
Tak terasa sudah hampir lima hari Raka pergi ke luar negeri meninggalkan Lita. Saat ini dia sedang berada di taman, tempat biasa nya Lita akan merenung sendiri.
Dia memasang headset dan menyetel lagu dari daftar playlist favorit nya. Jungkook BTS-Still With You.
Lita memejamkan mata nya, menikmati merdu nya suara Jungkook dalam lagu itu, membuat hati nya tenang.
" *Suara mu yang samar melewatiku..
Tolong panggil nama ku sekali lagi..
Aku berdiri di bawah matahari terbenam dan beku,tetapi..
Aku akan berjalan selanhkah demi selangkah ke arah mu..
Masih Bersama mu..
Malam gelap tanpa cahaya..
Aku harus nya tidak terbiasa dengan itu, tapi itu sangat akrab..
Suara dari AC, jika aku tidak memiliki nya aku akan hancur berantakan..
Bersama kita tertawa, bersama kita menangis..
Aku pikir perasaan sederhana ini adalah segala nya bagiku..
Kapan itu akan terjadi? saat aku melihat mu berhadapan muka..
Aku akan menatap mata mu dan dan berkata aku merindukan mu..
Dalam memori yang membahagiakan..
Bahkan ketika aku menari sendiri, hujan masih deras..
Saat kabut hilang, aku akan berlari dengan kaki yang basah..
Bulan tampak kesepian, terlihat seperti menangis di langit malam yang cerah..
Meski aku tahu pagi akan datang, aku ingin tinggal di langit mu seperti bintang..
Setiap hari, setiap malam..
Jika aku tahu ini seperti ini, aku akan menyimpan lebih banyak..
Kapan itu akan terjadi? Saat aku melihatmu berhadapan muka..
Aku akan menatap mata mu dan berkata aku merindukan mu..
Dalam memori yang membahagiakan..
Bahkan ketika aku menari sendirian, hujan masih deras..
Saat kabut ini hilang..
__ADS_1
Aku akan berlari dengan kaki yang basah..
Di balik senyum tipis yang menatapku, aku akan menggambar cahaya ungu yang indah..
Meskipun langkah kita tak sejalan, aku masih ingin berjalan di jalan dengan mu..
Masih Bersama mu*.. "
Lita membuka mata nya saat lagu itu telah selesai, dia sangat merindukan Raka kekasih nya. Entah kenapa ,sudah dua hari ini dia tak memberi kabar, chat dari nya masih ceklis dua berwarna abu, belum terbaca.
" Aku sangat merindukan mu, Kak." Gumam Lita. Dia sadar, ternyata dia sangat mencintai dan merindukan Raka saat ini.
Setelah puas merenung di taman, Lita memutuskan pulang ke rumah. Awalnya ingin bermain ke rumah Bella, tapi karena keadaan darurat Bella harus pergi ke rumah sakit.
Lita menyetop taksi dan mengarahkan nya ke alamat rumah nya.
🥀
Tak butuh waktu lama, akhirnya taksi yang membawa Lita sampai di halaman rumah nya.
" Terimakasih Pak." Ucap Lita dan memberikan uang pas pada sang supir.
Setelah taksi nya pergi, Lita masuk ke dalam rumah. Abang nya masih bekerja, sebentar lagi pasti dia akan pulang.
Lita masuk ke dalam kamar nya dan membersihkan diri.
Setelah nya, dia turun ke lantai bawah dan bersantai di teras di temani susu coklat hangat, entah kenapa semenjak Raka pergi, selera makan nya berkurang.
" Kakak kapan pulang, Lita kangen." Gumam Lita, sambil melihat ponsel nya yang terdapat poto Raka yang sedang bergaya imut.
" Ehh abang kapan pulang?" Tanya Lita, dia cukup kaget karena sedang melamun barusan.
" Baru aja, jangan ngelamun terus dek. Ngelamunin apa sih?" Tanya Haris balik.
" Kak Raka, udah dua hari gak ngabarin Lita kak." Jawab Lita lesu.
" Mungkin dia sibuk dek, fositif thinking ya." Ucap Haris.
