God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 197 Mimpi


__ADS_3

‘’Ibu!’’ teriak anak perempuan.


Tampak sosok wanita berkulit pucat, dengan rambut cokelat yang sangat panjang dan bermata terang, berdiri di depan makhluk ular raksasa dengan tubuh ungu yang sangat panjang, dan banyak kepala berbasis naga dengan mata merah.


‘’Shion! Gunakan loncengmu?!’’ pekik wanita tadi.


Namun, anak perempuan tadi kesulitan untuk bicara. Loncengnya tidak bekerja jika pengguna tidak memberikan perintah. Saat itu juga iblis menyerangnya, tapi dihentikan oleh wanita tadi.


Pelindung dahi yang dipakai wanita tersebut bersinar. ‘’Jangan meremehkan kekuatan pendeta tinggi!’’


‘’Kau telah mengganggu rencana yang sudah cukup lama aku buat, Miroku!’’ kata iblis.


Dari sisi belakang, muncul sosok Naruto #1 memberi kejutan yang hendak melayangkan rasengan.


Brack!


Naruto #1 memuntahkan darah sambil tertegun karena bagian tubuh Moryou menembus dadanya.


‘’Naruto!!’’


Deg!


‘’Hhah!’’ pekik Naruto #2 langsung bangkit.


Nafasnya terengah-engah dengan keringat dingin di sekujur tubuhnya. ‘’Haa … huha, huhahuha … Ta-Tadi itu apa? Kenapa aku bisa bermimpi seperti itu?’’


Naruto #2 menoleh ke arah jam yang masih menunjukkan pukul empat subuh. Perasaannya tiba-tiba menjadi tidak enak, karena mimpi buruk barusan.


......................

__ADS_1


Matahari pun terbit. Rutinitas pagi berjalan. Semua orang sarapan, tapi Naruto #2 terus melirik Naruto #1 yang ceria seperti biasa.


Menyadari dirinya dilirik, membuat Naruto #1 menoleh. ‘’Ada apa?’’


‘’Aa? Tidak ada apa-apa,’’ kata Naruto #2 membuang wajah.


‘’Kalau kau ingin melakukan latihan itu lagi, sebaiknya jangan dulu,’’ kata Naruto #1.


‘’Latihan apa?’’ tanya Hinata #1.


‘’Bukan latihan berat. Kami hanya latihan biasa dattebayo,’’ jawab Naruto #1 kaku membuang wajah.


Minato dan Kushina tersenyum karena merasa senang kedua anak itu akhirnya akur. Semenjak Naruto #1 kembali, mereka terus saja berdebat satu sama lain.


Mereka tidak tahu, kalau Naruto #2 berusaha menguasai chakra Kyuubi.


‘’Apakah itu berarti kami berada di misi yang sama?’’ tanya Naruto #1.


‘’Itu benar,’’ jawab Minato.


‘’Jadi misi apa yang akan kami terima?’’ tanya Naruto #2.


......................


Tanah Iblis (Oni no Kuni)


Tampak sosok wanita duduk dibalik tirai bambu, sambil menatap pria berambut cokelat pendek sebahu, dengan mata biru tua tanpa pupil. Disampingnya juga ada sosok anak menyerupai versi kecilnya.


‘’Shinobi Konoha yang Miroku-sama panggil, mungkin akan tiba siang nanti,’’ kata sosok pria berkaca mata.

__ADS_1


Miroku yang memejamkan mata, masih duduk dengan tenang. ‘’Beritahu aku jika mereka sudah tiba. Selain itu, aku ingin putramu Taruho, berada di sisi Shion untuk sementara waktu.’’


‘’Sesuai perintah Miroku-sama,’’ kata Ayah Taruho.


Ayah dan anak itu pun keluar dan berjalan pergi.


‘’Taruho, kau dengar apa yang dikatakan Miroku-sama, kan? Aku serahkan perlindungan Putri Shion kepadamu,’’ kata Ayah Taruho.


Taruho mengangguk dan menerima perintah itu. ‘’Aku mengerti Ayah.’’


......................


Konoha


Meja Penugasan Misi


‘’Tanah Iblis?’’ tanya Naruto #2.


‘’Pendeta negara, Miroku, dapat memprediksikan ramalan seseorang dan menyegel iblis. Beliau melihat sesuatu yang buruk akan terjadi, yang dapat membahayakan umat manusia. Sebelum malapetaka terjadi, dia akan mengurus sesuatu dan membutuhkan pengawal pribadi untuk melindungi putrinya, Shion.’’


Naruto #2 tersentak setelah mendengar nama tadi. Ia kembali teringat dengan mimpi buruk itu.


Pantas saja sejak tadi aku seperti mendengar nama Pendeta tinggi Miroku, ternyata dia adalah wanita yang aku lihat di dalam mimpiku. Lalu, iblis yang aku lihat hendak menyerang Shion, hingga akhirnya….


Ia menoleh ke arah Naruto #1 dan kembali mengingat orang itu memuntahkan darah setelah tubuh iblis menembus dadanya.


Naruto #2 kembali menoleh ke depan dengan wajah risau.


Apakah ini sebuah kebetulan? Tidak. Mimpi itu tidak akan terjadi. Iya, ini hanya kebetulan saja, kata Naruto #2 dalam hati yang berusaha melawan rasa gelisahnya.

__ADS_1


__ADS_2