Mencintai Adik Sahabatku

Mencintai Adik Sahabatku
Seisi Kampus Heboh


__ADS_3

Setelah selesai sarapan, benar saja Raka mengantarkan Lita ke kampus. Tentu dengan sesi bujuk membujuk Abang Lita yang posesif itu.


Dengan susah payah, akhirnya Haris mengizinkan Raka mengantar Lita ke kampus.


Saat di perjalanan, Lita terus saja mengoceh. Oke jadi ini sisi lain dari Lita, dia akan cerewet jika sudah sangat dekat dengan seseorang.


" Kakak, apa kakak menyukai Lita?" Tanya Lita, sontak saja Raka yang terkejut dengan pertanyaan Lita pun mengerem mendadak, hingga Lita terhuyung ke depan.


" Ihh, kakak ini bisa gak sih ngerem nya jangan mendadak gini." Gerutu Lita, hingga memuncungkan bibir nya.


" Napa tuh bibir, pengen di cium?" Tanya Raka genit.


" Ihh kakak ini, mesooommm." Teriak Lita.


" Habis nya pertanyaan kamu bikin kakak terkejut Lit." Ucap Raka sambil tersenyum manis.


" Lita kan cuma tanya kak." Ucap Lita.


" Seandainya kakak memang menyukai mu, bagaimana?" Tanya Raka balik.


" Ya gapapa sih, cuma rasa nya kayak punya pacar om-om, hehee." Ucap Lita nyeleneh, oke satu lagi fakta tentang Lita. Konyol.


" Aku gak setua itu Lit, kita cuma beda 6 tahun saja." Bela Raka tak mau disebut om-om, karena dia merasa tak setua itu.


" Sudahlah lupakan, ayo kak nanti Lita terlambat." Ucap Lita, membuat Raka segera menghidupkan kembali mesin mobil nya. Dia juga baru ingat, dia harus bekerja dan ada meeting penting hari ini.


Bersama Lita bisa membuat Raka lupa waktu, karena dia sangat menikmati kebersamaan nya.


Tak lama, akhirnya mereka sampai di halaman kampus dan sukses membuat mahasiswi yang sedang berkumpul menatap ke arah mobil itu dengan tatapan kagum.


Dengan inisiatif, Raka keluar duluan dan membukakan pintu sebelahnya untuk Lita. Dia mengulurkan tangan nya pada Lita, dan dengan senang hati Lita menerima uluran tangan Raka.


Mereka terlihat seperti sepasang kekasih yang romantis,


Semua gadis menatap kagum pada ketampanan Raka, mereka berbisik-bisik tanpa mengalihkan tatapan mereka.


" Makasih ya kak, udah nganterin Lita." Ucap Lita tulus.


" Iya Lit, kakak pergi kerja dulu ya. Ada meeting penting sebentar lagi, kuliah yang bener jangan kelayapan ya. Kalo ada apa-apa telpon kakak." Ucap Raka penuh perhatian, dan itu membuat Lita tersenyum.


" Kakak pergi dulu." Ucap Raka, dia mengacak rambut Lita dengan gemas, lalu melambaikan tangan nya ke arah Lita.


Setelah Mobil Raka hilang, para siswi lain mulai mendekati Lita.


" Lit, itu siapa? Ganteng bangett..."

__ADS_1


" Minta nomor nya dong.."


" Minta nama IG nya aja deh.."


" Siapa nama pria ganteng itu Lit?.."


Tanya mereka, belum juga Lita menjawab satu pertanyaan, dia sudah di berondong dengan berbagai macam pertanyaan.


" Diam dulu nape sih?" Ucap Lita ketus.


" Dia kak Raka, sahabat abang gue. Naksir lu?" Tanya Lita sinis.


" Ganteng Litttt..." Teriak nya.


" Gue tau dia ganteng pake banget." Ucap Lita ketus lalu pergi melangkah meninggalkan para gadis yang mengerumuni nya.


Entah kenapa, rasa nya Lita tak suka jika mereka menanyakan tentang Raka, apa Lita menyukai Raka? Entahlah lihat saja nanti.


Lita memilih ke kantin untuk sekedar minum jus, nongkrong sebelum materi pertama di mulai.


" Haii Lit.. " Sapa seorang perempuan, dia duduk di samping Lita.


