Mencintai Adik Sahabatku

Mencintai Adik Sahabatku
Bucin


__ADS_3

Sedangkan Raka, dia baru saja sampai di kantor. Dia masuk dengan terburu-buru, karena sudah telat 15 menit untuk meeting penting bersama para petinggi perusahaan.


Saat masuk ke ruangan meeting, kosong. Tak ada siapa pun di dalam.


" Lohh, kenapa gak ada siapa-siapa?" Gumam Raka, sambil menggaruk tengkuknya.


Dia pun memutuskan untuk ke ruangan atasan nya.


Tokk.. Tokk..


Raka mengetuk pintu dengan hati-hati, atasan nya mudah sensitif.


" Masukkk..." Teriak dari dalam.


Raka pun membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan yang luas dan mewah, ruangan Manager.


" Maaf pak saya terlambat." Ucap Raka, saat sampai di dekat atasan nya yang sedang duduk dan menatap nya datar.


" Bagus kau telat 20 menit, kemana saja kau? Biasa nya selalu tepat waktu." Ucap sang atasan. Raka hanya diam membisu, dia bingung harus menjawab apa pada atasan nya.


" Pacaran?" Tanya nya lagi.


" Ehmmm, tidak pak. Saya hanya mengantar nya ke kampus."Jawab Raka.


" Sudah ada peningkatan rupanya, untung saja meeting nya di batalkan." Ucap Elgar, atasan Raka.


" Tidak juga Pak." Ucap Elgar dengan canggung.


" Oke, sekarang pergilah ke ruangan mu. Kerja yang giat."


" Cukup tuan crab yang mempekerjakan pegawai pemalas seperti squidward, tapi tidak dengan ku." Ucap Sang atasan dengan nada bercanda nya.


Atasan nya sangat baik, selain masih muda dan tampan, Elgar juga ramah dan humoris. Dia tidak angkuh atau sombong, padahal dia orang yang berpengaruh di perusahaan ini dan satu lagi, dia adalah menantu pemilik perusahaan tempat Raka bekerja.


" Baik Pak, terimakasih." Ucap Raka, dia menunduk hormat pada atasan nya itu dan berlalu keluar ruangan.


" Fiuhhh, syukurlah pak bos tidak memarahi ku. Beruntunglah aku punya bos seperti Pak El." Gumam Raka, sambil berjalan ke arah ruangan nya.


Saat sampai di ruangan nya, dia sudah di suguhkan dengan tumpukan berkas.


" Kita mulai, aku harus semangat mengumpulkan uang untuk menikahi Lita." Gumam nya di iringi kekehan.

__ADS_1


Raka sedikit-sedikit menjadi bucin pada gadis kecil seperti Lita, padahal yang seumuran nya saja mengantri untuk bisa mendapatkan Raka Perwira. Jangankan mendapatkan, mendekati nya saja mereka takkan bisa. Raka sangat dingin dan arogan jika di luar, tapi tidak pada Lita dan Haris.


" Hemmm, Lita sedang apa ya?" Gumam Raka, dia memutar-mutar pena di tangan nya.


" Ckk, sudah pasti dia sedang belajar. Kenapa aku terus kepikiran sama Lita? Kalau gini gak bakal fokus kerja nya cukk." Ucap Raka lalu menggeleng kan kepala nya, mencoba menghilangkan bayangan Lita dalam pikiran nya.


" Aku kirim pesan aja lah, daripada penasaran. Tapi gimana kalo ganggu?"


Dengan banyak pertimbangan akhirnya Raka memutuskan mengirim pesan pada Lita.


" Lit, pulang jam berapa? Kakak jemput ya?" Isi pesan dari Raka.


Wajah nya tersenyum cerah menunggu balasan dari Lita, tapi hingga 15 menit menunggu tak ada balasan juga.


" kemana sih Lita, kok gak balas pesan." Ucap Raka, dengan kesal.


" Oyyy, ikut makan siang gak?" Ucap Atasan nya.


" Ehhh ayam... Ayammm.. " teriak Raka sambil mengusap dada nya.


