Mencintai Adik Sahabatku

Mencintai Adik Sahabatku
Mahasiswa Baru


__ADS_3

Malam pun terasa cepat berlalu, hari sudah pagi kembali dan sepasang insan yang masih bergelung dalam selimut, mulai membuka perlahan mata nya. Mata nya mulai mengerjap pelan menyesuaikan cahaya yang masuk ke celah gordeng.


Semalam Raka kembali menyelinap masuk ke kamar Lita, tentu dengan seizin Lita. Meski terbilang sering tidur bersama, tapi mereka tak pernah melewati batas, hanya sebatas ciuman atau pelukan, itu saja.


" Selamat pagi gadis kecil ku yang cantik." Ucap Raka, dia terbangun lebih dulu.


Lita menggeliat pelan dan membuka mata nya juga, dia sedikit mendongak dan melihat wajah Raka yang sedang tersenyum lembut dengan posisi yang sangat dekat.


" Pagi kembali kak." Jawab Lita, dia mengucek mata nya.


" Kuliah gak hari ini?" Tanya Raka.


" Kuliah kak, tapi cuma satu materi."


" Kamu ke kantor kakak lagi ya?" Tawar Raka.


" Malu dong kalo keseringan ke kantor kakak." Jawab Lita.


" Bos El juga gak masalah tuh, jadi gak usah malu."


" Ouhh yasudah, nanti Lita kesana pas waktu makan siang ya."


" Ditunggu yaw?"


" Iya kakak, sana mandi. Kemeja kakak ada dalam lemari, udah Lita cuci, udah di setrika pake pelicin juga." Ucap Lita.


" Makasih calon istri."


Lita tersenyum malu mendengar ucapan Raka yang memanggil nya calon istri.


Raka bangkit dari ranjang Lita dan pergi ke kamar tamu yang hanya terbatas dinding.


🥀


Setelah semua nya selesai, Ketiga orang itu langsung meluncur. Pertama-tama akan mengantar Lita kuliah, lalu langsung ke kantor.


" Kuliah yang bener ya." Ucap Haris


" Iya bang, gak mau ketemu Bella dulu?" Goda Lita.


" Nanti malem aja ngapel." Jawab Haris santai.


" Okey, Lita masuk dulu." Ucap Lita, dia melambaikan tangan nya dan masuk ke area kampus.



Style Lita ngampus😁


🥀


Setelah sampai di dalam, Lita langsung di sambut dengan teriakan nyaring. Siapa lagi kalau bukan Bella, sahabat gesrek nya.


" Jangan teriak-teriak bisa gak sih? Lu mau rusak kuping gue hah?" Gerutu Lita sambil menutup telinga nya.


" Hehee, maafin deh adik ipar."

__ADS_1


" Ckk, kakak ipar gue sengklek gini. Gak ada manis-manis nya." Ledek Lita.


" Gue bukan air mineral yang kayak iklan di tv ya, gue manusia. Ngantin yuk." Ajak Bella.


" Cusss otw." Jawab Lita, Mereka berdua tertawa dan pergi ke kantin bersama dengan berpegangan tangan. Sudah biasa bagi mereka berdua, kemana pun selalu bergandengan tangan. Kayak yang mau nyebrang gitu loh.


Kantin terlihat sepi dari biasa nya.


" Tumben sepi, pada kemana yak?" Gumam Lita.


" Kali aja mereka udah sarapan di rumah." Jawab Bella santai.


Lita pikir itu benar dan mengabaikan nya, tapi tak lama kemudian kantin menjadi ramai dengan teriakan para gadis.


" Berisik amat, ada apa ya?" Tanya Bella.


" Tau tuh, rempong banget anjim." Ucap Lita ketus.


Sedetik kemudian, muncul laki-laki bertubuh tinggi atletis, menggunakan pakaian casual, dan kacamata hitam yang bertengger manis di hidung mancung nya.


" Liat tuh, ganteng plus keren."


" Mata tuh di jaga, udah punya cowok juga masih jelalatan." Ucap Lita sinis.


" Yaelah, pemandangan segar gak boleh di lewatkan Lita." Ucap Bella, dengan mata berbinar nya.


Laki-laki itu melewati para gadis yang menatap nya dengan tatapan memuja. Hingga tatapan nya tertuju pada gadis yang dengan cuek nya meminum jus di meja nya, tanpa melihat ke arah nya. Padahal pesona nya mampu membuat gadis lain berteriak histeris.