" Haii Bell." Dia Bella sahabat Lita di kampus ini .


" Kenapa sih kusut amat?" Tanya Bella, tak biasa nya Lita cemberut seperti ini.


" Whatt,? Elu di anter cowo? Seriusan?" Tanya Bella kaget, setau nya Lita tak pernah di anter pria kecuali kakak nya, Haris.


" Hooh, nape? Lu kaget?" Tanya Lita.


" Yaelah, jelas gue kaget Lit. Setau gue Lo kan gak deket sama cowok, pantesan sekampus heboh Lit." Ucap Bella.


" Lu sama aja ahh, gue bete."


" BTW siapa yang nganterin Lu Lit?" tanya Bella kepo.


" Sahabat abang gue, nama nya Raka." Jawab Lita.


" Jadi seriusan Lu di anter cowok selain abang Lu? Wahh ini kabar yang mengejutkan." Ucap Bella.


" Bisa gak sih Lu diem, berisik tau gak?" Gerutu Lita, entahlah mood nya hari ini sangat buruk gara-gara di antar Raka.


Ehh! Bukan itu, tapi karena cewek-cewek genit yang pada kepo nanyain siapa itu Raka. Sialan, apa dia cemburu? Rasa nya tidak, tak ada hubungan apapun antara Lita dan Raka.


" Masuk ***, dosen kita galak hari ini." Ajak Bella, dan Lita hanya mengangguk lesu.

__ADS_1


Setelah masuk ke dalam Ruangan, tadinya ruangan yang riuh menjadi senyap. Tatapan mereka fokus pada dua gadis yang baru masuk.


" Ada apa? Kok langsung diem." Ketus Lita. Lalu duduk di kursi nya.


" Lita, minta nomor pria ganteng tadi dong." bujuk salah satu gadis yang duduk di depan.


" Aku gak punya, lagian dia selalu ada di rumahku jadi gak perlu minta nomor nya." Jawab Lita santai.


" Beneran? Kalo gitu aku mau main ke rumah mu nanti sehabis kuliah ya." Ucap nya lagi. Lita hanya mendelik ke arah gadis itu, dia sangat gigih untuk mendapatkan nomor Raka.


" Terserah Lu dah " Jawab Lita.


"Ehh tunggu, dia bukan pacar lo kan Lit? Tadi gue liat dia merlakuin Lo mesra banget." Ucap Nya lagi.


"Bisa diem gak sih, berisik aja." Ucap Lita ketus.


Tak lama dosen pun masuk dengan wajah datar nya, dosen yang terkenal killer di kampus.


Sepanjang penjelasan materi, Lita tak bisa fokus. Entah kenapa pikiran nya terus tertuju pada Raka. Lita terus melamun, hingga cubitan di tangan nya membuyarkan lamunan nya.


" Hiisss Lu di panggil pak dosen tuhh." Ucap Bella menunjuk dengan dagu nya.


" Matiiii aku, kenapa harus bengong saat penjelasan materi sih." Gumam Lita.


" Jelaskan Lita, silahkan ke depan." Ucap Pak dosen.


Apes memang, biasa nya Lita adalah mahasiswi yang paling tekun dan rajin, tapi kali ini dia ceroboh dan melamun saat pembahasan Materi.


Lita hanya tersenyum canggung, dan tak mampu menjelaskan apa yang pak dosen jelaskan dari tadi, karena dia melamun poll..


" Bagus ya, kamu gak merhatikan saya. Berdiiri di luar." Ucap dosen dengan tegas.


Seorang Lita untuk pertama kali nya dia tak di izinkan mengikuti mata kuliah,


" Huhh, pertama kali nya aku di hukum. Sialan." Gerutu Lita, setelah di luar.


Memang nya cinta bisa membuat kita lupa diri, hingga hal yang lain akan terlupakan begitu saja. Tapi apa yang di rasakan Lita itu cinta? Tanya saja pada rumput yang bergoyang😁


🌻🌻🌻


Lita nya melamun baee🤣



**Maaf kalo banyak typo, harap di maklumi😁

__ADS_1


jangan lupa kasih dukungan dan semangat buat author dengan like, komen, vote dan follow akun author. happy reading ❤️**


__ADS_2