Mencintai Adik Sahabatku

Mencintai Adik Sahabatku
Mertua & Menantu


__ADS_3

Selama penjelasan materi oleh dosen, Brandon terus saja menatap wajah manis Lita yang terlihat lebih cantik jika sedang fokus belajar.


"Aku hanya terlambat bertemu dengan mu, seandai nya tidak, aku mungkin sudah sangat bahagia karena memiliki mu Arlita." Batin Brandon, tapi dengan cepat dia menepis fikiran nya itu. Dia harus sadar kalau Lita sudah menjadi milik orang lain, dia tak punya kesempatan lagi.


🥀


Kelas sudah selesai, Lita pamit pada Brandon karena buru-buru dengan janji nya akan pergi berbelanja bulanan bersama Ibu mertua nya.


"Brand, gue cabut duluan ya?"


"Cepet amat, gak nongki dulu?" Tanya Brandon. Dia terlihat kecewa, karena sebenarnya dia masih ingin bersama Lita.


"Gue udah janji sama nyokap nya Mas Raka, buat pergi belanja bulanan. Dia apart udah gak ada apa-apa." Jawab Lita sambil memasukkan beberapa buku nya.


"Yaudah hati-hati Lu." Peringat Brandon.


"Okehh.. " Jawab Lita.


Lita berjalan cepat keluar dari ruangan nya, Brandon juga sudah selesai memasukan buku nya dan akan segera pergi.


Tapi baru saja akan melangkah, dia melirik ponsel mahal yang tergeletak begitu saja di atas meja.


Brandon menggelengkan kepala nya, kenapa Lita bisa seceroboh ini? Kalau saja orang sulit yang menemukan nya, sudah di pastikan ponsel nya akan lenyap.


Brandon mengambil ponsel itu, dan menekan tombol on. Dia tersenyum kecut, saat melihat lockscreen ponsel Lita adalah foto nya dengan Raka yang tengah tersenyum bahagia.


"Kalo Lu bahagia, juga bahagia. Meski sebenarnya gue gak rela, tapi gue harus bisa. Demi kebaikan Lu Lita." Gumam Brandon, lalu menyimpan ponsel itu ke dalam saku nya.


Di luar kampus, Lita tersenyum senang saat melihat Ibu Mertua nya sudah berdiri menunggu nya, dengan mobil taksi di belakang nya.


"Sudah selesai ngampus nya? Kita berangkat sekarang?"


"Udah kok Bu, yuk." Jawab Lita, dia segera masuk ke dalam taksi, yang akan membawa mereka ke supermarket.


Brandon berlari kencang saat melihat Lita sudah masuk ke dalam taksi, tapi terlambat. Taksi itu sudah melaju.


"Kemana gue harus nyusulin ya? Rumah nya gue gak tau, ngikut ke supermarket ogah cape. mana jauh lagi." Gumam Brandon.


Terdengar suara ponsel berdering dari saku nya, ponsel Lita berbunyi tanda ada panggilan masuk.


Brandon kembali tersenyum kecut saat melihat nama pemanggil. Dia pun langsung menjawab panggilan itu.


Hubby❤️


"Hallo sayang, kamu udah selesai kuliah? Ibu udah di depan kampus jemput kamu." Ucap suara Raka dari seberang telpon.


"Yang?"

__ADS_1


"Maaf pak Raka, ponsel Lita tertinggal di kampus." Jawab Brandon sopan.


"Ketinggalan? Kamu siapa hah?" Tanya Raka dengan nada tinggi.


"Saya Brandon, saya teman nya Lita. Bisa bertemu di mall xxx nanti sore? Saya tak tau rumah Bapak." Ucap Brandon santai.


"Lu gak bohongin gue kan? Lu gak nyulik istri gue kan bocah tengil?"


"Heh pak, dari tadi saya udah sopan ya. Tapi Bapak marah-marah mulu kayak cewek PMS, saya gak ada niatan nyulik cewek bar-bar kayak Lita." Jawab Brandon mulai terpancing.


"Kali aja lu minta tebusan uang sama gue nanti nya."


"Sekedar uang mah saya juga punya bang, udahlah nanti ketemu di mall xxx jam 4 sore. Ada yang mau saya bicarakan juga, tentang Lita dan penting." Ucap Brandon serius.


