Mencintai Adik Sahabatku

Mencintai Adik Sahabatku
Siapa Hana?


__ADS_3

Saat mereka sampai di rumah, terlihat mobil Haris sudah terparkir rapi di halaman rumah.


" Darimana saja?" Tanya Haris, mengintrogasi adik dan kekasih nya itu.


" Mampir dulu ke minimarket, ayang ku mau jualan mie instan." Jawab Raka santai. Padahal dia menyindir Lita yang tak terkendali saat melihat mie instan ala korea itu.


" Jangan menyindir, dahlah aku masuk dulu."


" Jangan marah sayangku, aku pamit pulang dulu ya? Besok kakak jemput." Ucap Raka.


" Iya yang, aku masuk dulu mau menata ini di rak sama mandi, lengket." Jawab Lita.


" Yangg.. " Panggil Raka, sebelum Lita benar-benar hilang dari pandangan nya.


"Apa lagi yangku?" Tanya Lita dengan nada kesal.


" Sun dulu dong, kan udah di beliin mie sama cemilan. Pembalut juga." Ucap Raka, sambil tersenyum genit, bahkan memainkan alis nya naik turun.


Raka menunjuk bibir nya dengan jari nya, meminta Lita untuk mencium nya. Dengan pasrah, Lita mendekat dan mencium kilat bibir Raka.


" Sudah ya." Ucap Lita, dia juga mengusap bibir Raka yang basah karena ciuman nya.


" Iya, kakak pulang dulu. Jangan lupa tanyain, siapa wanita tadi sama Abang mu." Peringat Raka.


" Iya kak, udah ah, sana pulang." Usir Lita


" Ngusir nih ceritanya?" Tanya Raka.


" Nggak ngusir, kata nya tadi mau pulang.." Jawab Lita dengan kesal.


" Yaudah, aku pulang dulu. See you my Love." Ucap Raka, lalu melangkahkan kaki nya mendekati mobil nya.


Lita menggelengkan kepala nya, My Love katanya? Panggilan yang cukup keramat untuk nya.


Setelah memastikan mobil Raka pergi, Lita cepat masuk ke dalam rumah dan segera membersihkan diri.


🥀


Malam hari nya, terlihat Haris sedang duduk di ruang tamu, menonton acara sepak bola luar negeri.

__ADS_1


Lita mendekati nya dan duduk di samping Haris, tak lupa dia juga membawakan secangkir kopi hitam.


"Abang?" Panggil Lita, dengan lirih.


"Iya ,kenapa dek? Mau ngomong sesuatu?" Tanya Haris, to the point. Dia sudah tau gelagat Lita, tak biasa nya dia akan duduk di dekat nya.


"Apa kakak kenal dengan seorang perempuan bernama Hana?"


Deg..


Haris mematung seketika, dari mana adiknya tau tentang Hana?. Bahkan dia tak pernah membahas atau sekedar menyebut kan nama perempuan itu.


"Siapa Hana bang?" Tanya Lita lagi.


Haris masih diam, entah apa yang harus dia ceritakan pada Lita. Hana tak lebih dari wanita di masa lalu Haris.


"Darimana kamu tau Hana?" Tanya Haris, bukan nya menjawab, Haris malah balik bertanya.


"Tadi sore, saat aku keluar dari minimarket, ada yang nepuk pundak aku terus dia tau nama aku Bang."


" Terus?"


" Dia bilang, nama nya Hana, dan dia adalah mantan kekasih Abang, aneh menurut ku. Karena setau ku, abang gak pernah pacaran kan? Terus ngapain dia ngaku kalo dia mantan pacar abang?" Tanya Lita.


"Hana, dia adalah cinta pertama Abang dek. Tapi itu sudah lama sekali, bahkan Abang gak pernah ketemu dia lagi setelah lulus SMA." Jawab Haris, dan membuat Lita membulatkan mata nya karena terkejut atas pengakuan Haris.


"Dulu kami memang pernah punya hubungan, tapi orang tua nya tidak setuju dengan Abang, karena abang orang gak punya, dan kucel."


