
Siang hari nya, Marsya sudah di perbolehkan pulang karena keadaan Marsya juga sudah membaik, dari awal dia juga tak sakit hanya kelelahan karena muntah terus menerus hingga lemas dan tak sadarkan diri.
"Mau naik kursi roda atau aku gendong yang?" Tanya Brandon.
"Aku mau jalan aja yang.." Jawab Marsya.
"Berjalan tak ada dalam pertanyaan ku sayang, pilihan nya hanya dua naik kursi roda atau aku gendong." Tegas Brandon.
"Aku ini hanya hamil yang, bukan lumpuh." Kesal Marsya.
"Kamu tidak boleh kelelahan sayang, ingat kata dokter."
"Tapi berjalan hanya dari sini ke parkiran takkan membuat aku lelah sayang." Bantah Marsya kekeh.
"Tak ada pilihan lain." Ucap Brandon, lalu memangku istri nya ala bridal style, membawa nya ke parkiran. Marsya hanya bisa pasrah jika sudah begini, suami tampan nya takkan mau kalah begitu saja.
Marsya menunjukan ekspresi kesal nya, meski kedua tangan nya melingkar di leher Brandon, tapi air muka nya tetap tak berubah.
Brandon tersenyum kecut saat melihat ekspresi kesal sang istri, dia tau istri nya itu kesal dengan kelakuan nya tapi dia tak mau membiarkan istri nya kelelahan, apalagi harus berjalan. Padahal jarak dari ruangan UGD ke parkiran hanya 30 meter saja, mungkin.
Brandon menurunkan Marsya setelah mereka sampai di parkiran, tepat nya mobil Mike. Mike tadi pagi sudah kesini dan meninggalkan mobil nya untuk di bawa Brandon karena pria itu akan pergi karena suatu urusan bersama teman nya.
"Kak Mike kemana? Kok mobil nya ada disini." Tanya Marsya setelah kedua nya di dalam mobil.
"Pergi sama temen nya, ada urusan katanya." Jawab Brandon, dia fokus menyetir. Sedangkan Marsya sibuk mengutak-atik radio di dalam mobil, entah kenapa dia jadi suka mendengar lagu berbahasa asing, termasuk lagu korea.
Dia sedang menggilai Rose Blackpink yang menurut nya dia mirip dengan kakak ipar nya, Lita.
"Everything i need this on the ground." Ucap Marsya ikut bernyanyi saat kebetulan lagi single Rose terputar di radio.
Brandon menggelengkan kepala nya, ada-ada saja kelakuan istri kesayangan nya itu.
"Inget, kalo liat dia nari-nari kamu jangan ikutan. Kamu lagi hamil muda, masih rentan. Jangan kecentilan ya.."
"Ihh siapa juga yang kecentilan, aku nggak kok. Aku gak suka nari kayak cacing kepanasan, cuma suka dengerin aja." Jawab Marsya. Lagi-lagi Brandon tersenyum manis, istri dan kakak ipar nya saat ngidam ternyata mempunyai kesamaan.
Jika kakak ipar nya menyukai boyband bts saat mengidam dulu, tapi Istrinya malah menyukai girlband.
"Napa senyum-senyum?" Tanya Marsya heran.
__ADS_1
"Apa kamu gak tau BTS?"
"Tau, emang nya kenapa?" Tanya Marsya.
"Kak Lita waktu ngidam tergila-gila sama Taehyung lho."
"Aku suka nya Jungkook." Celetuk Marsya.
"Kamu juga suka?"
"Ya jelas, siapa yang gak suka sih. Orang mereka ganteng banget, maksimal pokoknya." Jawaban Marsya membuat Brandon menghembuskan nafas nya sebal.
"Kenapa nanya kalo ujung-ujungnya kamu merajuk, kalo di tanya suka ya jelas aku suka dong."
"Aku cuma takut kamu kecanduan nanti nya, Kak Lita dulu sampe mengigau sambil joget Dynamite, gila bukan?" Ucap Brandon, dia sangat ingat moment dimana rumah nya bising karena lagu itu, dan tiba-tiba saja kakak ipar nya datang dengan mata yang terpejam dan menarikan lagu itu, membuat abang nya marah besar karena saat itu Lita tengah hamil muda juga.
