
Pukul lima pagi, Lita terbangun dari tidur nyenyak nya. Saat dia mendongak, senyuman langsung terbit dari bibir mungil nya.
Wajah Raka begitu dekat dengan nya, hingga dia bisa merasakan hembusan nafas Raka menyapu wajah nya. Tangan nakal Lita bergerak mencolek-colek pipi Raka, dan membuat pola-pola abstrak di wajah nya.
" Apakah ini mimpi? Kalau ini mimpi, aku tak ingin bangun." Gumam Lita.
" Ini nyata sayang, aku nyata." Ucap Raka, ternyata dia sudah bangun.
" Kakak sudah bangun? Sejak kapan?" Tanya Lita.
" Sejak tangan nakal kamu bermain-main di wajah ku." Jawab Raka dengan senyuman jahil nya.
" Isss, kakak bikin aku malu " Ucap Lita.
" Kenapa malu, sekarang aku kekasihmu." Ucap Raka lagi. Dia mengelus pipi mulus Lita.
" Bangun tidur saja, kamu sangat cantik." Ucap Raka, dia mencubiti pipi tembem Lita.
" Sakit kak, jangan di cubitin." Ucap Lita manja.
" Gemess banget. Ini pipi atau bakpau sih, tembem banget." Ucap Raka.
" Jangan ngeledek kak, pipi Lita dari dulu emang cabi. Kakak aja yang baru sadar." Ucap Lita ketus, dia memang tak suka jika ada yang menyebut nya memiliki pipi tembem.
" Hehee, iya sih kakak baru sadar. Tapi kakak suka pipi kamu ini yang." Ucap Raka mesra.
" Lita mandi dulu ya, hari ini kan Lita kuliah."
" Bentar lagi ya? Kakak masih pengen meluk kamu." Ucap Raka, dia mengeratkan pelukan nya di tubuh ramping Lita.
" Nanti kesiangan." Keluh Lita, selama ini dia selalu datang pagi walau pun kelas di mulai siang.
" Baru jam 6 yang." Elak Raka, dia begitu menikmati kebersamaan nya dengan Lita.
" Udah ah, jangan manja gini ya. Kakak mandi gih, siap-siap pergi kerja..."
" Setelah anterin Lita ke kampus tentu nya." Sambung Lita.
" Yaudah, tapi kasih morning kiss dulu." Ucap Raka.
" Enggak ah, udah sana keluar. Jangan mesoom." Ucap Lita, dia memukul pelan dada Raka.
__ADS_1
" Yaudah deh, " Jawab Raka malas, dia bangun dan mendudukan tubuh nya di samping Lita.
Dia melirik ke arah Lita, muncul sebuah ide jahil yang akan sangat menguntungkan untuk nya, dia tersenyum simpul ke arah Lita.
Cupp.
Raka mencuri ciuman di bibir Lita, setelah itu dia lari keluar kamar. Sebelum di marahi gadis kecil nya itu.
Lita memegang bibir nya, terasa basah karena kecupan Raka.
" Ckkk, begini resiko punya pacar pria dewasa. Gak jauh dari hal mesoom." Gerutu Lita, tapi hati nya tak bisa berbohong. Dia sangat menyukai nya, apalagi sikap manja Raka yang hanya di tunjukan di depan nya.
🌻🌻🌻🌻
Tak terasa, seminggu sudah Lita resmi menjadi kekasih Raka. Selama itu pula Raka selalu mengantar jemput Lita, dan memperlakukan nya dengan spesial.
" Fokus ya kerja nya? Jangan lupa nanti jemput Lita." ucap Lita lembut, setelah mobil yang di tumpangi kedua nya sampai di gerbang kampus.
" Iya, kasih semangat dulu dong " Pinta Raka.
" Apa?" Tanya Lita yang pada dasarnya tak mengerti apa maksud Raka.
Raka tak menjawab, dia hanya menunjuk pipi nya.
Lita mencium pipi kanan dan kiri Raka, seminggu menjadi kekasih Raka, Lita menjadi sering melakukan nya. Tentu atas permintaan Raka.
" Lita keluar dulu, hati-hati di jalan ya." Ucap Lita memperingatkan.
