
" Selamat kau sudah sukses membuat orang tua mu menahan malu, Fera." Ucap Sang Ibu, jujur saja dia kewalahan mengatur anak gadis nya Fera.
" Maafkan aku bu." Ucap Fera ,dia masih tertunduk.
" Semoga kau menyesali perbuatan mu." Ucap Ibu Fera dengan ketus, lalu meninggalkan Fera sendiri di ruang kerja kepala dosen.
" Saya permisi, terimakasih bimbingan selama ini." Ucap Fera, mereka hanya mengangguk dan tersenyum ke arah Fera.
Tak ada lagi Fera yang angkuh dan sombong sekarang, bahkan dia tak berani mengangkat kepala nya. Dia sangat malu saat ini, aib nya terbuka karena kesalahan nya sendiri.
Saat dia melewati para siswi yang sedang berkumpul, Fera berjalan cepat dengan kepala yang menunduk.
Saat itu, Lita juga ada disana. Dia melihat Fera menundukan kepala nya, ada rasa bersalah dalam hati nya. Karena Raka yang membela dirinya, dia menahan malu sampai ubun-ubun.
" Semoga aja dia belajar dari pengalaman ini." Gumam Lita, sebenar nya dia tak tega. Tapi mau bagaimana lagi, dia juga tak nyaman jika terus di ganggu oleh Fera.
" Kenapa wajah Lu murung gitu sih?" Tanya Bella, yang berdiri di samping Lita.
" Gapapa Bell, cuma miris aja sama Fera." jawab Lita datar.
" Seharusnya Lu seneng, sekarang gak ada yang bakal gangguin Lu." Cetus Bella.
" Iya sih, tapi yak gue mikir gak bakal dengan cara ini pacar gue balas perbuatan nya."
" Gapapa lah sedikit bar-bar, sekarang Lu tenang. Selain itu, kita semua jadi tau bagaimana sebenarnya sosok Fera itu."
" Ternyata dia tak lebih dari wanita murahan." Ucap Bella.
" Huusss, gak boleh gitu. Dia lakuin itu pasti ada alesan nya beb." Ucap Lita.
" Iya pasti ada, tapi ya gak gitu juga." jawab Bella malas.
" Hemm, terserah kamu aja lah"
Mereka berdua pun masuk ke dalam ruangan kelas nya, karena materi pertama akan di mulai.
🥀
Sore hari, Lita sedang menunggu kepulangan dua pria paling dia sayangi. Biasa nya mereka akan pulang sebentar lagi.
Benar saja, sebuah mobil sedan hitam masuk ke halaman rumah. Dua lelaki tampan terlihat turun dari mobil, dan mendekat ke arah Lita setelah menutup pintu mobil.
" Selamat sore adik ku yang manis " Ucap Haris, dengan senyum simpul nya.
" Sore kembali abang ku yang ganteng." Balas Lita, di sertai senyuman pula.
__ADS_1
" Lebay.." Gerutu Raka, dia malas melihat adegan di depan nya. Entah malas atau mungkin Iri, lebih tepat nya iri seperti nya.
" Iri? Bilang boss." Ledek Haris dengan senyum jahil nya.
" Iya gue bilang, gue iri boss." Jawab Raka dengan ketus, dan berlalu masuk ke rumah dengan mood yang kacau.
" Kak Raka kenapa?" Tanya Lita.
" Dia di desak orang tua nya buat nikah secepat nya, masalah nya Raka gak mau di jodohin." Jawab Haris.
" Jadi kak Raka mau dii jodohin?" Tanya Lita dengan ekspresi terkejut nya.
" Yaps, dulu dia sama Helena juga di jodohin dan gak berakhir baik." Jelas Lita.
Lita akhirnya tau kalau hubungan Raka dan Helena berawal dari perjodohan, hingga muncul rasa dan mencintai Helena. Tapi karena penghianatan nya, membuat Raka menjadi sangat membenci Helena.
" Terus kak Raka gimana?" Tanya Lita.
" Dia kekeh mertahanin kamu dek." Jawab Haris.
