Mencintai Adik Sahabatku

Mencintai Adik Sahabatku
Siapa Adik Catherine?


__ADS_3

Raka masuk ke dalam ruangan inap dimana istri nya terbaring lemah tak berdaya, wajah nya pucat dan ada sedikit perban di dahi nya. Pukul 8 malam tadi, dia sudah di pindahkan oleh pihak dokter.


"Sayang, aku datang. Maafkan aku, aku tak bisa menjaga mu dan anak kita dengan baik."


"Ohh iya, kenapa kamu tak memberitahu ku kalau kamu hamil? Kau membuat ku shock oleh dua hal secara bersamaan."


"Bangunlah, aku rindu pada mu sayang. Aku tak ingin kamu seperti ini, aku ingin kita seperti dulu lagi." Ucap Raka berderai air mata, dia tak sanggup melihat istri nya seperti ini. Ternyata dia sangat mencintai istri nya ini.


Haris masuk dengan wajah sedih nya, dia juga merasakan hal yang sama dengan Raka. Dia adalah abang dari istri sahabat nya sendiri.


"Kau sudah menemukan dalang dari semua ini Raka? Bagaimana kau bisa membiarkan dia bebas berkeliaran, sedangkan adik ku tengah berjuang untuk hidup." Ucap Haris, dia kembali menitikkan air mata nya. Saat melihat berbagai alat kesehatan yang menempel di tubuh Lita.


"Aku pasti akan menemukan nya Bang, aku berjanji. Aku bahkan sudah mengerahkan anak buah mafia milik Pak El."


"Jangan berjanji, kau juga sudah berjanji untuk menjaga Lita tapi nyata nya, apa? Kau teledor hingga membuat adik ku begini." Ucap Haris sinis.


"Maafkan aku Bang, aku sudah menyuruh orang untuk mengikuti Lita, tapi mereka tidak becus."


"Sama seperti bos nya, tak becus memang." Sindir Haris.


"Mas sudah, suasana saat ini tak bagus untuk bertengkar dan saling menyalahkan. Tugas kita mencari dalang dari semua ini, jangan sampai dia lolos Raka."


"Aku.... " Ucapan Raka terpotong karena ponsel nya berbunyi.


"Hallo Bos, kami sudah menemukan pelaku nya. Dia ada di gudang biasa." Ucap orang suruhan nya, membuat Raka seketika mengepalkan tangan nya geram.


"Bagus, aku kesana sekarang." Raka mematikan sambungan telpon nya sepihak.


"Ada apa?" Tanya Haris.


"Anak buah Pak El sudah menemukan pelaku nya Bang, mau ikut?" Tanya Balik Raka.


"Aku ikut, aku ingin melihat seperti apa orang yang sudah berbuat jahat pada adik ku."


"Jagain Lita ya, sebentar lagi Mama juga kesini kok." Ucap Raka pada Bella, dan Bella hanya mengangguk.


🥀


Satu jam kemudian, Raka dan Haris sudah sampai di gudang itu. Dengan langkah lebar dan amarah yang menggebu, mereka masuk ke dalam gudang itu.


Terlihat seseorang tengah duduk, tangan dan kaki nya di ikat. Kepala nya di tutup, tapi rambut panjang nya jelas terlihat.


Raka cukup tertegun saat melihat warna dan bentuk rambut itu, seperti familiar dan sering dia lihat.


"Buka penutup nya."


Para anak buah yang berbaris rapih pun menuruti perintah Raka, dan membuka penutup kepala nya.


"Lepaskan aku sialannn... " Teriak nya dengan emosi.

__ADS_1


"Jangan berisik, kau yang sialan." Teriak Raka tak kalah emosi nya. Dia menatap wajah menjijikan di depan nya.


"Ibu tiri yang jahat, psikopat. Berani-beraninya berbuat jahat pada istri ku." Ucap Raka, ya orang itu adalah Catherine.


"Tak kapok berurusan dengan ku hah? Kau dendam padaku kan? Kenapa bukan aku dan malah Lita."


"Aku membenci gadis itu karena dia merebut kau dari ku." Ucap Catherine dengan tak tau malu nya.


"Aku bukan milik siapa-siapa, aku milik Lita istriku."


"Ckkk, kau bahkan tak melirik ke arah ku karena gadis menyebalkan itu." Ucap Catherine.