" Iya, kamu kuliah yang bener jangan pacaran mulu." Ledek Raka.
" Pacaran apaan? Kan pacar Lita nya kerja, jadi Lita gak bakal pacaran." Ucap Lita dengan senyuman manis nya.
" Iya deh, jangan senyum kayak gitu depan cowok lain ya. Jangan genit." Ucap Raka, ya ampun. Kelamaan Lita juga menjadi malas, kapan turun nya kalo gini.
" Iya, Lita turun." Ucap Lita, lalu segera membuka pintu mobil dan turun, melambaikan tangan nya.
Dengan langkah ceria, Lita memasuki kawasan kampus. Banyak siswa dan siswi yang menatap ke arah nya, pasti saja karena sudah seminggu ini dia selalu di antar jemput oleh kekasihnya, Raka.
Seminggu ini juga, gosip tentang Lita yang menjadi simpanan om-om menyebar luas. Tapi karena Lita sudah klop dan nyaman dengan Raka, dia tak menghiraukan ocehan di luar sana. Dia hanya fokus dengan materi kuliah, yang penting hubungan nya dengan Raka baik-baik saja.
Selama itu pula Bella selalu memberikan semangat untuk Lita, agar jangan mendengarkan omongan orang lain. Karena hidup Lita, dia yang menjalani, bukan orang lain.
__ADS_1
" Bell, tau gak? Gue bahagia banget sekarang." Ucap Lita, dia belum memberitahu sahabat nya itu. Bella hanya tau kalau Raka dan Lita hanya dekat.
" Kenapa beb?" Tanya Bella penasaran.
" Jadi, selama satu minggu ini gue dah jadian sama Kak Raka." Bisik Lita.
" Hah, jadi maksud Lo? Lo nyembunyiin ini dari gue, jahat bangett." Ucap Bella, dia kesal karena sahabat nya itu menyembunyikan kebahagiaan nya.
" Sorry beb, tadinya gue pengen langsung ngasih tau. Tapi gue fikir , hubungan gue baru aja terjalin. Gue takut aja, kalau hubungan ini gak bertahan lama." Jawab Lita sendu, mengingat hubungan yang Lita jalani masih backstreet.
Haris dan orang tua Raka belum mengetahui hubungan mereka, walau Haris sudah terlihat curiga. Tapi sepertinya dia belum tau sejauh itu.
" Lu orang pertama yang gue kasih tau, tentang ini." Ucap Lita lagi.
" Maksud Lo? Jadi, kakak Lo belum tau hubungan kalian?" Tanya Bella kaget.
" Iya Bell, kita backstreet." Ucap Lita.
" Kenapa?" Tanya Bella.
" Kak Raka bilang dia sama orang tua nya lagi punya masalah, masalah nya apa gue gak tau. Tapi gue yakin, kak Raka pasti bakal nyelese in semua nya." Ucap Lita.
" Apapun keputusan Lo, gue selalu ngedukung Lo Lit. Lo temen pertama yang gue punya." Ucap Bella.
" Thanks ya beb, Lu selalu ada buat gue. Tapi kadang-kadang Lu suka ngilang saat di butuhkan." Ledek Lita.
" Sorry ya beb." Ucap Bella.
Begitulah persahabatan Bella dan Lita, selain nama nya sama, sifat mereka juga sama. Ceria, humoris dan sering bertingkah konyol. Selain itu Bella juga mengalami kisah cinta yang hampir mirip dengan Lita, maka dari itu mereka bisa saling memahami satu sama lain.
Sama hal nya dengan Raka dan Haris, mereka bisa saling melengkapi dan saling memahami. Persahabatan mereka terjalin kuat, karena memiliki tiang yang kokoh.
Lita dan Bella tertawa bersama, tapi ada satu orang yang menatap Lita dengan kebencian. Entahlah, dia memang selalu tak suka jika Lita merasa senang.
🌻🌻🌻
**Akan ada konflik di bab berikutnya☺️
Visual Bella**.
__ADS_1
**Maaf kalo banyak typo☺️
jangan lupa kasih dukungan dan semangat buat author dengan like, komen, vote dan follow akun author. happy reading❤️**