
"Ehh gak boleh di tusuk-tusuk gitu Brand, pantesan aja pipi nya suka merah kalo abis di gendong kamu."
"Biar jadi lesung pipit kak, lagian gak sakit kok tuh buktinya Baby Ralin nya anteng aja, gak nangis." Jelas Brandon, memang Baby Ralin terlihat sangat anteng bersama Brandon.
"Baiklah, awas kalo dia sampe nangis." Lita pun masuk kembali melanjutkan makan nya.
Raka bersenandung ria sambil menggendong Baby Ralinsya, keponakan cantik nya.
Hingga sebuah mobil sedan hitam kinclong nampak datang dan parkir di halaman rumah Abang nya, sudah dapat di tebak kan itu siapa? Danu lah, siapa lagi.
"Brand, abang mu kemana?" tanya Danu sok akrab, padahal Brandon sudah menunjukan wajah datar nya.
"Pergi nyari WO, kenapa?" Tanya Brandon balik.
"Pernikahan tinggal dua minggu lagi, tapi masih nyari WO? Terlalu mepet waktu nya, nyari WO yang free itu susahh-susah gampang."
"iya gampang kalau cuan nya juga gede, iya kan?" Sinis Brandon,
"Bener sih, apa Lita ada?"
"Ada,lagi makan di dalem. Mau numpang makan ya?" Sindir Brandon.
"Kamu ini gak ada sopan-sopan nya sama saya, mau bagaimana pun saya ini bapak kandung nya Raka, abang mu."
"Bang Raka nya nganggep gak sih? Kayak nya masih ngambang.." Ledek Brandon.
"Ada siap.." Ucapan Lita terpotong saat melihat sosok pria tua dengan perut buncit dan kepala yang setengah pelontos, sayang nya pria itu bapak mertua nya.
"Selamat pagi menantu, papa kesini mau ketemu sama Raka tapi kata adik tengil mu ini dia pergi nyari WO."
"Ohh iya Pa, Mas Raka lagi pergi. Gak tau deh kemana, lama atau nggak." Jawab Lita dengan senyum yang di paksakan.
"Baiklah, nanti saja papa kesini lagi kalau sekira nya Raka udah pulang."
"Papa pergi dulu," Pamit Danu, lalu berbalik dan masuk ke dalam mobil nya.
Brandon mendekati Lita yang masih berusaha menahan sesuatu. Entah kenapa perut nya terasa sangat mual, apalagi setelah melihat wajah songong mertua nya.
"Kenapa kak?" Tanya Brandon, dia menatap wajah pucat Lita.
"Mual Brand, kayaknya kakak masuk angin deh.." Keluh Lita sambil memegangi perut nya.
__ADS_1
"Masuk terus istirahat kak, biar aku telepon bang Raka. Biar kakak di periksa,"
"Jangan sakit dong kak, aku gak mau ngerasa sendiri saat hari istimewa ku nanti." ucap Brandon memelas.
"Iya kakak gak papa kok Brand, cuma mual aja."
"Atau jangan-jangan.."
"Apa Brand?" Tanya Lita penasaran.
"Jangan-jangan kakak hamil lagi." Celetuk Brandon, membuat Lita kesal dan menepuk pundak nya cukup keras.
"Hamil apa nya, di pake aja belum. Jangan ngaco kamu ya!"
"Ya kali aja, kan dulu juga pas hamil gitu mual-mual gitu.." ucap Brandon.
"Tapi gak semua mual tanda nya hamil kunyukk." Ucap Lita gemas.
"Yaudah maafin Brandon, kan aku gak tau."
"Sebentar lagi bakal tau kan, udah ah. Kepala kakak kliyengan nih, mau bobo boleh gak sih?" Tanya nya, sambil melirik baby Ralinsya yang masih anteng bersama om nya.
"Bobo aja sana, baby Ralin sama aku aja. Cuma kalau mau nyusu nanti aku anter ke kamar kakak, atau ada stok ASIP?" tanya Brandon.
"Selamat beristirahat kakak ipar.." Ucap Brandon,dia membawa baby Ralin duduk di sofa ruang tamu.
Dia sudah terlihat seperti orang tua yang sesungguhnya, dia bisa mengurus anak, memasak, bekerja, ganteng juga, paket komplit plit pokok nya.
Satu jam kemudian, Raka pulang dengan tergesa, dia mendapat telepon dari adik nya kalau istri kesayangan nya mual-mual.
"Dimana Lita, Brand?" Tanya Raka dengan raut wajah panik nya.
"Di kamar,lagi tidur kayak nya." Jawab Brandon tanpa melirik ke arah Abang nya, dia fokus melihat baby Ralinsya yang sedang bermain dengan mainan gigitan.
Raka yang melihatnya hanya tersenyum, Brandon sangat menyayangi putri kecil nya. Bahkan saat gajian dari kantor, Brandon selalu menyempatkan membelikan pakaian, mainan atau kebutuhan bayi yang lain.
Meski sudah Raka larang, tapi tetap saja Brandon membelikan nya, dan itu membuat Raka semakin menyayangi nya.
"Cepetan ke kamar liatin istri nya, malah bengong." Ledek Brandon.
"E-ehh, iya iya.." Jawab Raka gelagapan, lalu segera menaiki anak tangga menuju kamar nya.
__ADS_1
Raka membuka pintu dengan perlahan, dia takut membangunkan istri nya, tapi yang dia lihat istrinya tengah duduk bersandar di kepala ranjang dengan mata yang terpejam.
"Sayangg.." Panggil Raka, Lita langsung membuka mata nya, dan tersenyum menatap kedatangan suami tercinta nya.
"Iya sayang, sudah pulang? Bagaimana WO nya, sudah dapet?" Tanya Lita antusias.
"Bagaimana kondisi mu sayang, masih mual atau pusing?"
"Sudah nggak, aku tadi udah minum obat kok." jawab Lita, dia mengerti ke khawatiran suami nya saat ini.
"Baguslah, aku langsung pulang dari tempat WO."
"Sudah deal sayang?" Tanya Lita lagi.
"Sudah sayang, tinggal menunggu Haris menyelesaikan tugas nya."
"Apa?" Tanya Lita.
"Undangan, harus nya besok selesai agar segera di sebarkan."
"Ohh iya, Mama Renata juga sudah menemukan catering yang bagus. Persiapan sudah hampir mendekati sempurna kan?"
"Ya sayang, tinggal cincin kawin yang Mas pesan belum di ambil." Ucap Raka.
"Nyuruh Bima aja, jangan kecapean sayang."
"Aku bahkan lupa kalau aku punya selusin anak buah, kemana saja otak ku ini ya ampunn!" Rutuk Raka, bisa-bisa nya dia melupakan para anak buah yang selalu siap kapan saja jika di butuhkan.
Lalu dari kemarin-kemarin dia bulak balik mengurus berbagai persiapan sendiri, lalu guna nya anak buah itu untuk apa sebenarnya? Ada-ada saja, Raka ini.
🌻
Besok wedding nya Brandon ya, sabar😂😂
Pokok nya abang Brandon ganteng, no debat🤭🤭
Oiyah hari ini Kim Taehyung ulang tahun, saengill chukha hamnida, good boy, baby bear nya army☺️😍
__ADS_1
Tinggalkan jejak like,komen, vote, tap favorit dan follow akun author, nanti di follback ya. Happy reading😍❤️