Mencintai Adik Sahabatku

Mencintai Adik Sahabatku
Pemboros


__ADS_3

" Cieee,,, terjadi apa bang?" Tanya Lita, dia mengintip ke kamar Haris.


Haris yang sedang senyam-senyum sendiri pun menoleh ke arah Pintu, Lita tersenyum jahil melihat Abang nya.


" Sejak kapan kamu disitu Dek? Bikin orang jantungan aja."


" Sejak Abang senyum-senyum kayak orang kesambet. Ada apa bang?" Jawab Lita.


" Dek, kamu tuh hobi banget kepoin abang." Jawab Haris ketus.


" Ya gapapa dong," Jawab Lita.


" Nanti kalo udah resmi, abang kasih tau yak." Ucap Haris dengan senyum manis nya.


" Fiks nih sama Bella?" Tanya Lita, dia menaik turunkan alis nya.


Haris tak menjawab nya, dia sudah tertangkap basah.


Lita keluar dari kamar Haris, andaikan saja besok masuk kampus. Pasti dia akan menanyai sahabat nya Bella, tapi besok adalah hari minggu. Dan tadi siang adalah hari terakhir kuliah di minggu ini.


Seketika sebuah lampu keluar dari kepala Lita, dia mendapat ide.


" Gimana kalo besok ngemall ngajakin Bella sama abang ya? Jadi nya double date." Gumam Lita, saat ini dia sedang rebahan di dalam kamar nya.


" Pasti abang gak bakal nolak kalo ada Bella." Gumam Lita lagi, mengingat Haris tidak suka ngemall atau jalan-jalan. Dia lebih suka di kamar nya membaca buku atau bermain game, jika weekend.


🥀


Siang Hari nya, Lita sudah bersiap karena sebentar lagi Raka akan menjemput nya. Dia juga sudah memberitahu Bella, agar main ke rumah nya hari ini.


Awalnya Bella menolak dengan alasan malu karena di rumah ada Haris, tapi dengan segala akal bulus nya akhirnya Bella setuju karena Lita bilang abang nya pergi dengan Raka.


" Lahh, gue pake alesan Abang pergi sama Raka. Dia kan tau kalo mereka berdua lagi gak akur, gapapa deng yang penting dia percaya." Gumam Lita.


Tak lama, terdengar Bell di pencet dari luar. Dengan cepat Lita keluar dari kamar nya dan membuka kan pintu.


Terlihat Bella sudah datang dengan pakaian ootd nya, dan tas ransel di punggung nya.



" Mau kemana Lit udah cakep?" Tanya Bella.


" Mau nyambut sahabat aku yang paling baik dan cantik ini." Ucap Lita, dia memeluk Bella dengan erat.


" Aku curiga sama kamu, Lita." Ucap Bella, mata nya memicing memindai ekspresi wajah Lita.


" Gak usah curiga-curigaan lah, aku bukan penjahat beb. Ayo masuk." Ajak Lita.


" Mobil abang kamu ada Lit, kata nya pergi." tanya Bella.


Saat masuk ke dalam, mata Bella membulat saat melihat Haris baru turun dari lantai dua.


" Ehhh, ada Bella." ucap Haris, dia menggaruk tengkuk nya.

__ADS_1


Bella mencubit paha Lita hingga Lita meringis kesakitan.


" Belajar bohong ya kamu? Ngeselin." Ucap Bella dengan pelan.


" Maafin aku beb." Ucap Lita dengan ringisan.


" Ngapaian pada berdiri, duduk." Perintah Haris.


Lita berjalan ke arah sofa di ikuti Bella, terlihat dia canggung. Apalagi jika mengingat kejadian kemarin, dimana Haris mencium kening nya sebelum pulang. Membayangkan nya saja membuat wajah Bella merona.


🥀


Lima belas menit kemudian, Raka datang dengan pakaian casual nya. Memakai hoodie dan celana jeans sobek di bagian lutut nya.


" Ganteng banget pacar aku." Ucap Lita, dia langsung menggelayut manja di lengan Raka yang baru sampai.


" Dekk, jaga jarak. Walaupun dia kekasihmu, dia tetap pria normal." Ucap Haris ketus.


" Ya gak mungkin juga kali kalo gue ngelakuin nya depan Lu. Ayolah udah siang, mau ikut?" Tawar Raka.


" Kemana?" Tanya Haris.


" Ngemall, ajak jalan-jalan calon istri." Jawab Raka, Lita tersipu mendengar ucapan Raka.


