Mencintai Adik Sahabatku

Mencintai Adik Sahabatku
Amarah Farhan


__ADS_3

Renata merangsek mundur saat pria itu mendekati dirinya.


"Tolong jangan sakiti aku.." Mohon Renata.


"Aku takkan menyakiti mu, baby. Justru sebaliknya, aku akan memberikan mu kenikmatan dunia." Ucap Danu, dengan seringaian di wajah nya, yang membuat Renata semakin ketakutan.


"Jangan mendekat tuan, aku sudah menikah."


"Kau tak tau? suami mu menjual tubuh mu pada ku, dan aku membeli mu dengan harga yang fantastis." Jawab Danu, membuat Renata mematung.


Bagaimana bisa, pria yang baru menikahi nya dua hari yang lalu itu menjual diri nya demi uang? Ya ampun, pria macam apa yang sudah Renata nikahi.


"Jadi sebaiknya layani aku dengan baik, Baby. Aku berjanji takkan sakit." Ucap Danu lagi, Renata terus merangsek mundur saat Danu merangkak naik ke atas ranjang.


"Tidak, aku tak mau melayani mu."


"Ayolah, jangan menyulitkan ku sayang. Aku sudah membeli dirimu, dari suami mu sendiri." Ucap Danu, menekankan kata 'Suami'.


Danu meraih tangan Renata yang dingin dan bergetar.


"Ini akan nikmat sayang, jadi nikmati lah sentuhan ku."


Tapi Renata masih enggan untuk memberikan mahkota berharga nya, bukan untuk suami nya. Tapi suami nya malah menjual keperawanann nya pada orang lain, dengan bayaran yang fantastis menurut Danu.


Danu mendekati Renata dan segera melancarkan aksi nya, dia mencumbuu Renata dengan beringas dan penuh nafsuu.


Renata hanya diam tak membalas atau pun menolak, jika suami nya saja menjual dirinya ,lalu dia bisa apa? Menolak pun rasa nya percuma, dia takkan bisa lari dari sini.


Renata menangis dalam cumbuaan Danu, hati nya menolak tapi di sisi lain dia juga kecewa dengan suami nya sendiri.


Puas dengan ciuman sepihak nya, Danu mulai menyusuri leher Renata, mengecup dan menyesap nya hingga meninggalkan bekas kemerahan.


"Jangan diam saja, Baby. Layani aku, aku tak suka bermain dengan patung."


"Ini pertama kali nya aku di gerayangii pria." Jawab Renata datar.


"Baiklah." Dia kembali melancarkan aksi nya, dia juga merobek pakaian Renata hingga membuat nya polos tanpa sehelai benang pun.


Danu bermain-main di dada besar Renata, juga meninggalkan bekas kepemilikan yang memenuhi kedua dada Renata.


"Siapa nama mu sayang?" Tanya Danu, di sela kegiatan nya.


"Renata, tuan."


"Kenapa kau mau menikah dengan pria bejatt seperti Farhan baby?" Tanya Danu lagi, padahal mulut dan tangan nya masih asik bermain di dada Renata. Merremas dan mengulum puncak nya, hingga menegang dan memerah.


"Kami hanya kenal lewat sosial media, jangan terlalu keras, itu menyakitkan." Keluh Renata, saat Danu menggigit pucuk dada nya dengan gemas.


Danu tersenyum, dan segera membuka seluruh pakaian nya hingga kedua nya sama-sama polos.


"Mainkan milik ku.." Perintah Danu.


Dengan tangan bergetar, Renata pun melakukan perintah Danu. Meski dia belum pernah melakukan hal ini sebelum nya, ini pertama kali nya.


Renata memasukkan senjata Danu ke dalam mulut nya dan bergerak maju mundur, membuat Danu menggeram nikmat, dan meracau menyebut nama Renata berkali-kali.


"Nikmat sekali, lepaskan aku akan meledak jika kau teruskan." racau Danu di sela kenikmatan nya.


