
Hari berjalan seperti biasa nya, hanya saja tak ada pekerjaan bagi Raka dan Lita. Raka masih memiliki dua hari cuti menikah, dan Lita juga sama.
Siang ini, mereka memutuskan untuk memindahkan semua barang ke apartemen Raka. Sebelumnya, Haris juga sudah mengizinkan. Dengan syarat, Lita harus sering ke rumah nya.
"Kak, apa barang seperti ini perlu di bawa juga?" Tunjuk Lita pada sebuah lampu tidur berbentuk kartun kucing berwarna biru.
"Bawa yang penting aja sayang. Baju, laptop,sepatu, buku. Lagian kita akan sering menginap disini kan?" Ucap Raka, dia duduk santai di sisi ranjang Lita dengan memangku laptop.
Meskipun dia libur, tapi dia tetap bekerja dari rumah. Itulah yang membuat Elgar sangat menyukai kinerja sekretaris sekaligus asisten pribadi nya. Selain Raka, tidak ada yang tau bahwa tiga serangkai atasan AM Group adalah mafia.
"Selesai?" Tanya Raka, sudah cukup lama Lita berkemas bahkan pekerjaan nya sudah selesai di kerja kan, dan Raka masih sempat memeriksa nya lagi.
"Sedikit lagi yang " Jawab Lita, dia terlihat masih memasukkan beberapa pakaian dalam ke dalam tas nya.
15 menit kemudian, Lita sudah selesai dan mereka berdua langsung pergi ke apartemen. Cukul dekat, hanya setengah jam dari rumah Lita.
🥀
Setelah sampai di apartemen, Lita langsung pergi ke kamar untuk menata pakaian di walk in closet, dan menyusun rapi alat make up nya di meja rias.
"Mau makan apa yang? udah siang ini." Tanya Raka, dari tadi dia belum makan kecuali sarapan omelet nya. Sekarang waktu makan siang bahkan sudah hampir habis.
"Nasi soto yang, sapi ya." Jawab Lita. Setelah mendapat jawaban dari Lita, Raka pun langsung memesan nya lewat aplikasi di ponsel pintar nya.
🥀
Tak butuh waktu lama, makanan pesanan Lita sudah tersaji di depan mata nya. Bahkan Raka sempat menghangatkan kembali kuah soto yang mulai dingin, karena Lita masih fokus menata barang nya di kamar.
"Makan dulu yang." Ajak Raka.
"Iya yang, udah selesai kok." Jawab Lita, dia mendudukan tubuh nya di samping Raka dengan ragu-ragu.
Jujur saja, sejak resmi menikah. Lita menjadi lebih canggung ,dan sedikit takut kalau Raka akan menerkam nya hingga habis.
__ADS_1
Tapi yang di rasakan Raka justru kebalikan nya, Raka selalu menyunggingkan senyuman nya. Dia bahagia telah menikahi Lita, hanya saja belum bisa mendapatkan jatah malam nya karena Lita masih belum siap melepas nya.
Mereka makan dengan lahap, sesekali Lita akan melirik Raka. Tapi laki-laki itu masih fokus dengan makanan nya, bahkan tak menghiraukan lirikan Lita.
Padahal beda lagi jika dari sudut pandang Raka, dia tau istri nya itu sering mencuri pandang pada nya. Tapi dia berusaha tidak tau, dan membiarkan nya saja.
Sejak menikah kemarin, Lita menjadi canggung dan malu-malu. Tak seperti biasa nya, dia selalu bicara jika ada yang tak di mengerti, tapi kali ini dia malah memilih diam.
Setelah selesai makan, Lita dan Raka duduk di ruangan tengah sambil menonton televisi. Ya begitulah, kegiatan sepasang pengantin baru itu, membosankan.
🥀
Malam hari nya, Lita sudah bersiap dengan memakai lingerie seksi berwarna biru terang. Dia juga sudah memanjakan diri nya dengan berendam di bath up dengan sabun yang menyegarkan tubuh nya.
