Mencintai Adik Sahabatku

Mencintai Adik Sahabatku
Pelakor Sialan


__ADS_3

Lita masih mematung di ujung pintu ruangan Raka, dia melihat betapa kejam nya Raka jika dalam dunia bisnis.


" Masuk yang, kenapa berdiri disitu. Apa kau takut?" Tanya Raka.


Bagaimana bisa dia masuk, jika di dalam ruangan itu terdapat berkas yang berserakan dan tiga orang yang sedang bersimpuh di kaki Raka.


" Kenapa mereka yang?" Tanya Lita memberanikan diri, setelah dia termenung cukup lama.


" Mereka coba menipu dengan memberikan berkas yang mengajukan kerja sama, gila bukan?"


" Jika saja aku tidak jeli melihat kecurangan nya, bisa saja perusahaan ini rugi besar bahkan bangkrut. Mereka adalah tikus-tikus kecil pengganggu, dan mereka belum tau siapa Pemilik perusahaan ini yang sebenarnya."


" Bos El sudah sangat mempercayai ku, bagaimana aku bisa mengecewakan nya? Itu takkan pernah terjadi." Ucap Raka tegas, dia mengambil satu berkas dan membakar nya di hadapan tiga orang pria itu.


Raka menekan tombol telpon intercom untuk menghubungi salah satu bodyguard milik Elgar yang menyamar bekerja sebagai receptionist, bahkan dia adalah wanita petarung yang hebat.


" Selly, masuk ke ruangan ku. Bawa tikus-tikus kecil ini ke ruangan Pak El, aku ingin pergi bersama kekasihku." Ucap Nya di telpon.


" Bucin sekali anda, baiklah aku kesana." Jawab Selly di seberang telpon.


Tak butuh waktu lama, Selly datang dengan seragam serba hitam nya. Dia hanya akan memakai seragam itu jika akan bertugas menghabisi para pelaku kecurangan.


" Ikut saya, jangan membantah atau tidak kepala kalian bisa saja terlepas dari tempat nya sekarang juga " Ucap Selly, membuat Lita merinding disko.


Ketiga orang itu mengekor di belakang Selly menuju ruangan Manager. Sedangkan di ruangan yang berantakan ini, Raka dan Lita hanya saling memandang, dia belum pernah melihat Raka sekasar itu.


" Maafkan aku jika membuat mu takut sayang." Ucap Raka, dia mendekati Lita.


" Aku harus bertindak tegas terhadap penghianat, ya begini lah aku jika bekerja."


" Aku hanya shock saja yang, aku belum pernah melihat mu semarah itu." Jawab Lita.


" Mulai sekarang biasakan, ke depan nya mungkin kamu akan sering melihat ku seperti ini."


" Baiklah, tapi dalam hal pekerjaan saja. Jangan bersikap kasar pada ku, aku takut." Ucap Lita.


" Jika kamu berani selingkuh di belakang ku, aku akan memperlakukan mu seperti ketiga orang tadi." Ucap Raka dengan ancaman.


" Aku takkan pernah melakukan nya sayang." Jawab Lita.


" Sudahlah jangan takut, aku takkan pernah menyakiti orang yang paling aku cintai ini." Raka menguyel-uyel pipi gembul Lita.


" Sakit yang, jangan di giniin." Keluh Lita.


" Pipi mu sangat gembul dan menggemaskan sayang."


" Aku lapar, pengen makan nasi goreng kimchi sama tteokbokki." Ucap Lita. Raka cukup terkejut dengan permintaan Lita, tidak biasa nya dia meminta makan makanan korea.


" Kenapa? Aku habis nonton drakor tadi malam, jadi ngiler."


" Kapan?" tanya Raka, seingat nya saat dia masuk ke kamar Lita, dia sedang membaca novel.

__ADS_1


" Sebelum kakak masuk, aku gak belajar tapi ngedrakor." Jawab Lita.


" Pembohongan yak, jangan suka bohong yangg." Ucap Raka.


" Iya yang, ayoo makan." Ajak Lita, dia bergelayut manja di lengan Raka.


" Otewe sayang." Jawab Raka.


Mereka berdua keluar dari ruangan Raka, tak sengaja berpapasan dengan Haris yang baru saja keluar juga dari ruangan nya, dia berniat akan mengajak Raka makan siang, tapi Raka sudah bersama pawang nya.


" Kemana cukk?" Tanya Haris.


" Pacar ku pengen makanan korea, ngikut?" Tawar Raka.


" Traktir yak, belum gajian nih." Ucap Haris, sambil tersenyum jahil.


" Doyan gratisan aja Lu, ayok lah." Ucap Raka.