" Boleh saya duduk disini?" Tanya lelaki itu.


" Silahkan saja, kosong kok." Jawab Lita datar.


" Terimakasih Nona."


Lelaki itu duduk di samping Lita, dan berhadapan dengan Bella.


" Perkenalkan nama saya Brandon, saya mahasiswa baru." Ucap Brandon mengulurkan tangan nya ke arah Lita.


" Arlita." Jawab Lita singkat.


" Pindahan dari mana?" Tanya Bella ramah, berbeda dengan Lita yang terkesan cuek dan dingin.


" Universitas xxx di amerika." Jawab Brandon.


" Pantesan bule." Ucap Bella sompral, dan sukses mendapat tatapan tajam dari Lita.


" Jurusan apa?" Tanya Lita.


" Designer dan seni budaya." Jawab Brandon, dengan senyuman manis, yang menampilkan lesung pipit.


" Satu jurusan dong." Ucap Bella antusias.


" Benarkah? Wah, aku sangat beruntung sekali. Mohon bimbingan nya Nona."


" Panggil Lita dan Bella saja, gak usah formal." Ucap Lita.

__ADS_1


" Ohh baiklah, terimakasih."


" Cabut, bentar lagi pak dosen masuk." Ajak Lita, masih dengan wajah datar nya.


" Gadis yang menarik." Batin Brandon.


Bella melihat tatapan Brandon pada Lita, terlihat ada pancaran ke tertarikan.


" Gawat, kayak nya tuh cowok naksir Lita." Gumam Bella.


" Tapi aku belum bisa memastikan nya 100% jadi aku belum bisa melapor ke kak Raka." Gumam Bella lagi.


🥀


Jam masuk kuliah sudah berakhir, dengan langkah ceria Lita keluar dari area kampus.


" Mau pulang Lita? Bareng yuk?" Tawar Brandon.


" Gak usah, terimakasih." Jawab Lita datar, tanpa ekspresi apa pun.


" Kenapa?"


" Kenapa kepo? Terserah aku lah mau kemana pun, bukan urusan Lu ya." Jawab Lita ketus.


" Wow, gak usah marah dong Lit. Aku kan cuma nawarin." Ucap Brandon, Lita tidak menjawab dan melirik sinis ke arah Brandon yang masih stay di tempat, seperti menunggu nya untuk berubah pikiran dan mau pulang bersama nya.


Tak lama sebuah taksi lewat dan Lita langsung menghentikan taksi itu. Setelah nya dia langsung masuk ke dalam, tanpa melirik Brandon yang masih disana, di dalam mobil sedan hitam nya.


Lita pergi dengan suasana hati yang semrawut, karena mahasiswa baru yang cukup menyebalkan itu.


" Gila tuh cowok, kenapa gangguin gue sih. Kan banyak cewek lain" Gerutu Lita.


Sepanjang jalan dia terus mengumpat karena Brandon, mulai dari ingin duduk di samping nya saat di kantin, di ruangan kelas, dia juga terus ribut hingga di tegur dosen, jujur saja itu sangat mengganggu fokus nya belajar.


Dan saat akan pulang , laki-laki itu kembali berulah dengan bertanya sampai ke akar nya. Memang laki-laki itu tampan, tapi terlihat sangat sombong dan menyebalkan, menurut pandangan Lita.


Tak butuh waktu lama, akhirnya taksi yang di tumpangi Lita sampai di depan perusahaan. Setelha Lita turun, taksi itu segera melaju cukup kencang juga, karena sudah mendapat bayaran dari Lita.


Jika dia naik taksi, pasti Lita akan melebihi ongkos nya. Menurut nya, pekerjaan supir sangat berjasa, apalagi jika sedang menolong yang sedang ke susahan atau darurat.


Lita segera masuk ke kantor AM Group, sudah biasa bagi para receptionist yang bertugas jika melihat Lita, mereka tau gadis muda yang cantik dan ramah itu adalah kekasih atasan mereka.


Baru saja di luar ruangan, Terdengar teriakan menggelegar. Seperti nya Lita datang di saat yang tidak tepat saat ini, tapi dia sudah terlanjur datang.


" Saya.... "


Lita mematung melihat pemandangan di depan nya, bahkan ucapan sayang nya harus terputus.


🌻🌻🌻


Ada apa yakk?🤭


jangan lupa kasih dukungan dan semangat buat author dengan like, komen, vote dan follow akun author. happy reading❤️


tap favorit juga yawww😍😘

__ADS_1


__ADS_2