God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 163 Pasir VS Petir


__ADS_3

Beralih ke wanita berambut pendek tadi. Serangan pasir lapis demi lapis langsung mengunci tangan dan kakinya. Ranke berdecih menatap anak berambut merah itu.


‘’Sandaa Saaburu!’’ seru Ranke hendak meloloskan diri.



Gaara tidak akan membiarkan hal itu, membuatnya mengulurkan telapak tangan lalu mengepalkan tangannya. ‘’Sabaku Sousou.’’


Tubuh Ranke langsung diselimuti pasir tadi layaknya sebuah peti mati.


Bugh! Srik!



‘’Dia lawan yang tangguh,’’ kata Kankuro melihat serangan listrik meledakkan penjara pasir tadi.


‘’Jadi kau juga pengguna taijutsu yang bisa merubah bentuk, untuk meningkatkan kekuatan dengan perubahan bentuk tubuh,’’ kata Gaara.


Ranke yang dalam wujud monster langsung menyerang kedua anak tadi tanpa ampun. Tubuh Gaara dan Kankuro terhempas ke bawah dan membentur pipa besar.


‘’Sudah berakhir bocah,’’ kata Ranke.


Namun, ia terkejut saat tubuh Gaara pecah menjadi pasir, dan tubuh Kankuro pecah menjadi kugutsu.


‘’Apa ini pertama kalinya kau bertarung dengan seorang shinobi?’’


Deg!


‘’Huah! Kau masih hidup?!’’ pekik Ranke.


‘’Jangan pernah lengah saat melawan seorang musuh,’’ kata Kankuro yang tiba-tiba muncul.

__ADS_1


Ranke menghindar karena menyadari kedatangan kugutsu itu. ‘’Serangan yang sama tidak akan mengalahkanku dasar bocah.’’


‘’Heh, siapa bilang kami akan menyerang dengan serangan yang sama lagi?’’ kekeh Kankuro.


Begitu Ranke mendarat di posisi yang sudah ditargetkan, Gaara langsung mengatupkan kedua tangannya.


‘’Ryuu Sabakuryuu!’’


Badai pasir menyerupai bentuk naga langsung menghantam Ranke sampai keluar, membuat armada semakin hancur. Namun, tanah kembali bergetar, hingga sosok Ranke muncul yang diselimuti bola plasma.



‘’Purazuma Bouru. Humphehe, pasirmu tidak akan mempan terhadap elemen listrikku,’’ kata Ranke.


‘’Naruhodo(Jadi begitu),’’ kata Gaara mengambil ancang-ancang.


‘’Kau tidak akan bisa mengalahkan diriku!” seru Ranke yang berlari menghampiri.


Tombak petir dewa elemen pasir langsung menancap ke tanah, dan mengeluarkan sengatan listrik. Ranke yang menerima serangan itu langsung menjerit kesakitan.



‘’Sabaku Taishou!’’ kata Gaara kembali memukul tanah dengan kedua tangan.


Badai pasir langsung menghantam Ranke bersamaan tanah runtuh ke bawah sebagai tanda menelannya.


......................



Di sisi lain, Kamira kewalahan karena genjutsu dari Sasuke. Tidak punya pilihan lain, membuat wanita itu langsung berubah wujud menjadi monster bersayap dan mengeluarkan asap dari mulutnya.

__ADS_1



Genjutsu Sasuke menghilang karena anak itu terganggu dengan asap tadi. Kamira memanfaatkan hal ini untuk melarikan diri.


Sasuke tidak akan membiarkan hal itu dan mengejar Kamira. Tapi, wanita itu menyemburkan asap lebih banyak.


Naruto #2 dan Temujin yang bertarung langsung terhenti.


‘’Apa ini?’’ tanya Naruto #2.


‘’Temujin! Kita mundur!’’ seru Kamira membuat Temujin melompat dan menangkap salah satu kaki wanita itu.


‘’Aku tidak akan membiarkanmu kabur dattebayo!’’ seru Naruto #2 langsung melompat dan memeluk.


‘’Kono usuratonkachi! Pergi sana!’’


‘’Tidak akan!’’ kata Naruto #2 yang langsung mengenali suara tadi.


Asap tadi sudah menghilang membuatnya mendongakkan kepala dan melihat orang yang ia peluk adalah Sasuke.


Sasuke dengan alis berkerut memicingkan mata. ‘’Aku sudah tidak tahan lagi.’’


‘’Hah?’’ bingung Naruto #2.


Saat itu juga Sasuke melepaskan tangan dan menjatuhkan dirinya ke laut karena tidak bisa menahan beban Naruto #2.


‘’Dasar sial!’’ teriak Naruto #2 hingga mereka tercebur.


Kankuro yang menyaksikan hal itu hanya menghela nafas. ‘’Syukurlah bukan aku yang ada di sana. Idiot itu benar-benar….’’


Tidak lama kemudian, sosok Kakashi dan Obito muncul.

__ADS_1


‘’Yare yare. Kenapa kalian ninja Konoha selalu bermunculan secara tiba-tiba seperti ini?’’ tanya Kankuro.


__ADS_2