"Dia bukan gadis menyebalkan, dia istri ku. Istri kesayangan ku."


Plakk...


Raka menampar wajah Catherine, hingga dia terhuyung ke samping.


"Itu belum seberapa dengan kejahatan mu perempuan sialan, belum cukup kau merebut ayah ku? Lalu sekarang mengacau lagi dan menyakiti istri ku"


"Kita apakan wanita ini Bang?" Tanya Raka. Melirik ke arah Raka.


"Berikan dia pelajaran yang setimpal." Jawab Raka santai,


Raka maju ke depan Catherine, dan mengeluarkan silet dari saku jas nya.


"Mari bersenang-senang dulu, sudah lama aku tak menyiksa orang."


"Kenapa? Kau membuat istri ku kesakitan, bahkan bayi ku harus pergi." Teriak Raka, tersulut emosi.


"Maafkan aku Raka."


"Tak mempan untuk ku, mau kau menangis darah pun aku tak peduli." Ucap Raka tegas.


Srettt...


Raka menyayat pipi kanan Catherine.


"Arghhhh sakitt.. "


"Itu untuk merebut ayah dari ibu ku."


Srettt...


"Ini untuk memperlakukan Lita dengan kejam."


Srett..


"Ini untuk percobaan membunuh Lita."

__ADS_1


Wajah Catherine sudah di penuhi dengan lelehan darah segar, yang mengalir dari luka sayatan.


"Kau benar-benar psikopat."


"Aku sudah memberi tahu mu bukan? Jangan bermain-main dengan ku, ini akibat nya. Meski pun aku psikopat, aku tetap bisa berlaku romantis dan penyayang pada orang terdekat ku."


"Kau sendiri? Kau tak peduli pada siapa pun." Ucap Raka.


"Baiklah, aku tak masalah jika harus mati sekarang. Tapi aku minta ,jaga adikku."


"Kau punya adik? sejak kapan?" Tanya Raka sinis.


"Dia yang sudah menolong istri mu bodohh, dia mengorbankan hidupnya demi perempuan sialan itu."


Raka terhenyak, dia baru ingat kalau Lita di selamat kan oleh seseorang. Dan itu adik nya Catherine? Siapa?


"Baiklah, ada kata-kata terakhir?"


"Tak ada, aku sudah puas telah membuat istri mu kesakitan." Jawab Catherine dengan angkuh, dan itu kembali menyulut emosi seorang Raka.


"Rasa nya tak adil membiarkan mu mati dengan mudah."


"Bawa dia ke markas Red Rose." Perintah Raka, dan mereka segera melakukan tugas nya.


Menyeret Catherine dengan kejam dan sadis, ya begitulah Mafia.


"Aku baru melihat sisi lain dari pria bucin yang begitu mencintai istri nya." Ucap Haris. Dia berpangku tangan dan melirik ke arah Raka.


"Siapa pun bisa jadi singa jika terusik Bang, aku tak rela istri ku kesakitan."


Haris menganggukan kepala nya, ucapan Raka ada benar nya. Dia bisa menjelma jadi orang lain, jika itu menyangkut orang yang dia kasihi.


"Yang jadi pertanyaan disini, siapa adik Catherine?" Tanya Haris.


"Kita tinggal pergi ke rumah sakit dan mencari nya, pasti mereka masuk rumah sakit yang sama kan?" Tanya Balik Raka pada Haris.


" Ya benar, ayo kita pergi. Lita sudah menunggu." Ucap Haris, meski sebenarnya ada kesedihan di dalam ucapan nya. Dia sangat berharap Lita segera bangun dan kembali menjadi adik nya yang ceria seperti kemarin-kemarin.


Raka mengeluarkan ponsel nya, dan menelpon seseorang.


"Cari informasi tentang seorang pria yang menyelamatkan istri ku dari tabrakan itu. Kirim besok pagi." Ucap Raka tegas, dan setelah itu dia mematikan sambungan ponsel itu.


Haris menggelengkan kepala nya, Raka seperti orang lain jika sedang marah. Aura mafia nya sangat kuat, tapi dia belum tergoda oleh dunia gelap itu.


🌻🌻🌻


Bagaimana ekspresi Raka saat tau siapa adiknya Catherine ya?😁


Tinggalkan jejak dan tap favorit ya beb😘

__ADS_1


Salam hangat dari Lita&Raka❤️


__ADS_2