Hingga dia kembali menindih Renata dan melebarkan kedua kaki nya.

__ADS_1


"S-sakit tuan.."


"Tahan lah sebentar lagi, ini belum masuk semua." Jawab Danu, terus berusaha menjebol gawang milik Renata.


"Sudah tuan, sakit sekali.." Teriak Renata. Air mata nya kembali menetes menahan rasa sakit di inti nya.


Tapi Danu tetap melakukan nya, hanya dengan sekali sentak saja, semua nya berhasil masuk. Darah segar mengucur ke seprai putih, menandakan kalau Renata masih suci.


"Sempit sekali.." Danu kembali meracau dengan suara serak nya.


Renata hanya diam, air mata nya kembali lolos mengingat mahkota nya sudah terkoyak bukan oleh suami nya.


Hingga Danu menyelesaikan nafsuu nya, dan membuat Renata tertidur di ranjang nya.


🌻


Pagi hari nya, Danu terbangun masih dengan keadaan polos, begitu juga Renata dia masih tertidur dengan membelakangi Danu.


Danu mengusap punggung polos Renata yang terekspos, dia tersenyum mengingat semalam dia telah menggagahi Renata dengan buas.


Tokk.. tokk..


Suara ketukan lirih di pintu, membuat Danu menghentikan fantasi liar nya.


Dengan malas, dia meraih kimono tidur di meja nakas dan memakai nya. Dan berjalan pelan mendekati pintu.


"Maaf tuan, di bawah ada tuan Farhan." Ucap salah satu anak buah nya.


"Bilang pada nya aku belum selesai, tunggu dua jam lagi." Jawab Danu.


"Baik tuan, saya permisi."


"Pergilah dan jangan mengganggu ku." Ucap Danu ketus, dan segera menutup pintu nya.


"Sudah bangun, Baby?" Tanya Danu, Renata hanya mengangguk.


"Mau mandi? Aku gendong.." Tawar Danu, Renata menggelengkan kepalanya.


"Baiklah, pergi ke kamar mandi jika kau bisa." ucap Danu tersenyum smirk, tentu dia tau Renata takkan bisa, pasti inti nya masih sakit. Karena ini bukan pertama kali nya dia mengoyak mahkota seorang gadis.


Renata mencoba berdiri, tapi sakit di inti nya membuat dirinya oleng, hingga terduduk kembali.


"Jangan keras kepala sayang, menurut lah." Ucap Danu, Renata diam. Dan itu di artikan 'Ya' oleh Danu, dengan sekali sentak saja dia sudah bisa membawa Renata dalam gendongan nya.


Dengan perlahan, dia menurunkan Renata di bath up, dan mengisi air hangat ke dalam nya. Ternyata dia juga ikut masuk ke dalam bath up yang di penuhi busa itu.


"Aku menginginkan nya lagi, boleh?" Tanya Danu.


"Tak ada jawaban, aku anggap kau setuju." Danu menjawab pertanyaan nya sendiri. Dia menarik Renata hingga membuat nya duduk di pangkuan.


"Kau yang memimpin sayang, lakukan lah. Buat aku puas, agar suami mu senang."


"Maksud tuan?" Tanya Renata.


"Jika aku puas, maka uang tiga milyar akan jadi milik nya. Tapi jika kau tak bisa memuaskan ku, uang nya takkan pernah aku berikan." Jawab Danu, sedikit mengancam agar dirinya untung.


Renata memucat, semahal itu kah harga keperawanann nya?


"Ayo tunggu apalagi." Ucap Danu, dan Renata hanya menurut.

__ADS_1


🌻


Di bawah, Farhan menunggu dengan kesal. Setelah anak buah Danu pergi dia mengumpat penuh kekesalan.


