God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 108 3 Ninja


__ADS_3

Kiba dan Akamaru mengerutkan hidung dengan wajah masam. ‘’Cih! Chouji pasti sudah makan daging tadi malam.’’


Shino dan Hinata meneriakinya dari bawah, membuat Kiba menoleh ke arah dua orang tadi.


‘’Tim Asuma ada di sana! Mereka tidak bergerak sama sekali. Shikamaru pasti tahu kita sedang mencarinya. Dasar, hanya duduk dan baring,’’ kata Kiba.


‘’Aum!’’ seru Akamaru membetulkan.


‘’Kalau begitu, kita harus segera bergabung dengan Shikamaru,’’ kata Shino.


‘’Lalu mencari tim yang lain,’’ kata Hinata.


‘’Meski Shikamaru itu pintar, dia tetap membutuhkan kita. Hahahaha!’’


Kiba tertawa seolah-olah dirinya adalah tokoh utama, dan tidak lama kemudian Akamaru juga mengikutinya tertawa dengan cara menyalak. Mereka bertiga bergegas menuju ke lokasi tim Asuma.


......................


‘’Menurut rencana, tim Kurenai seharusnya ada di sebelah sini,’’ kata Sasuke.


‘’Ya,’’ kata Naruto.


Namun, Sasuke langsung berhenti membuat Naruto dan Sakura juga berhenti.


‘’Ada apa Sasuke-kun?’’ tanya Sakura menghampiri.


‘’Kenapa kau berhenti Sasuke?’’ tanya Naruto.


Sasuke memicingkan mata dan menoleh karena menyadari sesuatu. Saat itu juga ia menendang Naruto, lalu memeluk Sakura dari belakang dan mengangkatnya ke sekitar pohon.



‘’Teme! Kenapa kau tiba-tiba menendangku?’’ ringis Naruto bangkit.

__ADS_1


‘’Tunjukkan dirimu!’’ kata Sasuke melihat ke arah ledakan tadi.


Muncul tiga ninja seumuran orang remaja. Salah satu di antara mereka mengenakan tudung.


‘’Hee~ lumayan juga, kau menyadari serangannya,’’ kata ninja bertudung.


Dengan cepat, ketiga ninja tadi menyerang tim 7. Beruntung, Naruto dan yang lainnya langsung menghindar. Sasuke melawan ninja yang mengenakan masker dan senjata, sedangkan Naruto melawan ninja yang mengenakan jaket bulu.


Sasuke dan Naruto terhempas sedikit dan mendarat di tanah. Keduanya tersentak karena Sakura ada di tangan ketiga ninja itu.


‘’Sakura-chan! Lepaskan dia!’’ teriak Naruto.


‘’Apakah kalian yang menculik para Jounin dari Konoha?’’ tanya Sasuke.


‘’Entahlah. Kalau kau ingin tahu maka cari sendiri jawabannya,’’ kata ninja bertudung.


Sasuke dan Naruto terbelalak karena ketiga ninja itu membawa Sakura pergi. Naruto langsung mengejar begitu juga dengan Sasuke.


‘’Ore wa Uzumaki Naruto, ninja dattebayo!’’


‘’Heh, ninja yang aneh, sampai memperkenalkan diri,’’ kata ninja bertudung.


‘’Uzumaki Naruto? Itu berarti dia putra Si Kilat Kuning dari Konoha yang sekarang menjabat sebagai Hokage,’’ kata ninja berjaket bulu.


‘’Tidak ada sesuatu yang membuatnya terlihat seperti putra seorang Hokage,’’ kata ninja wanita.


‘’Diam dan bertarunglah seperti laki-laki dattebayo!’’ teriak Naruto.


Ninja bertudung tersenyum remeh. ‘’Kau begitu yakin dengan kekuatanmu, lalu kenapa bisa kalah di ujian Chuunin? Atau terlalu bodoh untuk mengetahui keterbatasanmu.’’


Dua ninja lainnya menyerang Naruto, tapi Sasuke muncul dan berputar menendang kedua orang itu sekaligus.


‘’Aku setuju dengan perkataan terakhirmu,’’ kata Sasuke.

__ADS_1


‘’Nandatou?!’’ kesal Naruto.


Sasuke menyuruhnya diam sambil berbisik sesuatu membuat Naruto mengangguk. Tidak lama kemudian, mereka berdua menyerang.


‘’Tidak peduli, strategi apa yang kalian susun, situasinya tidak berubah,’’ kata ninja bertudung membawa Sakura pergi lebih dulu.


Ninja bertudung itu tersenyum remeh setelah menyuruh dua orang lainnya membereskan teman setim dari gadis yang ia bawa. Namun, saat itu juga ia terhempas setelah menerima dua tendangan sekaligus. Naruto langsung menangkap tubuh Sakura.


Sasuke yang berdiri di depan ninja bertudung tadi langsung menatap matanya.


Deg!


‘’Mata itu ... Sharingan?!’’ pekik ninja bertudung.


‘’Naruto menggunakan perannya sebagai umpan begitu baik, dan kedua anggotamu begitu cepat jatuh ke dalam genjutsu-ku. Biar aku perlihatkan kemampuan dari orang yang remehkan,’’ kata Sasuke.


Bugh!


Setelah mengalahkan ketiga ninja tadi, Sasuke dan Naruto membawa Sakura ke tempat yang lebih aman.


‘’Sakura-chan? Sakura-chan?!’’ teriak Naruto.


Sakura mengerutkan dahi dan membuka matanya perlahan. Saat itu juga ia bangkit dan memeluk Sasuke.


‘’Sasuke-kun! Kau menyelamatkanku,’’ senang Sakura.


‘’Ha? Sakura-chan, aku juga menyelamatkanmu dattebayo,’’ kata Naruto.


Sasuke hanya menghela nafas melihat perdebatan dua anak di depannya, tidak peduli dengan pelukan Sakura dan bersikap tenang seperti biasa.


......................


Spesial Natal, aku up banyak ... Yang nanya tentang Sakura, rambutnya panjang ya sampai novel ini tamat. Soalnya gak suka idolaku rambutnya dipendekin. So, Merry Christmas & Happy New Year Minna🎅🎅🎅❄❄❄☃️☃️☃️

__ADS_1


__ADS_2