"Oke, awas aja kalo Lu berani nyakitin istri gue. Gue gak bakal segan-segan buat hidup Lu sengsara."


"Idih main ancam, saya gak takut. Toh aku gak salah, udah ya saya mau makan dulu." Ucap Brandon di bawa santai.


🥀


Di kantor Raka menjadi cemas, apakah Brandon jujur atau hanya mempermainkan nya? Dia hanya takut pria itu menyakiti istri kesayangan nya.


"Gue tau dari dulu tuh anak naksir sama istri gue, tapi kalo beneran dia nyulik istri gue gak bakal gue maafin tuh anak." Gumam Raka.


🥀


"Beli daging sapi sama seafood Mam." Ucap Lita, dan membuat Ibu Renata mengernyit.


"Loh kenapa?"


"Sejak kapan kamu manggil Ibu dengan sebutan Mam?" Tanya Ibu Renata.


"Mulai hari ini, gapapa ya?"


"Yaudah iya, Ibu memang gak bisa nolak keinginan menantu kesayangan ibu ini." Ucap Ibu Renata sambil mencubit pelan hidung mancung Lita.


"Sayur nya beli caisim, buncis sama kacang polong." Ucap Ibu Renata.


"Mam, Lita mau ini." Lita menunjukan sayuran pakcoi.


"Beli aja, enak buat bikin malatang."


"Berapa bungkus?" Tanya Lita.


"Empat, Raka juga suka, Mam juga suka." Lita mengangguk dan memilih mana yang bagus dan masih segar.


"Buah nya beli apa aja?"

__ADS_1


"Anggur, jeruk sunkist, melon kuning, apel merah, sama mangga. Masing-masing satu kilo aja." Jawab Ibu Renata.


"Mau inii." ucap Lita, menunjukan sekotak strawberry korea dengan ukuran jumbo.


"Beli aja sayang, gak perlu izin sama Mama." Ucap Ibu Renata, dia mengelus kepala Lita dengan sayang.


"Mam yang terbaik." Ucap Lita sambil memasukan tiga kotak buah strawberry, karena dia sangat menyukai buah itu.


"Mau beli jajanan nakal?" Tanya Ibu Renata mengedipkan sebelah mata nya.


"Boleh, beli mie instan korea yang banyak Mam. Mumpung Mas Raka gak ada." Ucap Lita, dia sangat bersemangat jika menyangkut makanan nakal dengan kandungan micin yang banyak.


"Beli cemilan juga sayang, keripik ini enak." Tunjuk Ibu Renata pada salah satu etalase yang menyimpan berbagai merk keripik dengan micin yang kuat.


"Iya Mam, Lita suka yang ini? Jadi beli yang mana?"


"Dua-duanya aja sayang." Usul Ibu Renata.


"The best." Ucap Lita sambil menunjukan dua jempol nya.


Ibu Renata tersenyum, benar kata anak nya. Lita adalah tife wanita sederhana yang menyukai makanan, bukan barang mewah branded seperti wanita kebanyakan.


Mereka pun melanjutkan acara belanja bulanan dengan di iringi canda tawa yang menambah kesan mereka adalah ibu dan anak yang akur.


🥀


Raka sudah bersiap untuk pulang kantor dan bertemu dengan teman istri nya yang menurut nya menyebalkan, memang kesan pertama yang di katakan Lita juga begitu.


Tapi kini mereka bisa berteman dengan akrab seperti nya.


Raka mengemudikan mobil nya dengan kecepatan sedang menuju mall tempat Brandon mengajak nya bertemu. Entah apa yang ingin dia bicarakan, tapi itu masalah tentang istri nya, ada apa? Pertanyaan itu masih berputar di kepala nya.


Hingga setengah jam kemudian, Raka sudah selesai memarkirkan mobil nya di parkiran mall dengan rapi.


Dia segera masuk ke dalam, dengan terburu-buru dan ekspresi wajah datar nya yang mampu membuat para pengunjung mall itu berteriak histeris karena melihat sosok Raka yang begitu berkharisma, dengan segala ketampanan nya.


Sampai mata jeli Raka melihat Brandon yang sedang duduk sambil menyeruput kopi di salah satu cafe, langsung saja di menghampiri nya.


"Brand."


🌻🌻🌻



tinggalkan jejak dan tap favorit ya beb😘😘


salam hangat Lita&Raka❤️

__ADS_1


__ADS_2