
Naruto #2 langsung terkejut melihat cahaya melindungi dirinya.
‘’Apa yang terjadi?’’ bingung Putri Shion setelah cahaya tadi kembali menghilang.
Tuan Yomi menggertak gigi. ‘’Beraninya kau menyakiti Mouryou-sama!’’
Naruto #2 dan Putri Shion tersentak karena dalam sekejap, tuan Yomi sudah berada di belakang mereka. ‘’Kyouka Shohou : Chakura Chyuunyuu!’’
Dua ular chakra gelap langsung keluar dari tangan tuan Yomi dan menggigit leher Putri Shion dan Naruto #2.
‘’Masui Sejutsu!’’ seru Tuan Yomi.
Di saat bersamaan pendeta tinggi Miroku menghempaskan tuan Yomi, membuat pria itu membentur tanah.
‘’Mouryou! Aku tidak akan membiarkanmu menguasai dunia ini, bahkan jika harus mengorbankan diriku,’’ kata Miroku.
Sebuah lingkaran cahaya muncul mengelilingi Miroku. Ia mulai melayang sambil melakukan segel tangan. ‘’Hatsu, Jin, Kai, Min, Shin, Gan, Reppyo, Shouzen, Mika, Dan Raku, Shou!’’
Sebuah altar batu dari tanah mulai muncul. Melihat hal itu membuat Iblis Mouryou melayang ke arah pendeta tinggin Miroku.
‘’Tidak akan kubiarkan kau melakukannya!’’ seru Mouryou.
__ADS_1
Push!
Namun, ia tidak bisa menyentuh Miroku yang masih sibuk menyebut mantra. ‘’Sebuah penghalang? Beraninya kau!’’
Miroku membuka matanya dan menatap iblis Mouryou dengan wajah serius, lalu kembali menutup matanya. ‘’Fu, Sai, Dan, Gik….’’
Iblis Mouryou mulai gusar karena tidak bisa menembus penghalang itu. Ia kemudian berbalik dan melihat Putri Shion yang masih terdiam di tempatnya. Tanpa membuang waktu, ia menghampiri anak itu.
Deg!
Naruto #2 dan Putri Shion yang hendak lari tiba-tiba mematung. Urat-urat di leher tiba-tiba menegang di area bekas gigitan ular gelap tadi. Sekuat apa pun ingin bergerak, tapi tubuh mereka tidak merespon.
Keduanya terjatuh layaknya sebuah patung. Melihat iblis Mouryou semakin mendekat, membuat mereka berdua terdesak.
‘’Ibu!’’
Ucapan Miroku terpotong sambil dirinya membuka mata. Ia terkejut melihat iblis Mouryou akan menyerang kedua anak yang tidak bisa bergerak itu.
‘’Shion! Gunakan loncengmu?!’’
Karena serangan tuan Yomi, anak perempuan tadi tidak bisa bicara. Loncengnya tidak bekerja jika pengguna tidak memberikan perintah. Saat itu juga, Moryou menyerangnya, tapi dihentikan oleh Miroku.
__ADS_1
Pelindung dahi yang dipakai Miroku bersinar. ‘’Jangan meremehkan kekuatan pendeta tinggi!’’
‘’Kau telah mengganggu rencana yang sudah cukup lama aku buat, Miroku!’’ kata Moryou.
Naruto #2 tersentak. Gambaran ini sangat persis yang ada dalam mimpinya. Tapi, karena seluruh tubuhnya seperti lumpuh, membuatnya mulai gusar. Dan di saat bersamaan, matanya membulat besar melihat sisi belakang muncul sosok Naruto #1 memberi kejutan yang hendak melayangkan rasengan.
Tidak … Ramalan kematian benar-benar terjadi. Dia akan mati sebentar lagi, ucapnya dalam hati
Iblis Mouryou yang menyadari sisi belakangnya, menoleh melihat sosok berambut kuning berjubah merah. Ia langsung menghampiri sosok itu untuk menembus dadanya.
Naruto #2 menggertak gigi dan mengerahkan seluruh tenaganya untuk berteriak. ‘’Kau sudah berjanji untuk merubah ramalannya! Jadi jangan mati di tempat ini dattebayo!’’
Deg!
Semua orang terpaku begitu melihat iblis Mouryou menembus tubuh Naruto #1 tepatnya di bagian dada. Pupil Naruto #2 menegang menyaksikan hal itu.
Namun, rasa shock mereka terhenti saat Naruto #1 yang dadanya ditembus tadi langsung menghilang.
Di saat bersamaan terlihat sosok Naruto #1 yang asli dari atas. ‘’Aku sudah berjanji akan mengubah takdir ini sekali lagi dattebayo!’’
Miroku benar-benar tidak menyangka anak itu mengubah takdirnya dari ramalan kematian, terutama Naruto #2. Taruho dan ayahnya juga masih tidak percaya akan hal itu.
__ADS_1
‘’Ini pertama kalinya, ada seseorang yang melawan takdir, dan dia adalah … Anak itu,’’ kata Ayah Taruho.