Mencintai Adik Sahabatku

Mencintai Adik Sahabatku
Kejutan Anniversary


__ADS_3

Pagi hari nya, Raka dan Lita masih bergelung dalam selimut tebal, karena pagi ini di awali dengan hujan yang cukup deras, sangat mendukung untuk rebahan.


Sedangkan di bawah, sedang terjadi kasak-kusuk. Baru saja Haris dan Bella juga sampai di rumah Raka, entah ada apa tapi mereka berdua datang pagi-pagi sekali.


"Eungg.. " Lita melenguh pelan, dia meregangkan otot nya yang kaku, karena semalaman berpelukan dengan suami nya.


Lita meraih daster yang tergeletak di lantai dengan malas, tubuh nya pegal-pegal karena melayani suami nya semalam. Meski hanya dua ronde, tapi cukup menguras tenaga Lita yang sedang hamil.


"Kemana ayang?" Tanya Raka, dengan suara serak nya.


"Mandi Mas, gak betah lengket." Jawab Lita, dia memakai daster nya kilat, dan pergi ke kamar mandi dengan berjalan pelan.


Raka kembali memejamkan mata nya, rasa nya hari ini dia sangat malas, dia ingin bersantai saja seharian ini. Tanpa ada yang mengganggu!


Tingg..


Bunyi pesan di ponsel Raka, dengan malas dia kembali bangun, meraih ponsel nya di meja nakas, membuka pesan dan membaca isi nya.


"Buat alasan agar Lita jangan dulu turun!" Pesan dari Haris, entah apa maksud nya tapi Raka dengan cepat menuruti isi pesan nya.


Dengan tergesa-gesa dia membuka pintu kamar mandi, dan melihat Lita yang tengah mengucek air di bath up.


"Ngapain? Kok keringetan gitu, kayak habis lari maraton." Tanya Lita, dengan wajah heran nya.


"Gerah yang, ngikut mandi ya?"


"Masuk aja, biasa nya juga main serobot aja." Ketus Lita, sudah dia duga alasan suami nya masuk kesini adalah ingin mandi bersama.


Raka masuk ke dalam bath up dan bersandar di ujung nya, sedangkan Lita dengan santai nya dia membuka daster nya serampangan. Tapi heran, malah terlihat sangat sexy di mata Raka, hingga membuat senjata tempur nya bereaksi.


"Curiga aku nih, kalo kamu mandi bareng aku, biasa nya pasti minta jatah." Sindir Lita.


"Bentar, kalo cuma grepee-grepee mah gapapa kali." Jawab Raka santai , membuat Istri cantik nya itu mencebik sebal.


Mereka pun melanjutkan acara mandi bersama, tentu tak sepenuh nya mandi, jika malah terdengar suara desahaan dan kecipak air yang meluber dari bath up. Bisa di tebak kan, mereka lagi ngapain? Wess, gak usah di bayangin😁


Sedangkan di bawah, Bella dan Mama Renata sedang sibuk membuat brownies kukus untuk Raka. Tentu dengan acara colek-colek manja, dari ibu hamil yang sebentar lagi launching.


"Di potong dulu sayang, gak boleh di colek-colek gitu dong." Ucap Haris, menarik tangan Bella yang sibuk mencolek krim di atas brownies nya.


"Gapapa Nak Haris, orang hamil gak boleh di larang-larang, selama ibu nya suka biarin aja."

__ADS_1


"Dengerin tuh, Mas." Ucap Bella, merasa bangga karena ada yang membela.


"Definisi wanita gak pernah salah bang, udah biarin aja." Celetuk Brandon, ikut nimbrung.


Haris hanya geleng-geleng, benar juga ucapan Brandon. Dimana-mana wanita gak pernah salah, meski pun dia salah tapi gak mau di salahkan. Ingat itu baik-baik ya bro! Kalau perlu, di catet.


Haris pun memilih duduk di samping Brandon, sambil meniup balon. Entah apa yang di rencanakan oleh Bella dan Mama Renata, yang jelas ini adalah ide Bella.


🌻


Di lantai atas, kedua pasangan itu baru selesai dengan kegiatan panas dingin mereka di kamar mandi, kedua nya kompak keramasan.


"Keringin dong yang." Pinta Raka, mengulurkan handuk kecil ke tangan Lita.


"Tumben amat manja gini, Mas. Ada apa?" Tanya Lita, merasa heran dengan sikap Raka pagi ini.


"Lagi pengen aja yang, kenapa gitu? Gak mau?" Tanya balik Raka.