"Tapi dulu, Hana terus mempertahankan hubungan nya dengan kakak dan kami tetap menjalani hubungan secara backstreet."


"Sampai suatu hari, kami ketahuan masih menjalani hubungan. Dan orang tua Hana marah besar, Dia langsung memindahkan Hana ke luar negeri, dan setelah itu Abang gak pernah ketemu lagi sama dia." Jelas Haris.


Jujur saja, masih ada sedikit rasa sakit yang di tinggalkan Hana bersama nya. Tapi dia tak mungkin terus terpuruk kan? Memohon, bahkan hingga menangis darah pun takkan ada yang bisa mengembalikan Hana. Selama orang tua nya menilai orang dari kasta, padahal Harta dan kekayaan hanya lah titipan sementara saja.


Uang bisa di cari, dengan usaha pasti akan mendapatkan hasil nya setimpal. Usaha takkan menghianati hasil, begitu lah kalau kata pepatah.


"Sekarang dia sudah kembali Bang." Ucap Lita lirih.


"Biarkan saja, apa peduli Abang. Hana hanya masa lalu saja, sekarang Abang sudah punya Bella, yang bisa mengerti." Jawab Haris mantap.

__ADS_1


"Lita cuma khawatir aja kalau Hana bakalan jadi orang ketiga dalam hubungan Abang sama Bella." Ucap Lita lirih.


" Abang gak bakal biarin semua itu terjadi, dek."


"Baiklah, kalau di pikir-pikir hubungan abang sama kak Raka itu hampir mirip ya kan?"


"Iya juga sih, entah ini suatu kebetulan atau memang takdir yang mempertemukan kita, dengan nasib cinta pertama yang hampir sama. Sama-sama tragis." Jawab Haris lirih.


"Kita bisa menjadi lebih baik lagi, karena ada nya masa lalu kan? So, jalani saja hidup kita. Masa depan itu kita sendiri yang menentukan."


"Ehh.. Ehh.. Tapi kisah cinta pertama aku juga hampir mirip sama Bella loh bang." Ucap Lita pelan.


" Beneran?" Tanya Haris.


" Heem, Kalo aku putus gara-gara mantan pacar sialan itu selingkuh, kalo Bella cerita nya kurang lebih mirip sama Abang. Orang tua pacar nya gak restuin hubungan mereka." Jawab Lita, memang begitu fakta nya.


Haris hanya menganggukan kepalan nya.


"Kalo gitu, Lita tidur dulu deh, besok kuliah nya masuk pagi." Pamit Lita.


" Abang juga, jangan tidur terlalu malam yak. Jangan begadang." Peringat Lita.


" Iya adikku yang bawel." Ucap Haris. Lita hanya cengengesan dan pergi ke kamar nya.


"Hana, kenapa kamu kembali? Apa belum puas kamu mempermainkan ku, dan membuat ku sakit?" Gumam Haris, dia mengacak rambut nya.


"Kuharap takdir tak sebercanda itu hingga mempertemukan aku dengan mu, aku tak ingin hal itu terjadi. Aku sudah cukup bahagia dengan pilihan ku yang sekarang, Bella."


Haris menyandarkan punggungnya ke sandaran sofa, dia memejamkan mata nya sebentar. Seketika itu, ingatan tentang bagaimana orang tua Hana memperlakukan nya dulu, bahkan Haris seperti tak memiliki harga diri di depan mereka.


Tapi Hana, sangat berbeda jauh dengan orang tua nya. Dia sosok yang baik dan tidak menilai seseorang menurut derajat nya, itu lah yang membuat Haris jatuh cinta Pada Hana. Tapi itu tak berlangsung lama, hanya sekitar 5 bulanan.


Setelah kepergian Hana, bahkan Haris tak pernah mempunyai kekasih lagi. Karena masih cukup trauma dengan sebuah hubungan, mungkin.


🌻🌻


Sabar ya abang Haris😭


jangan lupa kasih dukungan dan semangat buat author dengan like, komen, vote dan follow akun author. happy reading❤️

__ADS_1


tap favorit juga yaw😍


doain author cepet sembuh, biar bisa crazy up lagi☺️🙏


__ADS_2