
" Darimana kau tau hal ini?" Tanya Haris.
" Abang lupa? Bella kan sahabat ku." Jawab Lita santai.
" Widih Haris punya pacar, anjimm. Lu harus giat kerja, soalnya Bella gak jauh beda kayak Lita, doyan jajan." Ucap Raka, sambil terkekeh.
" Kau ini membongkar rahasia ku." Gerutu Haris, dia menangkup wajah Lita dan mencubiti nya.
" Jangan cubit kekasih ku Haris." Ucap Raka kesal, karena pipi Lita memerah karena Haris mencubiti nya.
" Dia adek gue kali." Ucap Haris sambil memutar mata nya malas.
" Cukup berdebat nya, Lita mau buah mangga. Berdebat kan butuh vitamin juga." Ucap Lita.
Raka tersenyum dan mulai mengupas buah mangga untuk kekasih nya.
Setelah selesai, dia memotong nya kecil-kecil dan meletakan nya di piring.
" Manis?" Tanya Raka.
" Manis kok, nih kakak cobain." Jawab Lita, dia menyuapkan sepotong mangga pada Raka.
" Manis apa nya, hambar yang." Ucap Raka.
" Hambar gimana? Manis kok." Lita kembali menyuapkan potongan buah mangga.
" Iya karena manis nya habis sama kamu sayang." Ucap Raka
" Ihhh gomball." Wajah Lita merona karena ucapan Raka, dia juga menepuk pundak Raka dengan manja.
🥀
Keesokan hari nya, Lita sudah bisa pulang karena demam nya sudah sembuh. Benar saja, Lita menjadi cepat sembuh karena ada nya Raka .
Haris tidak ikut pulang karena dia harus masuk kantor, ada meeting penting. Lita pulang bersama Raka, karena Raka masih punya izin cuti sehari lagi, dan besok dia juga harus masuk ke kantor.
" Jangan kuliah dulu ya?" Ucap Raka.
" Iya kak, Lita masih lemes." Jawab Lita.
Sepanjang perjalanan dari rumah sakit ke rumah, Lita hanya diam. Biasa nya dia akan sangat cerewet, tapi saat ini dia menjadi pendiam, jika di tanya baru dia bicara, selebih nya hanya diam, kadang melamun.
Raka heran kenapa dengan kekasih nya? Dia suka Lita yang cerewet tapi mungkin dia masih lemas, jadi memilih diam.
__ADS_1
" Yang, kok diem mulu?" Tanya Raka.
" E-ehhh, gapapa kak. Lita cuma lemes aja." Jawab Lita tergagap di awal kata nya, seperti sedang menyembunyikan sesuatu.
" Jangan pendiam sayang, aku gak suka. Aku lebih suka kamu yang cerewet." Ucap Raka.
" Iya kak, nanti Lita cerewet lagi." Jawab Lita.
" Sebenarnya ada apa dengan Lita? Semenjak pulang dari rumah sakit, dia menjadi pendiam. Apa dia menyembunyikan sesuatu dari ku dan Haris? Tapi kenapa?" Raka membatin, dia menyadari perubahan sikap Lita.
Tak terasa, akhirnya mobil yang di kendarai Raka sampai di halaman Rumah Lita.
Raka membukakan pintu mobil dan mengulurkan tangan nya pada Lita, Lita menyambut uluran tangan Raka, tapi dengan ekspresi datar. Tak ada senyum sedikit pun, Lita nya benar berubah. Ada apa? .
" Kakak bisa pulang, aku akan istirahat." Ucap Lita.
" Kenapa?" Tanya Raka, tadi nya dia ingin menemani Lita sampai Haris pulang.
" Aku lelah, aku ingin tidur." Jawab Lita.
" Bisakah aku menemani mu sampai Haris pulang?" Tanya Raka.
" Aku ingin sendiri dulu, lebih baik kakak pulang saja. Lita baik-baik saja." Jawab Lita lagi, dia masuk ke dalam rumah dan langsung menutup nya.
Raka memutuskan untuk pulang saja, dia akan datang kesini nanti sore setelah Haris pulang.
