikamaru Vs Kin
__ADS_1
Sasuke Vs Yoroi
Naruto Vs Kiba
Neji Vs Hinata
Rock Lee Vs Gaara
Dan dari sinilah Inuzuka Kiba menganggap Naruto sebagai rival setelah mereka bertarung begitu sengit.
......................
Kediaman Minato & Kushina
Naruto menghela nafas dengan wajah lesu. ‘’Maaf karena aku tidak bisa lolos menjadi pemenang dattebayo. Aku sudah membuat Ayah malu.’’
‘’Tidak apa-apa Naruto, ujian ini tidak ada akhirnya. Berbeda dengan Shikamaru, yang memang diakui semua orang,’’ kata Minato menghibur.
‘’Itu benar dattebane. Tidak mesti harus Chuunin agar semua orang mengenalmu. Karena itulah, kau harus berlatih lebih giat lagi,’’ kata Kushina.
‘’Aku sebagai putra Hokage yang kalah akan membuat semua orang mempertanyakan Ayah dattebayo,’’ kata Naruto.
Hinata mengelus pucuk rambut Naruto. ‘’Naruto-kun itu orang yang kuat. Kau adalah pahlawan desa suatu saat nanti, jadi ini masih terlalu mudah untuk menyerah.’’
__ADS_1
Saat itu juga Naruto kembali bersemangat. ‘’Benar juga! Lain kali aku akan membuat mereka mengakuiku dattebayo! Hihi, arigatou Hinata nee-chan.’’
Minato menghela nafas disertai senyuman menyaksikan hal itu. Entah kenapa, Hinata selalu bisa mengatasi Naruto, membuat pasangan itu selalu mengandalkannya.
......................
Keesokan harinya…
Bugh!
Naruto yang terjatuh dari tempat tidur, membuka matanya perlahan.
Terlihata sosok anak kecil yang berdiri sambil menyilangkan kedua tangannya di depan dada. ‘’Konohamaru? Haa, kenapa kau ada di sini?’’
‘’Naruto no onii-chan, sekarang aku mengangkatmu menjadi pemimpin kesatuan Tim Konohamaru. Ini adalah misimu. Menemukan semanggi merah berdaun empat kore!’’ kata Konohamaru.
Tidak lama kemudian, kedua anak itu duduk di meja sambil Kushina menyiapkan sarapan untuk mereka. Minato sudah berangkat lebih dulu ke kantor Hokage, begitu juga dengan Hinata yang pergi menjalankan misi.
‘’Haa, semanggi merah? Kenapa aku harus menemukannya dattebayo?’’ tanya Naruto lesu yang masih ingin tidur.
‘’Ini adalah taruhan antara hidup dan mati,’’ kata Konohamaru.
Naruto mengerutkan dahi dan menolak karena itu bukan misi resmi yang diberikan oleh ayahnya. Konohamaru merengek ke Kushina, membuat wanita itu membujuk Naruto.
‘’Heh~ tapi Ibu, ini hanya kemauan Konohamaru. Bagaimana kalau aku dan yang lainnya akan diberi misi hari ini? Selain itu, Kesatuan Tim Konohamaru itu apa?’’ tanya Naruto dengan wajah bodohnya.
Konohamaru tersenyum remeh. ‘’Sebuah kesatuan renovasi baru yang dibentuk desa tersembunyi Konoha.’’
‘’Lalu berapa banyak anggota yang kau punya?’’ tanya Naruto.
‘’Aku adalah letnan jenderalnya dan Naruto onii-chan adalah pemimpinnya. Itu berarti hanya kita ada kita berdua kore,’’ kata Konohamaru.
‘’Aku menolak,’’ kata Naruto langsung membuat Konohamaru kembali merengek.
__ADS_1
‘’Naruto, ini adalah misi kalian berdua, jadi tidak boleh melanggar peraturan ninja dattebane,’’ kata Kushina.
Naruto menelan saliva melihat wajah ibunya, hingga akhirnya ia menghela nafas. ‘’Mm~ aku melakukan ini hanya karena perintah ibuku dattebayo. Selain itu, jika kau bukan cucu dari Sandaime-sama, aku sudah menghajarmu.’’