Mencintai Adik Sahabatku

Mencintai Adik Sahabatku
Bibit Unggul


__ADS_3

Raka menghela nafas nya kasar.


" Kenapa lagi? Lu bilang ke gue semua nya, ceritain keluh kesah Lu, gue siap dengerin." Ucap Haris. Inilah yang Raka suka dari sosok Haris, selain sahabat yang baik dia juga pendengar yang baik.


" Gue gak percaya diri Ris." Ucap Raka lirih.


" Kenapa?" Tanya Haris dengan mode serius nya.


" Gue berasal dari keluarga berantakan, orang tua gue dua-duanya gak bener semua, tukang selingkuh."


" Maksud Lu?" Tanya Haris.


" Selama ini Lu cuma tau kalau ayah gue yang suka selingkuh kan? Ternyata Ibu gue sama Ris, bahkan gue gak tau siapa ayah biologis gue." Ucap Raka.


Haris cukup terkejut dengan keterangan Raka, hari ini dia mendapat kejutan dari keluarga Raka.


" Lu terkejut Ris? Gimana Lita, dia pasti gak bakal mau nikah sama laki-laki yang gak tau asal-usul nya." Ucap Raka sendu.


" Adek gue bukan cewek kayak gitu, Lu percaya sama dia. Pacar nya dulu gak jauh beda kayak Lu, dia korban broken home." Ucap Haris.


" Tapi Lita selalu ada buat dia, ngedukung dia sampai sukses, tapi setelah sukses dia nyelingkuhin adek gue. Gila gak tuh?."


" Definisi cewek yang nemenin cowok nya dari Nol." Ucap Raka.


" Inti nya gini ya Raka, gue ngerti kalo lu kurang percaya diri sama Lu sendiri. Tapi jangan merasa rendah diri, Lu pantes buat Lita. Lu pantes dapetin cinta nya dia, percaya sama dia, kayak dia percaya sama Lu." Nasehat Haris.


" Kalo gue miskin gimana Ris?" Tanya Raka konyol, padahal jabatan nya di perusahaan cukup untuk memberikan nafkah pada Lita yang lebih dari cukup. Belum lagi uang tips dan bonus, karena atasan mereka sangat royal pada bawahan nya, apalagi yang bekerja keras dan jujur.


" Uang bisa di cari Raka, harta bukan segala nya. Lu fokus aja sama hidup Lu, apa yang buat Lu bahagia." Ucap Haris.


" Gue cuma takut aja Lita gak mau ama gue." Ucap Raka.


" Lu kenapa jadi gini sih? Biasa nya Lu gak gampang nyerah, ayoo semangat jangan gini."


" Yakin dah, adek gue bukan tife cewek matre ya walaupun dia doyan jajan. Tapi, dia bisa menyesuaikan keadaan." Ucap Haris lagi.


" Gue tau kok, adek Lu emang sederhana bawa makan di pinggir jalan juga dia mau, mantan gue dulu mana mau dia, gengsi kata nya, gak higienis, berdebu, becek lah. Manja." Ucap Raka.


" Lah kenapa jadi bahas mantan Lu? Belum move on yee?" Tanya Haris.

__ADS_1


" Cuma bandingin aja Ris, Lita beda dengan kebanyakan cewek lain." Jawab Raka.


" Jadi Hubungan Lu sama orang tua Lu gimana?" Tanya Haris.


" Ya gimana lagi, berantakan lah."


" Terus gimana cara nya Lu dapetin restu mereka buat nikahin Lita?"


" Dengan atau tidak nya restu mereka, gue akan nikahin Lita. Mereka mau dateng ya sukur, enggak juga gue gak masalah." Jawab Raka dengan mantap. Terpancar keseriusan dari tatapan mata dan cara bicara nya.


" Gue cuma bisa dukung Lu aja Bro." Ucap Haris, dia menepuk pundak sahabat nya.


" Thanks you bro, selama ini Lu udah dukung dan percaya sama gue." Ucap Raka.


" Itu lah guna nya sahabat." jawab Haris.


🥀


Setelah bercerita tentang semua unek-unek nya, Raka dan Haris kembali ke ruangan Lita setelah membeli buah mangga dengan jasa kurir.


Terlihat Lita tengah tidur dengan posisi miring, membelakangi pintu.