🥀
Raka mengemudi dengan keadaan hati yang bercampur aduk, bingung dan sedih karena sikap Lita nya.
Tapi saat sampai di parkiran apartement, mata Raka membulat melihat siapa yang baru saja keluar dari mobil nya juga.
Catherine, bagaimana bisa dia ada di negara ini? Apa perubahan sikap Lita ada hubungan nya dengan Catherine? Sejak kapan dia berada disini?.
Raka turun dari mobil setelah memarkirkan nya, dia mengikuti kemana Catherine akan pergi.
Tepat, saat ini dia berdiri di sebuah unit. Nomor 391, itu unit nya sendiri. Dari mana dia tau apartemen milik Raka? Dari siapa? Lalu kemana anak buah Elgar yang bertugas menjaga mereka di America. Tanpa pemberitahuan apa pun, Catherine datang ke indonesia dan saat ini dia tengah berdiri di depan pintu apartemen milik nya.
" Mau apa lagi wanita itu kemari, sialan aku tak bisa masuk ke apartemen ku sendiri." Gumam Raka lirih,
Raka memilih turun lagi ke parkiran, dia akan menginap di hotel saja, daripada harus bertemu dengan makhluk itu.
Tapi saat akan membuka pintu mobil, Raka merasakan ada yang memeluk nya dari belakang.
__ADS_1
Raka menoleh dan dia sangat kesal setelah melihat siapa yang memeluk nya, jika itu Lita dia pasti akan sangat senang, tapi ini Catherine, wanita selingkuhan ayah nya sendiri.
" Lepaskan tangan kotor mu dari tubuh ku." ucap Raka, dia menghempas kan tangan Catherine dengan kasar.
" Aku merindukan mu Raka."
" Apa kau benar-benar tak punya malu Nona Catherine, wanita jal*ng?" Tanya Raka pedas.
" Bisa kah mulut mu berkata sedikit manis, sedikit saja?" Catherine balik tanya.
" Tidak kepadamu, memang nya siapa kau ingin aku berkata manis hah? Kau sangat menjijikan dan bermuka tebal."
" Aku kekasihmu, aku wanita yang di jodohkan oleh orang tua mu." Jawab Catherine.
" Kau gila? Apa kau pikun hahh? Kapan aku menerima perjodohan konyol itu hmm? Kau lupa kau sedang hamil anak ayah ku sendiri?" Tanya Raka, dia sangat muak dengan wanita di depan nya.
" Aku jauh-jauh dari America kesini untuk menemui mu."
" Siapa yang suruh?" Sinis Raka.
" Aku jatuh cinta dengan mu, Raka." Ucap Catherine.
" Aku tidak, malah aku muak melihat wajah mu. Jijay." Ucap Raka, dengan ekspresi wajah marah nya.
" Jauh-jauh kesini cuma untuk mengemis? Memalukan, lebih baik kau pulang ke negara asal mu. Jangan ganggu aku atau kau sudah bosan hidup? Mari aku akhiri." Wajah Catherine langsung berubah pucat pasi, dia tau kalau Raka bukan orang sembarangan, aura dingin yang mencekam nya sangat kuat.
" Aku sedang hamil Raka, kau tak kasihan dengan ku?" Tanya Catherine.
" Tidak sama sekali, itu bukan anak ku. Jadi untuk apa aku kasihan?"
Catherine diam, air mata nya meluncur bebas. Entah akting atau memang hormon kehamilan yang mempengaruhi, dari awal bertemu dengan nya. Wanita ini sangat menyebalkan dan cengeng.
" Hentikan akting mu, aku gak bakal luluh dengan air mata buaya mu itu."
Raka berjalan cepat ke apartemen lagi, dia langsung masuk dan mengunci pintu nya.
Belum terpecahkan masalah perubahan sikap Lita, sekarang dia di pusingkan dengan kedatangan makhluk astral itu.
🌻🌻🌻
maaf kalo banyak typo 🤭
jangan lupa kasih dukungan dan semangat buat author dengan like, komen, vote dan follow akun author. happy reading❤️
__ADS_1
tap favorit juga yaww😘