God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 63 Melawan Balik


__ADS_3

‘’Tangannya berubah menjadi kayu!’’ seru Yahiko.


Naruto yang meringis, menoleh ke belakang. ‘’Ka-Kau lagi? Haa, apakah tidak bosan memburuku?’’


‘’Kecuali memastikan dirimu sudah tiada, baru aku berhenti mengusikmu,’’ kata Yamato.


Konan melemparkan shuriken kertas tapi ditangkis dengan mudah. Yahiko dan Nagato menyerang, dan serangan mereka juga ditangkis.


Serangan kayu itu membuat rumah tadi sedikit hancur, dan runtuhannya menimpa ikan yang mereka tangkap.


‘’Ah! Rumah dan ikannya,’’ kata Yahiko.


‘’Lupakan rumah dan ikannya! Selamatkan Naruto dulu,’’ kata Nagato.


Yahiko menunjuk Yamato dengan perasaan kesal. ‘’Hei kau! Manusia kepala rubah, beraninya kau merusak rumah dan makan malam kami!’’


Untuk sesaat keempat anak lainnya terdiam sesaat karena mencerna ucapan Yahiko.


‘’Dasar tidak tahu diri. Aku ini manusia! Ini hanya topeng untuk ninja khusus ANBU! Beraninya kau menghina diriku.’’ seru Yamato tidak terima.


Naruto tersenyum dengan wajah bodohnya. ‘’Dia tersinggung, ya? Heh, ehe….’’


Karena tidak ingin misinya gagal lagi, Yamato menyerang ketiga anak tadi dengan tangan yang satunya.


Naruto yang berusaha membebaskan diri hanya mengeluh karena kayu itu mengunci pergerakannya sehingga tidak bisa melakukan segel tangan.


Namun, karena sebelah tangannya menahan Naruto, dan sebelah tangannya lagi melawan ketiga anak tadi, membuat Yamato kewalahan. Ia pun melepaskan Naruto.

__ADS_1


‘’Mokuton Mokusatsu Shibari no Jutsu!’’ kata Yamato.


Dia menciptakan kayu panjang yang cukup kuat untuk mengikat Naruto sambil mengunci pergerakannya. Dengan begitu, ia bisa fokus kepada ketiga anak tadi.


‘’Hah! Jangan lagi. Aku belum sempat melakukan segel tangan tapi kembali diikat. Selain itu, kenapa kau menggunakan jurus untuk mengikat cumi-cumi raksasa ini kepadaku?! Oee!’’ teriak Naruto.


‘’Dia berisik sekali,’’ kata Yahiko.


Tanpa ia sadari, serangan kayu akan mengenai dirinya membuat Nagato melindunginya.


‘’Yahiko, perhatikan di sekitarmu,’’ kata Nagato.


‘’Ah? Gomen, dan terima kasih kau menolongku. Tapi, rumah kita terserang lagi,’’ kata Yahiko.


‘’Jangan pikirkan rumahnya dulu. Kita harus lolos dari orang itu!’’ kata Konan.


Matanya … Aku tidak salah lihat, kan? Dia memiliki Rinnegan?! Tidak mungkin. Kalau begitu aku harus mewaspadai anak yang satu itu, kata Yamato dalam hati.


Ketiga anak tadi berkumpul dan saling memandang satu sama lain. Mereka mengangguk karena berpikiran yang sama.


Yamato kembali menyerang ketiga anak itu. Setelah melihat mata Nagato, membuatnya menjaga jarak dan lebih memilih menyerang dari jauh.


Sebaliknya dengan ketiga anak itu. Mereka mencari celah untuk menyerang dari jarak dekat agar bisa menyelamatkan Naruto.


‘’Karena dia tidak mau menyerah, kita harus mendorongnya ke sisi lain agar menjauh dari Naruto,’’ kata Yahiko.


Konan dan Nagato mengangguk. Ketiga anak itu itu pun menyerang, membuat Yamato sedikit demi sedikit mundur untuk menghindari serangan.

__ADS_1


Setelah memastikan jarak Yamato dan Naruto sudah sedikit terlalu jauh, membuat ketiga anak itu tidak membuang waktu lagi.


Yahiko melakukan segel tangan. ‘’Suiton : Mizurappa!’’



Yamato terbelalak dan langsung menghindari serangan tadi. Namun, dua detik setelah dirinya menghindar, Konan menyerang.


‘’Kami Shuriken!’’ seru Konan melemparkan shuriken kertas dalam jumlah yang banyak.



Nagato melakukan segel tangan untuk mendukung serangan shuriken kertas. ‘’Futon Reppushou!’’



Serangan beruntun itu berhasil mengenai Yamato, membuatnya terlempar dan kembali memperbaiki posisi.


‘’Akhirnya mereka bertiga menggunakan jurus sesungguhnya. Selain itu, serangan terakhir dari anak berambut merah itu benar-benar kuat,’’ kata Yamato.


Ia melihat ketiga anak itu menghampiri Naruto, dan akhirnya mengerti. ‘’Jadi mereka sengaja menyerang terus untuk menjauhkanku dari Naruto, ya?’’


Yamato melakukan segel tangan. ‘’Humph! Kalau begitu, kalian berempat kuhabisi saja sekalian.’’


‘’Mokuton Mokujoheki!’’


Mendengar hal itu, membuat keempat anak tadi menoleh dengan wajah kaget.

__ADS_1


__ADS_2