" Lambat laun Lita pasti bakal nuntut kepastian sama Lu Raka, sebelum waktu itu datang Lu harus cerita semua nya tentang hidup dan keadaan keluarga Lu." Bisik Haris, Raka menatap sejenak wajah Haris, lalu dia mengangguk pasti.


Perlahan, Lita bangun dan menatap wajah kedua pria di depan nya.


" Kamu kenapa sayang?" Tanya Raka, dia melihat mata Lita sembab dan masih tersisa cairan di sudut mata nya. Lita juga menatap nya dengan sendu.


" Aku gapapa kak, aku hanya merindukan ayah dan ibu ku." jawab Lita.


" Sudah Dek, jangan mengingat mereka cukup dalam hati saja. Mereka sudah berbeda dunia dengan kita, mereka sudah bahagia." Ucap Haris, terlihat ada tatapan kesedihan di mata nya, tapi dia berusaha sekuat tenaga untuk tetap kuat di depan adik nya.


" Lita cuma kangen doang bang, nanti kalo Lita udah sembuh kita kesana yak? Nengokin." Ucap Lita.


Kedua orang tua Lita memang di makam kan di kota ini, karena semua aset nya di kota lain disita oleh pihak berwajib.


" Sesuai keinginan mu, adik kecil ku."


" Lita udah dewasa bang, tuh Lita udah punya pacar." Ucap Lita protes.

__ADS_1


" Sebesar atau setua apa pun usia mu, kamu tetap adik kecil abang." Jawab Haris. Tentu saja Lita meleleh dan langsung menangis sambil memeluk satu sama lain.


Meski mereka sering terlihat tak akur, tapi mereka saling menyayangi, Haris menjaga Lita dengan sangat baik, dia juga berjuang untuk masa depan adik nya, agar tak seperti diri nya, dia berharap masa depan adiknya lebih baik. Kasih sayang keluarga tak ada batas dan takkan lekang oleh waktu, darah lebih kental dari air.


Raka mengusap air mata nya, dia ikut terharu dengan cara Haris menyayangi dan menjaga Lita hingga sebesar ini.


" Kalian membuat ku cengeng." Ucap Raka, dia mengelap ingus yang mengalir dari hidungnya.


" Jorok anjim, rusak suasana aje Luu." Gerutu Haris.


" Liat noh Dek, mana di lap nya pake baju lagi. Lu yakin mau sama dia dek?" Tanya Haris.


" Bobrok mah nomor dua, yang penting ganteng sama pengertian." Jawab Lita.


" Kalo aku miskin gimana?" Tanya Raka.


" Terus apa? Lita gak masalah tuh, kita kan bisa kerja buat menuhin kebutuhan kita nanti, aku juga akan kerja kalo memungkinkan. Kita berjuang bersama." Ucap Lita, dia tersenyum menatap Raka yang juga menatap nya dengan tatapan kagum.


" Kamu memang luar bisa sayang, paket komplit." Ucap Raka.


" Aku bukan makanan ya, paket komplit segala." Ucap Lita dengan nada kesal.


" Kamu ini otak nya terkontaminasi micin sayang, yang paket komplit itu bukan cuma ada di makanan."


" Terus?"


" Ya kamu kan cantik, perhatian, pengertian juga, sederhana, dan yang paling penting, kamu tulus cinta sama kakak. Itu kan paket komplit." Jelas Raka.


" Ohh gitu ya, tapi memang iya sih Lita kan berasaal dari bibit unggul." Ucap Lita.


" Kalo abang?" Tanya Haris.


" Abang kan anak pertama, jadi masih percobaan." Ucap Lita


" Enak aja, mana ada hasil percobaan seganteng abang." Ucap Haris tak terima dengan ucapan Lita.


" Iya deh, abang aku memang ganteng. Makanya Bella gak nolak abang, iya kan?" Tanya Lita jahil, sontak saja wajah Haris memerah. Dia belum memberitahu siapa pun tentang hubungan nya dengan Bella, tapi adiknya ini... Arrrghhhhhh.


🌻🌻🌻🌻

__ADS_1


Maaf kalo banyak typo☺️


jangan lupa kasih dukungan dan semangat buat author dengan like, komen, vote dan follow akun author. happy reading❤️


__ADS_2