" Lita takut aja, gimana kalo disana kak Raka malah nikah sama cewek pilihan orang tua nya? Lita gimana?" Tanya Lita, mata nya memancarkan kesedihan.
" Kamu harus percaya sama Raka, dia pasti akan memperjuangkan kamu. Dia kesana demi hubungan kalian." Ucap Haris.
" Lita percaya sama kak Raka, semoga saja dia bisa cepat menyelesaikan masalah nya. Lita udah kangen." ucap Lita.
" Palingan dua hari lagi dek, sabar ya. Kakak masuk dulu mau mandi, kamu masuk juga ya? Udara nya mulai dingin, kayak nya mau hujan." Ucap Haris, Lita pun menurut dan mengikuti Haris masuk ke dalam rumah.
🥀
Malam hari nya, Lita mogok makan. Dia beralasan tidak lapar, tapi wajah nya mengisaratkan sebuah ke khawatiran. Haris yakin, Lita tak berselera makan karena Raka tak menghubungi nya dua hari ini.
" Lita masuk kamar dulu Bang." Ucap Lita.
__ADS_1
" Istirahat yang cukup yak, selamat tidur, have a nice dream." Ucap Haris, dia masih menikmati makan malam nya. Lita tak memasak untuk makan malam hari ini.
Saat malam hari, Haris terbangun karena haus. Dia bangkit dari ranjang dan keluar kamar dengan wajah bantal nya.
Tapi saat melewati kamar Lita, dia mendengar suara bergemeletuk. Karena khawatir, Haris membuka perlahan pintu kamar Lita.
Dia melihat adiknya tertidur meringkuk, terlihat menggigil dan dahi nya berkeringat.
" Ya ampun dek, kamu kenapa?" Ucap Raka, dia meletakan tangan nya di dahi Lita.
" Kamu demam Dek, bagaimana ini?" Tanya Haris panik, saat ini sudah tengah malam.
Tanpa berfikir dua kali, Haris membopong tubuh mungil Lita ke mobil. Dia akan membawa Lita ke rumah sakit terdengar, dia ingin adik nya mendapatkan perawatan dari ahli nya.
Raka mengemudikan mobil nya cukup kencang, karena keadaan jalan cukup lengang karena hari sudah sangat larut.
Tak butuh waktu lama, akhirnya Haris sampai di rumah sakit. Dengan terburu-buru Haris langsung membawa Lita ke ruang IGD.
Haris berusaha menelpon Raka ,tapi entah kenapa dia sangat sulit di hubungi, entah apa yang terjadi dengan Raka di sana.
" Semoga Lu baik-baik aja, adek gue butuh Lu sekarang." Gumam Haris, dia terus mencoba menghubungi Raka.
Hingga di panggilan ke delapan, baru lah Raka mengangkat telpon nya.
" Hallo, Raka?"
" Ya bro, kenapa?" Tanya Raka dari balik telpon.
" Lu kemana aja, susah banget di hubungin." Gerutu Haris.
" Hape gue rusak, gue baru sempet beli yang baru dan butuh waktu menyalin semua nomor telpon penting." Jawab Raka.
" Lita masuk rumah sakit Bro." Ucap Haris, terdengar lesu.
" Haahhh? Lita kenapa? Dia kenapa Riss?" teriak Raka dengan panik.
" Dia demam Raka, dia mikirin Lu setiap hari. Kapan Lu pulang?" Tanya Haris.
" Gue pesen tiket sekarang, gue pulang sekarang Haris." Ucap Raka dengan panik, dia kalang kabut sekarang setelah mendengar kekasih nya masuk rumah sakit.
" Gue tunggu ya, hati-hati di jalan." Ucap Haris.
" Thanks bro, gue nitip Lita ya."
" Lita adek gue Raka, lo lupa gitu?" Tanya Haris.
" Iya, iya.. Udah dulu gue mau pesen tiket pulang." Ucap Raka.
🌻🌻🌻
Itu tadi, terjemahan lagu nya author liat dari google ya☺️ dan salah satu lagu favorit author, hehehe.. suara nya JK adem banget, aslii no tipu-tipu 🤭🤭
__ADS_1
jangan lupa kasih dukungan dan semangat buat author dengan like, komen, vote dan follow akun author. happy reading❤️