"Maniakk, sudah pagi tapi dia masih menghajar istri ku. Kalau saja aku tak butuh uang, aku takkan mau merelakan istri ku." Gerutu Farhan. Sedangkan istri nya dan pria itu sedang menikmati percintaann mereka di bath up saat ini.


Semalaman dia tak tidur membayangkan istri nya di cumbu dan di tiduri oleh pria lain, tapi sisi ibliss nya membuat dirinya acuh dan demi uang dia harus merelakan nya.


🌻


Hingga dua jam kemudian, Danu turun dengan pakaian santai dan rambut basah nya ,bisa di pastikan dia habis keramas.


"Woahh, Farhan. Kau selalu cepat jika masalah duit ya." Sindir Danu.


"Bagaimana tuan?"


"Istri mu hanya diam ,tak membalas sentuhanku Farhan, dia membuat ku kecewa, dia tak bisa membuat ku puas!" Ucap Danu.


Dan membuat wajah Farhan memucat, uang tiga milyar di depan mata, raib sudah..


"Dia memang masih virgin, tapi dia diam saja seperti patung. Jadi aku tak mau memberikan mu 3 milyar." Ucap Danu lagi.


"Kenapa tuan?"


"Masih tanya kenapa? Karena aku tak puas, Farhan." Jawab Danu.


"Aku kurangi 500 juta, jadi kau hanya akan mendapat dua milyar setengah."


"Baiklah tuan." Jawab Farhan, tertunduk lesu. Tangan nya mengepal, dia marah pada Renata.


"Nomor rekening mu? Aku transfer sekarang."


Farhan pun memberikan nomor rekening nya, dan notifikasi uang masuk pun langsung datang.


"Selesai, dan kau bisa membawa istrimu." Ucap Danu, lalu keluar dari rumah.


Farhan segera naik ke kamar Danu, dan menyeret Renata yang sedang duduk di sisi ranjang, dengan bathrobe yang menutupi tubuh nya. kArena pakaian yang dia pakai kemarin sudah robek tak bisa di pakai lagi.


"Mas, pelan-pelan sakit." Ucap Renata meringis saat Farhan menyeret paksa Renata, bahkan mencekal tangan nya dengan kuat.


Sampai di rumah, dia menyiksa Renata dengan tali pinggang hingga kulit nya memerah dan luka.


"Mas ,hentikan ini sakit." Teriak Renata.


"Kau wanita bodohh, kenapa tak memuaskan Tuan Danu hah?"


"Apa pantas seorang suami menjual kehormatan istri nya hm? Kenapa kau menikahi diriku jika hanya untuk di jadikan pengganti uang yang kau pinjam?" Ucap Renata.


"Jangan meninggikan suara mu di hadapan suami mu, Renata. Istri tidak becus, payah. Melayani pria di ranjang saja kau tak mampu, sialan." Umpat Farhan, dia bahkan menampar pipi Renata hingga membuat sudut bibir nya terluka.


"Aku pergi, jangan mencariku. Aku akan bersenang-senang dengan wanita lain." Ucap Farhan, lalu meninggalkan Renata yang masih menangis sesenggukan dengan tubuh yang di penuhi luka bekas pecutan ikat pinggang.


Hingga dua bulan berlalu, Renata di nyatakan fositif hamil. Dan selama itu juga, Farhan tidak pernah menyentuh nya. Jadi bisa di pastikan, anak yang di kandung oleh Renata adalah anak Danu.


Hingga membuat Renata putus asa dan sempat ingin menggugurkan kandungan nya, tapi dia sadar kalau bayi dalam kandungan nya tak bersalah apapun, jadi dia mengurungkan niat nya.


Hingga saat melahirkan pun, dia menjadi depresi. Tapi siapa sangka ,Farhan mau merawat bayi itu sampai Renata sembuh.


Flashback off

__ADS_1


🌻🌻


Sudah terbongkar, bagaimana borok nya seorang Farhan di masa lalu😒 Author yang bikin, juga ikutan kesel ini😂


__ADS_2