Ada rasa bahagia dalam hati Lita, karena Raka sangat mencintai nya dan ingin memertahankan diri nya. Tapi di suatu sisi juga, Lita merasa sedih karena pujaan hati nya di jodohkan dengan wanita lain.
" Apa Lita harus nyerah bang?" Tanya Lita murung.
" Berjuang dek, ini saat nya Lu berjuang bersama Raka demi cinta kalian." Ucap Haris menasehati Lita.
" Yakinin hati Lu, lu bisa dek. Abang dukung apa pun keputusan Lu." Ucap Haris, sekarang dia sering berbicara dengan Lita menggunakan bahasa gaul.
Haris meninggalkan Lita, dengan pikiran berkecamuk nya.
" Begitu rumit, tapi aku gak bisa mundur lagi. Cuma satu pilihan, berjuang dan terus maju." Gumam Lita, dia pun berjalan cepat ke arah kamar Raka.
" Kak, ini Lita. Boleh masuk?" Tanya Lita di depan pintu kamar Raka.
" Masuk, gak di kunci." Teriak dari dalam, Lita menyembulkan kepala nya. Perlahan dia membuka pintu kamar Raka lebar, dan masuk ke dalam ruangan itu.
" Udah makan kak?" Tanya Lita, dia duduk di samping Raka yang sedang menunduk dan menutup wajah nya dengan kedua tangan.
" Bilang sama Lita kalo kakak ada masalah yang perlu kita selesaikan."
Raka melirik Lita dengan tatapan yang tak dapat di arti kan.
" Benar? Kau akan mendengar kan nya?" Tanya Raka. Lita mengangguk cepat.
" Orang tua kakak nelponin terus, nanyain kapan pulang."
__ADS_1
" Mereka mau jodohin kakak, dengan gadis pilihan mereka. Tapi kakak gak mau, kakak udah punya kamu." Jawab Raka, dengan sendu.
" Mungkin itu untuk kebaikan kakak." Ucap Lita, mencoba tegar meski pun hati nya merasa sakit.
" Kebaikan apa? Dulu saat dengan Helena, mereka tutup mata, tutup telinga saat Helena menghianati kakak."
" Kalau begitu, apa keputusan kakak?" tanya Lita.
" Kakak akan pertahanin hubungan kita " Jawab Raka.
" Yakin ingin bertahan dengan Lita?"
" Yakin 100%" Jawab Raka lagi, dia sangat yakin dengan pilihan nya.
" Kalau begitu, mari berjuang bersama. Kita pasti bisa melewati semua nya jika kita bersama." Ucap Lita, Raka mendongak menatap wajah Lita.
" Sekuat apapun tantangan nya, takkan meruntuhkan tembok yang di dasari kepercayaan."
" Kakak yakin dengan Lita kan? Lita juga yakin sama kakak." Ucap Lita.
" terimakasih sayang, sudah mau berjuang."
" Aku berjuang demi cinta kita, kita bisa menghadapi semua nya jika bersama." Ucap Lita, mengulang lagi perkataan nya.
" Baiklah, setelah ini mari kita saling menguatkan dalam keadaan apa pun." Ajak Lita, lalu mengacungkan jari kelingking nya. Dengan senang hati Raka menautkan jari kelingking nya.
" Jangan tinggalkan aku yang." Pinta Raka.
" Never baby." Jawab Lita.
" Yang baby itu kamu yang." Ucap Raka lalu mencolek hidung mancung Lita.
Mereka berdua tertawa bersama, sejenak Raka lupa dengan masalah nya, jika sedang bersama Lita.
" Semoga tawa ini tetap ada saat kita sedang berjuang nanti, aku sangat berharap cinta kita dapat restu dari orang tua ku. Tapi meski tanpa restu, aku akan tetap bersama mu, Arlita." Batin Raka, dia menatap Lita yang sedang tertawa.
🌻🌻🌻
selamat berjuang Lita sama Raka☺️
Maaf kalo banyak typo, harap di maklumi yak😁
jangan lupa kasih dukungan dan semangat buat author dengan like, komen, vote dan follow akun author. happy reading❤️
__ADS_1