
Hikaru yang penasaran dengan wajah ibunya, hanya menghela nafas dan berdiri. Ia memilih untuk menaiki kapal, akan tetapi niatnya terhenti saat melihat Naruto #2 selesai memakan bento buatan Hinata #2.
Naruto #2 kembali menjadi kesal melihat anak itu.
‘’Apa itu enak?’’ tanya Hikaru.
‘’Tentu saja, meskipun tidak cocok dengan seleramu,’’ jawab Naruto #2 ketus sambil berdiri untuk pergi.
Hikaru mengerutkan dahi. ‘’Jadilah pelayanku!’’
‘’Ha?’’ tanya Naruto #2 menghentikan langkahnya dengan wajah kusut.
‘’Jika kau menjadi pelayanku, aku akan memberikan apa pun yang kau inginkan,’’ kata Hikaru.
‘’Aku tidak butuh,’’ kata Naruto #2 berjalan pergi.
Aku bisa mendapatkan apa pun sbahkan jika hanya seorang putra Hokage, lanjutnya dalam hati.
Hikaru tidak menyerah dan mengejar Naruto #2 terus. ‘’Robot, game dan banyak lagi, dari apa pun yang kau makan tadi.’’
Naruto #2 langsung berhenti, membuat Hikaru membenturnya. ‘’Ano na, aku tidak akan menjadi pelayanmu dattebayo. Berhentilah mengejek orang!’’
Hikaru menggertak gigi dan langsung melepaskan panah mainan, mengenai kepala Naruto #2 yang berjalan pergi.
__ADS_1
Wajah Naruto #2 merah padam sambil melepaskan panah mainan tadi dan menghancurkannya. ‘’Aku tidak tahan lagi! Aku tidak peduli masalah internasional atau apa pun dattebayo!’’
Dak!
Dengan sekali jitakan di kepala, Hikaru menangis.
‘’Jika kau berpikir semuanya akan berjalan sesuai kemauanmu, maka kau akan menyesal,’’ kata Naruto #2 menyilangkan kedua tangannya di depan dada.
Sakura yang menyaksikan hal itu langsung menghampiri. ‘’Naruto~ kenapa kau membuatnya menangis? Channarou!’’
Bugh!
Naruto #2 terlempar ke tengah laut setelah menerima pukulan dari gadis itu.
......................
Mereka telah menaiki kapal dan sedang makan malam. Kakashi dan yang lainnya menikmati makan malam mewah yang disuguhi daging lezat. Berbeda dengan Naruto #2 yang diikat karena menjalani hukumannya.
Sakura bahkan sengaja memakan daging di depan Naruto #2, membuat anak berambut kuning itu berontak ingin makan.
Sasuke menghela nafas dan menyuapi Naruto #2, membuat anak itu kembali menjadi tenang.
‘’Sasuke-kun, kau terlalu lunak kepadanya,’’ kata Sakura.
__ADS_1
Melihat hal itu, Sakura kembali teringat mengenai hari dimana mereka diberi ujian untuk merebut lonceng di tangan Kakashi.
Tidak ingin terlihat jahat di depan Sasuke, membuatnya juga menyuapi Naruto #2.
Rock Lee juga ikut serta dan memberi Naruto #2 makanan.
‘’Arigatou Sasuke,’’ kata Naruto #2 sambil mengunyah.
‘’Tidak apa-apa. Aku melakukan ini seperti memberikan makanan kepada piaraanku,’’ jawab Sasuke.
‘’Nandatou!’’ kesal Naruto #2 yang salah mengartikan kebaikan Sasuke.
Tidak lama kemudian, keempat anak itu terkekeh sambil ditatap oleh Hikaru yang terlihat iri.
......................
Badai dashyat langsung menghantam kapal di tengah malam. Semua orang bangun dan menyelamatkan hewan-hewan sirkus dan barang bawaan.
Kakashi dan yang lainnya juga bergegas keluar, kecuali Naruto #2 yang tiba-tiba dihentikan oleh Hikaru.
‘’Biarkan saja hewan-hewan itu. Aku juga sudah bosan dengan mereka. Tinggalkan saja,’’ kata Hikaru.
Naruto #2 yang mendengarnya, langsung menghampiri anak itu dan menarik kerah leher bajunya. ‘’Kau benar-benar sampah. Kau sudah membawa mereka bersama, dan sekarang kau akan membuangnya hanya karena kau sudah bosan dengan mereka?!’’
__ADS_1
Ia hendak memukul Hikaru, tapi niatnya terhenti.
‘’Kau terlalu rendah, bahkan tidak pantas untuk dipukul. Sampah seperti dirimu seharusnya bersembunyi dalam bantal, dan tidur,’’ kata Naruto #2 berlalu pergi.