Lita menunggu dengan perasaan berdebar, dia tau hari ini akan datang juga. Jika sudah menikah, dia harus siap jika suami nya menginginkan hak nya, kapan pun.
Ceklekk..
Pintu terbuka dan menampilkan pria tampan dengan wajah datar nya, dia baru selesai bekerja di ruangan kerja nya di bawah.
Lita menyambut Raka dengan senyuman manis nya, dan berusaha melupakan kegugupan nya.
"Kamu kenapa?" Tanya Raka.
"Isss, aku udah tampil gini masih tanya." Jawab Lita ketus.
"Aku kan cuma tanya istri ku." Ucap Raka sambil mencubiti pipi gembul Lita.
"Kamu gak naf*u gitu, lihat aku begini?"
"Aku pria normal sayang ku, tentu saja gairah ku sangat terpancing, tapi kata nya kamu belum siap kan? Aku gak mau maksa kamu." Ucap Raka, sambil mengelus puncak kepala Lita.
"Aku akan memberikan hak mu, malam ini aku milikmu." Ucap Lita lirih, perlahan tangan nya melingkar di leher Raka.
__ADS_1
"Serius?"
"Ayo kalau kamu mau, sebelum aku berubah pikiran." Ucap Lita manja, bahkan dia mengedipkan sebelah mata nya untuk menggoda pria dewasa di depan nya.
Raka tersenyum nakal, dia langsung saja mencium bibir Lita dan melummat nya dengan penuh naf*u. Tangan nya juga aktip merayap di tubuh Lita yang hanya terbungkus kain transparan itu.
Entah sejak kapan, kini kedua nya sudah terbaring di ranjang dengan posisi Raka menindih tubuh mungil Lita. dan jangan lupakan pakaian mereka sudah teronggok mengenaskan di lantai.
Raka mulai turun ke leher jenjang Lita, memberi nya banyak tanda merah. Puas dengan leher, Raka beralih ke area dada Lita yang membusung. Bahkan ujung nya sudah menegang, karena di permainkan oleh Raka sejak tadi.
Tanpa ragu, Raka langsung melahap ujung dada Lita dengan ganas nya. Bahkan Lita menjerit karena put*ng nya di gigit gemas oleh Raka, sudah lama juga mereka tak melakukan hal ini karena kesibukan.
Lita mencengkram kuat rambut Raka, saat dia tengah asik menyusu di dada nya. Hingga puncak kedua gunung nya memerah dan sedikit kebas, karena ulah bayi besar yang kehausan.
"Ready?" Tanya Raka, wajah nya sudah memerah di kabuti gairah yang sudah di ubun-ubun. Perlahan Lita mengangguk.
"Ini yang pertama kali, tolong pelan-pelan." Ucap Lita lirih, dirinya juga sudah bergairah untuk melakukan hal ini.
Perlahan, Raka membuka lebar kaki Lita. tapi dengan cepat, Lita menutupi lembah itu dengan kedua tangan nya, karena Raka terus menatap nya.
Raka juga sudah on fire, dia siap mengoyak mahkota Lita.
Perlahan tapi pasti, dia mulai memasuki lembah itu. Lita memejamkan mata nya, tangan nya meremas kuat seprai.
Hingga saat Lita berfikir ini sudah berakhir, Raka langsung mendorong miliknya dengan keras hingga masuk semua.
Lita menjerit pelan saat semua nya benar-benar sudah tertanam sempurna, air mata nya menetes saking sakit nya. Raka juga bisa melihat bagaimana ekspresi kesakitan Lita, tapi untuk berhenti pun rasa nya sudah terlambat.
Raka mulai mengeluar masukan milik nya dengan perlahan, agar milik Lita terbiasa. Hingga satu des*han lolos dari bibir Lita, itu tanda nya Lita sudah bisa menikmati permainan nya.
🥀🥀
di gantung ahh biar seruu😁 besok lagi yaa😂😂
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak ya wak, tap favorit juga. happy reading😍