" Gak sopan ya, atasan sendiri di bilang ayam. Asisten gak ada akhlak." Gerutu sang atasan.


" Kamu tuh ngelamun mulu dari tadi, kalo gak ngelamun kamu bicara sendiri. Kenapa?" Tanya Elgar mode kepo nya mulai On.


" Gapapa kok Pak, hanya saja Lita belum membalas pesan saya." Jawab Raka sambil cengengesan.


" Oke, asisten ku sedang bucin." Ledek sang atasan, sedang yang di ledek hanya tersenyum canggung.


" Makan siang cus.." Ajak Elgar, atasan Raka.


" Baik Pak." Ucap Raka, lalu mematikan laptop dan membereskan beberapa berkas yang sedikit berantakan. Lalu mengekor di belakang sang atasan.


Tumben dia makan siang di luar, biasa nya dia selalu makan di kantor bersama kedua kakak nya.


" Hari ini Mira sakit, dan aku sedang ingin makan di luar. Jadi jangan bertanya, dan menatap ku seperti itu." Ucap Elgar, seolah tau apa yang di pikirkan asisten nya itu.


" Baik Pak, maafkan saya." Ucap Raka, dia selalu canggung dengan atasan nya itu.


" Bisakah kau anggap aku seperti teman Raka? Kau selalu bicara formal padaku, meski di luar kantor." Ucap Elgar.


" B-baik Pak." jawab Raka.

__ADS_1


" Oke, jika kau punya masalah bilang padaku. Jika aku bisa bantu, aku akan membantu mu." Ucap Elgar, dengan senyum nya yang merekah.


Raka tak menyangka, dia akan bertahan cukup lama dengan Elgar. Mengingat dia di promosi kan sebagai asisten pengganti, karena asisten tetap nya sudah di pecat karena kesalah pahaman.


Raka mengira atasan nya itu, seorang pria paruh baya yang garang. Tapi jauh dari bayangan nya, atasan nya itu masih muda dan sangat tampan, dia Elgar Wijaya. Saat itu jabatan nya masih Wakil Manager, dan ternyata dia adalah menantu pemilik perusahaan.


Saat membanggakan bisa bekerja bersama Elgar, dia adalah bos pujaan orang-orang di luaran sana. Selain tampan dan masih muda, Elgar juga memiliki kelebihan lain. Dia sangat rajin dan pekerja keras, menjadi menantu pemilik perusahaan tak membuat nya bermalas-malasan.


" Pesankan kopi dan spaghetti Raka, dan buah segar." Perintah sang atasan.


" Baik Pak." jawab Raka, dan segera melaksanakan perintah atasan nya.


" Setauku Pak El gak suka kopi, apa gak salah ya ini?" Gumam Raka.


" Bisa jadi kan Pak El lagi pengen aja." Ucap Raka lagi.


Setelah selesai memesan makanan Raka pun duduk di depan sang Atasan.


" Lama banget sih." gerutu Elgar.


" Maaf pak, ngantri. " Jawab Raka, dia menjawab sambil tersenyum canggung.


Tak lama makanan mereka pun datang, tanpa basa-basi. Mereka berdua langsung memakan makan siang nya dengan lahap, karena sudah terlewat cukup lama.


Setelah selesai makan siang, El dan Raka pun pergi kembali ke kantor dan melanjutkan pekerjaan mereka masing-masing.


Saat akan duduk di kursi nya, tiba-tiba ponsel nya bergetar tanda pesan masuk.


" Jam tiga kak, kalau mau jemput." Isi pesan itu, ternyata dari gadis pujaan hati nya.


" Ohh Litaa, kau bisa membuatku kalang kabut hingga kehilangan akal." Ucap Raka sambil tersenyum-senyum.


🌻🌻🌻🌻


Raka nya bucin beb🤭🤭



**Maaf kalo banyak typo, harap di maklumi🤭


jangan lupa kasih dukungan dan semangat buat author dengan like, komen, vote, dan follow akun author. happy reading❤️**

__ADS_1


__ADS_2