
Push!
Dalam sekejap, Naruto #2 terhempas ke arah para Genin setelah dokter Shinnou mengulurkan telapak tangan ke arahnya.
‘’Apa? Dia bisa menggunakan elemen angin?’’ tatap Naruto #2.
‘’Itu berarti, perkiraan Nona Tsunade benar. Dia pasti keturunan yang selamat setelah penyerangan Konoha,’’ kata Sasuke.
‘’Kita harus mencegahnya, sebelum Ekor Nol dibangkitkan,’’ kata Naruto #2.
Dokter Shinnou menatap para Genin yang mengambil ancang-ancang. ‘’Hoo~ kalian ingin melawanku?’’
Satu lawan dua belas. Meski begitu para Genin sedikit terkejut, karena dokter Shinnou ternyata ahli dalam Fuuinjutsu, mampu mengaktifkan, dan kemudian mengendalikan benteng terbang melalui segel. Hal itu membuat para Genin kewalahan.
Bukan hanya itu, setelah para Genin berhasil melukainya, ternyata dokter Shinnou sangat ahli menggunakan Teknik Regenerasi, membuat kedua belas anak itu kembali mengingat sosok Orochimaru yang juga memiliki kemampuan yang sama.
Shikamaru berdecih sebab sekuat apa pun mereka melawan, dokter Shinnou tidak pernah kehabisan chakra. Ia kemudian menatap Amura yang duduk dengan tatapan kosong. Saat itu juga, ia menyadari sesuatu.
Dokter Shinnou mengerutkan dahi karena para Genin mundur dan berkumpul. Terukir senyuman di bibirnya dengan sebelah alis terangkat. ‘’Ingin menyusun strategi lagi? Kudaranai(Percuma saja). Tapi, karena kalian adalah anak-anak, aku akan menahan diri. Aku tidak menyangka, Konoha bahkan sampai menanamkan hal seperti ini terhadap anak-anak.’’
‘’Sejak awal, kita melihat bagaimana Amura terprovokasi karena ucapan pria itu. Kita sudah menyerangnya berulang kali tapi tidak ada kemajuan. Selain itu, Teknik Regenerasinya sangat merepotkan. Sepertinya pria itu memperoleh chakra hitam yang berasal dari Amura,’’ kata Shikamaru.
__ADS_1
Mereka menatap chakra hitam menyelimuti Amura sejak tidak tadi yang tidak pernah berhenti mengalir.
‘’Salah satu dari kita harus mendekatinya dan menyadarkan Amura, sedangkan kita harus berusaha keras menahan pria itu,’’ kata Shikamaru.
‘’Tapi siapa yang akan melakukannya? Mendekati dokter itu saja sangat sulit, apalagi Amura yang berada di belakangnya,’’ kata Rock Lee.
Shikamaru sedikit tersenyum remeh sambil menatap seseorang. ‘’Di antara kita, tidak ada yang keras kepala dan pembuat masalah seperti dirinya, dan sangat merepotkan semua orang.’’
‘’Eh? Maksudmu,’’ kata Ino menyadari maksud ucapan Shikamaru.
‘’Selain itu, aku juga meminta bantuanmu Sasuke,’’ kata Shikamaru.
Sasuke hanya diam dengan wajah tenangnya seperti biasa.
Naruto #2 melakukan segel tangan dan membuat seribu kloning yang mengitari dokter Shannou dalam sekejap. Meski begitu tidak ada serangan, membuat dokter Shinnou mengerutkan dahi. Tanpa membuang waktu, pria itu langsung lompat dan mendarat di puncak kursi.
‘’Sudah kuduga, ini tidak akan berhasil dengan mudah,’’ kata Shikamaru yang gagal menangkapnya melalui jurus bayangan.
Seribu kloning Naruto #2 langsung menyerbu dan memukuli pria itu. Para Genin menatap tubuh dokter Shinnou setelah seribu kloning tadi menghilang satu persatu.
‘’Apakah dia mati?’’ tanya Sakura.
__ADS_1
‘’Tentu saja tidak. Pria itu mungkin hanya pingsan setelah menerima banyak pukulan,’’ kata Shikamaru.
‘’Aku tidak menyangka dia tumbang secepat ini,’’ kata Sai.
Naruto #2 langsung berlari ke arah Amura yang masih mengeluarkan chakra hitam.
Deg!
‘’Tunggu Naruto!’’ seru Shikamaru menyadari sesuatu.
Naruto #2 hendak menyentuh Amura, namun ia langsung terhempas kuat dan membentur tembok setelah dokter Shinnou menendangnya.
‘’Humphehe….’’
Mengira pria itu pingsan setelah mendapatkan pukulan, dokter Shinnou ternyata hanya berpura-pura. Ia dengan pengetahuannya tentang chakra hitam mengkombinasikannya dengan teknik kebangkitan tubuh.
‘’Apa?!’’ pekik semua Genin melihat tubuh pria itu bertransformasi.
Sekali lagi Shikamaru terbelalak. ‘’Tunggu, sepertinya wadah sesungguhnya dari Ekor Nol bukanlah Amura, melainkan pria itu!’’
‘’Kalau begitu, kenapa dia mengatakan Amura cocok sebagai wadah Ekor Nol seperti yang dikatakan Naruto Nigou?’’ tanya Ino.
__ADS_1
‘’Maksudnya mungkin adalah chakra hitam yang timbul dari Amura akan dipanen untuk kebangkitannya,’’ kata Shikamaru.
Para Genin hanya fokus terhadap Amura dan melupakan dokter Shinnou yang merupakan wadah sebenarnya dari Ekor Nol. Mereka hanya berdecih, karena seharusnya sejak awal mereka menyadari hal itu, tapi semua sudah terlambat.