"Enggak ah capek, kamu juga tau sendiri aku tuh mageran."
Ya, dia lupa kalau istri nya ini tife wanita hamil yang mageran. Berbeda dengan Lita yang super aktif meski sedang hamil, tapi hal itu sama sekali tak menghalangi nya.
....
Marsya menerima uluran tangan suami nya dan kedua pun masuk ke rumah dengan tangan yang saling menggenggam.
"Sya, kamu kenapa?"
"Kamu sakit apa?"
"Apa kamu baik-baik saja, apa Brandon tak membiarkan mu istirahat, kamu kelelahan kan? Biarkan kakak memarahi nya.."
Sepasang suami istri itu malah melongo di ambang pintu saat mendengar pertanyaan yang beruntun dari ke empat kakak nya.
Mereka begitu panik saat tau kalau Marsya di bawa ke rumah sakit tadi malam dari Mike, tadi pagi tak sengaja pria itu berpapasan dengan Mike yang akan pergi, dan entah kenapa rasanya Raka ingin tau keadaan adik ipar nya.
Dan jawaban Mike membuat nya terkejut dengan mengatakan kalau Marsya di bawa ke rumah sakit tadi malam karena tak sadarkan diri.
Seketika saja rumah Raka menjadi panik karena mereka tak mendengar kalau Marsya sakit sebelumnya. Mengapa begitu mendadak, mungkin begitu pikiran ke empat kakak nya itu.
Kebetulan juga tadi malam, Haris dan Bella menginap di rumah Raka.
__ADS_1
"Aca gapapa kok, gak usah khawatir. Aca cuma harus istirahat total aja, soalnya Aca lagi.."
"Marsya lagi hamil dong." Brandon memotong ucapan istri nya, dia tersenyum bangga karena membuat Marsya hamil hanya dalam waktu dua bulan saja.
"A-apa?" Tanya semua orang dengan terkejut, bahkan mereka tak menyadari kalau pertanyaan mereka sama dan terucap bersamaan.
"Aku hamil tiga minggu kak.." Ucap Marsya dengan senyum malu-malu.
Raka mendekati Brandon dan menoyor kepala nya.
"Apa sih bang, sakit tau gak." Ucap Brandon sambil mengusap kepala nya yang terasa sakit karena ulah abang nya.
"Dalam waktu dua bulan lu berhasil bikin bini lu bunting, tiap hari lu pasti ngehajar dia kan? Suami macam apa Lu ngerusak istri sendiri."
"Lah, kita sama-sama suka dan sama-sama mau." Jawab Brandon.
Lita mendekat dan mencubit perut Brandon dengan kuat.
"Kakak sakitttt..." Pekik Brandon, wajah nya memerah menahan sakit.
"Marsya mau karena kamu paksa kan? Ngaku aja, soalnya Mas Raka gitu, mungkin juga bang Haris gitu juga, aku tanya apa kau selalu memaksa istri mu melayani mu? Kasian Marsya."
"Ini kenapa malah kompak marahin aku sih, bukan nya ngasih selamat atau apa gitu." Ucap Brandon pelan, sambil menggaruk telinga yang terasa sangat gatal, mungkin ini efek tatapan Haris.
"Soalnya itu perbuatan lu."
"Iya ini semua perbuatan aku, tapi apa salahnya? Aku kan suami nya dan Marsya itu istri aku." Kekeh Brandon.
"Ya iya juga sih, terus kita marah kenapa? Kalau pun Aca hamil kan sama suaminya ya?" ucap Raka.
"Selamat ya Marsya, di jaga baik-baik kandungan nya, jangan kecapean, kalo Brandon minta jangan di kasih ya.." Ucap Bella.
"Hehe, selamat ya bro sebentar lagi jadi ayah." Ucap Raka merangkul bahu adik nya, Brandon menatap wajah konyol abang nya dengan sebal. Baru saja dia marah-marah tanpa alasan, sekarang sok baik. Apa ini yang disebut kepribadian ganda?
.....
🌻🌻🌻🌻
Belom nemu visual Marsya nihh😁
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak ya, happy reading ❤️