" Calon istri apaan, tunggu dah gue siap-siap dulu." Haris pun langsung pergi ke kamar nya.


Bella menghela nafas nya, heran dengan sikap Lita. Entah rencana apa lagi yang sedang ada di otak sahabat nya.


" *Litaa.. Rencana apa lagi yang sedang kamu lakuin? Kemaren aja sukses bikin aku melongo." Batin Bella.


Singkat nya mereka berempat pun berangkat ke mall dengan dua mobil, tujuan Lita hanya satu. Dia ingin sahabat dan abang nya menjadi dekat lalu menjalin hubungan.


Awalnya Bella menolak ikut, tapi Lita membujuk nya dengan sejuta rayuan.


Tak lama, mereka sudah sampai di mall terbesar di kota ini.


" Yang mau beli skincare merk apa?" Tanya Raka.


" Sebelum ini aku gak pernah pake skincare kak, aku cuma suka pakai bedak bayi."


" Tapi kok bisa ini wajah mu selembut dan semulus ini sayang?" Tanya Raka.


" Mana aku tahu yang, kulit gak bisa bicara." Jawab Lita, dia mengendikan bahu nya.


" Kamu ini yak." Ucap Raka, dia mengacak-acak rambut Lita gemas. Disaat perempuan lain berburu skincare, tapi tidak dengan Lita, dia lebih memilih memakai bedak bayi.


" Mbak, bungkus satu set skincare yang terbaik ya." Ucap Raka pada SPG di toko kosmetik.


" Baik Pak." Jawab SPG itu dan segera membungkus nya. Setelah selesai membayar, Raka mengajak Lita ke toko pakaian. Disana Raka juga memaksa Lita untuk memilih dress yang dia suka.


Akhirnya, setelah cukup lama berkeliling. Lita tertarik dengan dua dress yang manis bermotip Bunga dan daun.


Tanpa kata, Raka langsung membeli nya. Dia sangat suka mendandani kekasih nya.

__ADS_1


" Cape yang, laper." Ucap Lita manja.


" Yaudah kita makan di foodcourt ya." Ajak Raka, Lita mengangguk dan mereka pun pergi.


Di jalan, sekilas mereka melihat Haris dan Bella yang sedang tertawa bersama.


" Misi ku selesai Bella, sekarang terserah pada mu." Gumam Lita ,dia senang akhirnya mereka menjadi dekat.


Saat masuk ke mall tadi, mereka berempat berpencar ke tempat yang di tuju masing-masing, demi kesuksesan misi Lita yang ingin mendekatkan Bella dan Haris.


" Liatin apa sayang?" Tanya Raka.


" Enggak yang, ayo makan." Ucap Lita.


Raka melihat ke arah pandangan Lita, dia melihat Bella dan Haris yang sedang berjalan santai dan saling berpegangan tangan. Secepat itu mereka dekat ,tak perlu usaha extra, mereka sudah memberikan respon yang baik.


" Semoga Lu bahagia Ris, gua cuma bisa doain Lo." Gumam Raka.


Raka dan Lita pun meninggalkan Haris yang sedang menikmati waktu nya bersama Bella.


Setelah selesai makan, Lita kelelahan dan mengajak Raka pulang.


" Abang mu gimana?" Tanya Raka.


" Nanti di kirimin pesan, kepala Lita pusing kak."


" Kita ke dokter yak?" Ajak Raka.


" Gak usah sayang, aku baik-baik saja." Tolak Lita.


" Aku gapapa sayang, ayo pulang. Istirahat sebentar, nanti juga sembuh."


" Baiklah, kamu ini memang keras kepala. Untung aku sayang." Ucap Raka.


" Sebenarnya aku pusing melihat jumlah belanjaan kakak tadi."


" Uang segini sedikit untuk kakak sayang" Jawab Raka.


" Lebih baik di tabung kak, jangan di hamburkan untuk hal yang tak penting" Peringat Lita.


" Baik sayang, aku menabung dan juga membelanjai mu sayang."


" Terserah kakak aja lah, pemboros."


" Boros dikit gapapa sayang."Jawab Raka.


" Boros lah pada tempat nya kakak"


Mereka berdua pun pulang, meninggalkan Bella dan Haris yang masih sibuk menikmati hari mereka.


🌻🌻🌻🌻


__ADS_1


jangan lupa kasih dukungan dan semangat buat author dengan like, komen, vote dan follow akun author. happy reading❤️


__ADS_2