God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 27 Peresmian Jounin


__ADS_3

Sandaime menatap Minato. ‘’Yondaime-sama, silahkan lakukan pelantikan Jounin untuk Uzumaki Naruto.’’


‘’Iya Sandaime-sama,’’ kata Minato.


‘’Naruto!’’ seru Obito membuat semua orang menatap anak berambut hitam itu.


Obito berjalan menghampiri Naruto. Ia pun berhadapan dengan anak berambut kuning itu. Semua orang yang melihatnya sudah tahu kalau Obito pasti tidak menerima hal ini.


‘’Kau,’’ tangan Obito terulur.


Deg!


Naruto terbelalak begitu juga yang lainnya saat melihat Obito mengepalkan tangan sambil mengulurkan ke depan.


‘’Saat ini kau dan Kakashi mungkin sudah menjadi Jounin, sekali lagi kau mendahuluiku. Aku mungkin memang lemah dan tidak pandai menggunakan jutsu, bahkan ceroboh. Tapi, aku tidak akan menyerah. Aku akan melampaui kalian dan akan menjadi Hokage. Tunggu saja hal itu, my rival,’’ kata Obito.


Mendengar ucapan Obito. Ini pertama kalinya ia mendengar seseorang menganggapnya sebagai rival. Ia pun membalas tos Obito dan tersenyum.


‘’Aku akan menunggunya. Kita lihat siapa di antara kita yang akan menjadi Hokage lebih dulu.’’


Obito mengangguk mantap. Minato dan Rin yang melihatnya hanya tersenyum.

__ADS_1


......................


Minato sebagai Hokage ke-4 bersama dewan yang lainnya melakukan pelantikan Naruto sebagai Jounin. Hal itu membuat seluruh warga Konoha membicarakan Naruto. Tidak hanya itu, kabarnya pun langsung menyebar ke luar desa.


‘’Selamat Uzumaki Naruto, dengan resmi aku mengangkatmu sebagai Jounin Konoha,’’ kata Minato.


Naruto membungkuk sambil menerima pelindung dahi, dan perlengkapan sebagai Jounin.


‘’Selamat Naruto,’’ kata Rin.


‘’Selamat untukmu,’’ kata Kakashi.


‘’Sekali lagi selamat ya,’’ kata Obito.


Obito dan Naruto memasang raut wajah bodoh mereka.


Orang ini, kenapa dia selalu mengetahui berita secepat ini? Dia juga yang memberitahu kami kalau Minato sensei yang akan menjadi Hokage ke-4, kata Obito dan Naruto kompak dalam hati.


‘’Selamat atas gelarmu,’’ kata Asuma.


‘’Selamat,’’ kata Kurenai.

__ADS_1


Naruto tersenyum kepada mereka. ‘’Sankyuu minna.’’


‘’Naruto? Karena kau sekarang menjadi Jounin, kau ingin hadiah apa?’’ tanya Minato.


‘’Heh~ hadiah? Jangan lagi, mataku hanya tersisa satu, tidak mungkin aku memberikan sharingan yang satunya ini lagi sebagai hadiah. Kalau aku kehilangan kedua mataku, aku tidak bisa melihat pencerahan malaikat cantik,’’ heboh Obito.


Naruto tersenyum kaku dengan wajah bodohnya.


Pencerahan malaikat cantik, itu pasti Nohara Rin, gadis yang disukai Obito, kata Naruto dalam hati.


‘’Aku juga tidak bisa menerima sharingan milikmu, karena kedua mataku masih tetap utuh,’’ kata Naruto.


Kakashi hanya menghela nafas, sedangkan Minato dan Rin hanya tersenyum kaku menyaksikan tingkah kedua anak itu.


‘’Oh iya Naruto, Sandaime-sama mengatakan kepadaku kalau beliau ingin bertemu denganmu setelah pelantikan Jounin untukmu selesai,’’ kata Minato.


‘’Kalau begitu, kau pergilah Naruto. Aku dan yang lainnya akan mencarikan hadiah untukmu,’’ kata Obito.


‘’Mengenai hadiah, tidak apa-apa aku mendapatkannya atau tidak, kalian juga disibukkan oleh misi,’’ kata Naruto.


‘’Jangan berkata seperti itu. Anggap saja ini rasa terima kasih karena telah menyelamatkan kami di gua itu. Jika saja kau tidak datang, mungkin Obito akan tertimpa batu, dan lebih buruknya lagi, kami bertiga akan terkubur hidup-hidup,’’ kata Rin.

__ADS_1


‘’Kami pergi dulu,’’ kata Obito melambaikan tangan.


Setelah kepergian tiga anak tadi, Minato dan Naruto pun menuju ke kediaman Sandaime.


__ADS_2