Mereka bertiga pun langsung meluncur ke salah satu restoran yang menyajikan makanan korea, lengkap dengan side dish seperti kimchi dan acar lobak.


Lita terlihat berbinar saat pertama kali masuk ke dalam restoran, sebelum nya dia tidak pernah makan ke restoran seperti ini.


" Kita duduk disana." Ajak Raka, memilih meja yang terletak di dekat kaca besar.


Lita dan Haris mengikuti Raka ke meja itu, dan mereka langsung di datangi waiters. Setelah memesan, waiters itu pergi untuk menyiapkan pesanan mereka.


Tak butuh waktu lama, beberapa menu sudah tersaji di depan mereka.


Lita tampak sangat menikmati makanan nya, juga dengan Haris. Raka tersenyum tipis melihat dua kakak beradik itu, dia juga mulai memakan makanan nya.


🥀


Setelah selesai makan, mereka pun kembali ke perusahaan. Masuk ke ruangan mereka masing-masing, tentu dengan Lita yang akan menunggui Raka bekerja.


Baru saja dia duduk di kursi nya, ketukan di pintu membuat nya mengalihkan pandangan nya.


" Masukk." Ucap Raka.


Seorang wanita cantik datang dengan pakaian sexy dan sepatu hak tinggi, juga dengan belahan dada yang rendah. Membuat Lita menatap wanita itu dengan sinis.


" Bapak di panggil oleh manager untuk ke ruangan nya." Ucap Wanita itu.


" Baik, saya kesana sekarang."


" Mari pak."


" Sayang, aku ke ruangan Pak El sebentar. tunggu disini, jangan kemana-mana." Ucap Raka.


" Iya sayang, jaga mata mu." Ucap Lita sinis.


Raka mengerti dengan ucapan Lita pun mengangguk pasti, dia takkan mengcewakan Lita.

__ADS_1


Raka keluar dari ruangan nya, dan berjalan berdampingan ke ruangan Manager.


" Kenapa kau juga ikut?" Tanya Raka.


" Saya menemani Bapak."


" Saya sudah cukup lama bekerja disini, dan saya tau persis dimana ruangan Pak El, jadi saya gak bakalan nyasar." Ucap Raka ketus.


" Satu lagi, perbaiki cara berpakaian mu itu. Kau terlihat seperti tante girang."


Dia meninggalkan wanita itu yang melongo mendengar ucapan Raka, sudah lama dia mengincar Raka untuk dia dekati.


Raka pergi ke ruangan Pak El, dan wanita itu kembali ke ruangan Raka. Bahkan dia masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dulu, hingga mengagetkan Lita yang sedang menonton drama korea nya.


" Apa ada yang ketinggalan?" Tanya Lita.


" Tidak." Jawab nya dengan angkuh, dia memindai penampilan Lita dari atas sampai bawah.


" Apa bagus nya dirimu di bandingkan dengan ku, cara apa yang kau gunakan untuk mendapatkan Pak Raka?" Tanya Wanita itu dengan sombong nya.


" Tidak menggunakan cara apa pun, dia yang datang sendiri pada ku." Jawab Lita, dia masih terlihat santai.


" Apa aku akan percaya dengan bualan mu itu? Tak mungkin Pak Raka akan datang pada gadis kecil sederhana seperti mu."


" Percaya atau tidak, itu urusan mu. Sudahlah, pergi jangan mengganggu ku." Usir Lita, dia sudah muak dengan wanita di depan nya.


" Kau mengusirku hah? Aku yakin kau hanya memanfaatkan Pak Raka kan?"


" Heii, punya hak apa anda membentak saya? Apa bisa kau di bandingkan dengan ku hah?" Ucap Lita, dengan nada tinggi juga.


" Kau hanya simpanan Pak Raka kan? Aku yang akan menjadi kekasih Pak Raka yang resmi." Ucap Wanita itu dengan percaya diri.


" Cihhh, Pelakor sialan." Ucap Lita berdecih.


" Kau bilang apa hah?"


" Pelakor sialan." Ulang Lita.


Wanita itu terlihat marah, wajah nya memerah dan tangan nya terkepal. Dia maju dan ingin menampar Lita, tapi sayang Lita sangat cepat mencekal tangan nya.


" Singkirkan tangan kotor mu dari tangan ku." Teriak wanita itu, seolah dia adalah korban disini.


" Hentikan akting mu Anya!"


🌻🌻


Gantungin biar rame🤭🤭


jangan lupa kasih dukungan dan semangat buat author dengan like, komen, vote, dan follow akun author. happy reading❤️


tap favorit juga yaww😘

__ADS_1


__ADS_2