Merasa sangat masuk akal, Lita pun mulai mengusapkan handuk ke kepala Raka dengan lembut. Dan memberikan pijatan-pijatan kecil di kepala suami nya, hingga membuat nya keenakan hampir ketiduran.


"Mas, dede pengen kue coklat." Rengek Lita, kali ini gantian Raka yang mengeringkan rambut Lita dengan handuk.


"Kue coklat kayak gimana sayang?" Tanya Raka.


"Nanti beli ya sayang, Mas anterin sambil jalan-jalan." Ucap Raka, dia tak pernah menolak keinginan istri nya. Dia selalu memanjakan istri kesayangan nya itu, suami yang baik memang.


Lita memakai dress bunga selutut dengan tali yang di ikat di belakang, juga rambut yang di tata rapi ala Suami nya.


"Kamu ini di apa-apain tuh selalu cantik, kenapa sih?" Ucap Raka, dia hanya heran dengan istri nya. Penampilan nya tak pernah gagal, selalu berhasil membuat nya jadi pusat perhatian.


"Mana aku tau, kan Mas yang dandanin aku." Jawab Lita, tersenyum manja lalu menggelayut di lengan suami tampan nya.


"Yaudah yuk turun, sarapan dulu. Ingat, jangan tunjukkin senyum semenggemaskan itu di hadapan laki-laki lain, atau kamu aku kurung di menara dengan naga yang menjaga." Peringat Raka.


"Ihh, emang nya aku Rapunzel apa? Lebay banget sih, timbang senyum doang."


"Semua itu milik ku, kamu harus ingat sayang ku." Ucap Raka lagi.


"Ckk, iya suami posesif ku." Ketus Lita, dengan wajah kesal nya. Tapi malah membuat Raka terkekeh.


🌻

__ADS_1


Sampai di bawah, Lita di buat terkejut dengan ada nya Haris dan Bella yang berdiri menyambut nya di ujung tangga. Juga Mama Renata dengan senyum manis bak gula nya, dan Brandon dengan wajah datar nya.


"Tumben nih, ada acara apaan? Pagi-pagi dah kesini kak." Tanya Lita, setelah bercepaka cepiki dengan Bella.


Mereka saling melirik dan kemudian serentak mengucapkan..


"Happy Anniversary ke dua tahun pernikahan." Lita kembali menganga mendengar ucapan selamat dari orang terdekat nya.


"Kalian mengingat nya? Aku saja lupa, kalau kemarin adalah anniversary pernikahan ke dua tahun." Ucap Lita sambil nyengir.


"Lita tuh sejak hamil jadi pelupa, harap di maklumi. Kalau gak aku ingetin kemarin, dia gak bakalan inget sama sekali." Sindir Raka, dan sukses mendapat tatapan tajam dari Lita dan Mama Renata. Salting dah tuh!


"Semua ide nya Bella, abang lupa dek. Mertua mu juga sepertinya lupa." Ucap Haris.


"Ahhhh, terimakasih kakak ipar. Kamu yang terbaik." Ucap Lita, memeluk kakak ipar nya. Tapi tak seerat dulu, karena terhalang perut buncit kakak nya itu.


"Aunty harap kamu segera launching ya keponakan hebat nya aunty." Ucap Lita, mengusap perut Bella dengan lembut.


"HPL nya kapan sih?" Tanya Lita lagi.


"Terakhir nya besok Dek, kalo besok gak kerasa kontraksi, mau periksa lagi." Jawab Haris.


"Yaudah, yang penting ibu sama bayi nya harus sehat dan selamat. Ayo makan dulu." Ajak Mama Renata.


Tapi Lita kembali di buat menganga dengan seloyang kue brownies dengan taburan meses yang di susun berbentuk angka dua.


"Kenapa Mama seperti tau kalau aku lagi pengen kue coklat? Ahh ya tuhan, beruntung nya aku punya mertua kayak Mama." Ucap Lita, mengecupi pipi Mama mertua nya.


"Buat menantu kesayangan, apa sih yang nggak."


"Mama kayak Mas Raka, tukang gombal." Sindir Lita, sambil melirik ke arah Raka yang sudah duduk di samping nya.


"Apaan lirik-lirik? Baru sadar aku ganteng ya?"


"Narsis.. " Ucap Lita ketus, hingga mengundang gelak tawa dari Brandon dan Haris.


"Puas Lu berdua? Awas aja ,gue bales nanti." Ancam Raka, tapi tak membuat dua pria itu menghentikan tawa nya.


🌻🌻


__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak ya, happy reading, ❤️


__ADS_2