Mencintai Adik Sahabatku

Mencintai Adik Sahabatku
Perdebatan Tanda Merah


__ADS_3

" Abang.." Panggil Lita dengan manja. Dia juga menunjukan cincin manis bertahta berlian yang melingkar di jari manis nya.


" A-apa kau melamar adik ku?" Tanya Haris, dengan bahasa formal.


" Ya, aku menepati janji ku untuk menjadikan Lita istri ku satu-satunya dan ibu dari anak ku nanti." Jawab Raka serius.


" Ahhh syukurlah, aku lega mendengar nya." Ucap Haris, dia mengusap dada nya pelan. Lita sudah berstatus tunangan Raka saat ini.


" Btw, selamat untuk kalian berdua. Semoga hubungan ini langgeng sampai kalian menua bersama."


" Terimakasih Bang." Ucap Lita dan Raka bersamaan.


" Bagaimana dengan orang tua mu Raka?" Tanya Haris.


" Apa peduli mereka? Biarkan saja, dengan atau tanpa restu dari mereka aku akan tetap menikah dengan Lita." Jawab Raka.


" Bagaimana Lita? Kamu siap dengan semua konsekuensi nya?" Tanya Haris.


Lita melirik sekilas ke arah Raka yang ternyata juga sedang menatap nya dengan pandangan khawatir.


Lita menghembuskan nafas nya pelan, sebelum menjawab sesuatu yang akan mereka hadapi di masa depan.


" Aku menerima apa pun keadaan Kak Raka, Bang. Aku tak masalah jika nanti orang tua nya membenci ku, asalkan suami ku tetap bersama ku, maka aku akan tetap bahagia."


" Aku tau, hubungan yang dia awali dengan sebuah kesalahan akan sangat mudah goyah. Tapi, aku akan berusaha meluluhkan hati mereka. Biarlah mereka menganggap ku tak tau malu, tapi aku mencintai Raka, aku dan dia berhak bahagia dengan pilihan kami."


Jawab Lita tegas, bahkan tak ada sedikit pun keraguan dari sorot mata nya.


" Adik ku sudah besar ternyata." Ucap Haris sambil tersenyum.


" Terimakasih sudah bijak dalam memilih keputusan." Ucap Raka.


" Mari kita berjuang bersama." Ajak Lita, dan Raka mengangguk, dia menatap Lita dengan penuh cinta.


🥀


Keesokan hari nya, Lita berjalan ke dalam gedung kampus tempat nya menuntut ilmu selama hampir 2 tahun ini. Dia berjalan dengan riang nya, dan itu tak luput dari pandangan Bella, sahabat nya.


" Widihh, kayak nya ada yang lagi bahagia nih. Cerita dong." Ucap Bella.

__ADS_1


" Nih.. " jawab Lita, dia menyodorkan tangan nya kepada Bella.


" Lu di lamar sama Kak Raka?" Tanya Bella heboh, Lita hanya mengangguk sambil tersenyum manis.


" Ahhh selamat my bestie." Ucap Bella lagi, dia memeluk Lita dengan erat.


" terimakasih beb." Jawab Lita.


" Aku ikut senang untuk mu, akhirnya kamu mendapat kan kebahagiaan mu, dan dengan pilihan mu sendiri." Ucap Bella.


" Terimakasih beb, kamu juga selalu ada untuk ku dan terus memberi support saat hubungan ku dan Kak Raka masih belum terjalin sekuat ini." Ucap Lita.


" Itu guna nya temen kan?" Tanya Bella, Lita tersenyum dan mengangguk lagi.


Sampai senyuman kedua nya hilang saat sosok pria menyebalkan, menghampiri mereka dan bahkan duduk di samping Lita, tanpa izin.


Brandon tersenyum nakal pada Lita, bahkan dia juga menaik turunkan alis nya. Membuat Lita bergidik ngeri melihat kelakuan Brandon.


" Aku kira cuma cewek yang bisa jadi murahan, ternyata cowok juga bisa." Cibir Lita.


" Jangan so jual mahal lah, aku tau kelakuan mu jika di luar kampus. Apa kamu yakin masih gadis?" Tanya Brandon dengan nada mengejek.


" Dan sebrengsek apa pun seorang laki-laki, pasti dia akan menjaga apa yang harus dia jaga, jika dia benar-benar mencintai, dia takkan merusak masa depan orang yang dia cinta." Ucap Lita tegas, dengan tatapan mata yang menajam.


" Apa kau bisa menjamin kalau dirimu masih utuh?" Pancing Brandon.


" Tentu saja, aku takkan memberikan mahkota berharga ku pada sembarang laki-laki, apalagi jika belum sah." Jawab Lita.


" Aku tidak yakin, apalagi dengan tanda kemerahan di leher mu." Ucap Brandon, dia sempat melihat nya tadi, saat Lita menyibak rambut nya.


Lita diam, dia merasa gagal menutupi bekas cumbuan Raka kemarin siang.


" Saat bertemu dengan ku di mall, tanda itu belum ada." Ucap Brandon lagi, dia sengaja menguji kesabaran Lita.


" Hahahaa, kau baru sadar? Bahkan tanda ini sudah ada sejak dua hari yang lalu." Ucap Lita, seolah dia mengatakan kebenaran.


" Kalau tanda itu sudah dua hari yang lalu, pasti takkan semerah itu pasti sedikit memudar, bisa di pastikan itu baru di buat. Aku tidak sebodoh itu, Lita." Ucap Brandon kekeuh.


" Terserah kau saja, kalau pun aku melakukan nya biar saja. Apa urusan nya dengan mu, toh dia calon suami ku." Bangga Lita, sambil berpura-pura membenarkan letak cincin di jari nya.

__ADS_1


Bella tersenyum melihat perdebatan itu, dia tau Brandon menyimpan hati pada sahabat nya. Dia juga diam-diam mengambil video mereka yang tengah berdebat itu dengan ponsel nya dan mengirimkan nya pada Raka.


" Dia melamar mu?" Tanya Brandon dengan ekspresi terkejut.


" Ya, jadi kau sudah tak punya kesempatan untuk bersama ku. Kau kalah cepat, terlambat satu langkah di depan kekasih ku, Raka Perwira." Jawab Lita, bahkan secara langsung membanggakan kekasih nya.


Brandon mengepalkan kedua tangan nya, dia sangat kesal. Kenapa Raka harus melamar Lita, secara langsung dia harus mundur satu langkah.


Dia juga menyadari bahwa Raka bukan orang biasa, terbukti dari aura dingin yang sangat mendominasi.


Brandon bangkit dan pergi meninggalkan Lita dan Bella yang sudah tersenyum penuh kemenangan.


" Gila sih Lu beb, kayaknya si Brand kena mental."


" Biarin aja lah, gue cuma mau fokus sama hubungan gue aja." jawab Lita, setelah nya mereka segera pergi ke kelas, sebentar lagi dosen akan masuk.


" Tutupin bekas cup*ng Lu tuh, nanti keciduk pak dosen." Bisik Bella, saat mereka baru saja sampai di kelas. Dengan cepat, Lita mengambil concealer dari tas nya dan memakai nya, untuk menyamarkan maha karya Raka kemarin.


🥀


Sedangkan di kantor, Raka tampak kesal setelah melihat video perdebatan Lita dengan Brandon.


" Bocah tengil itu mengganggu kekasih ku, sialan." Gumam Raka, dia mengepalkan tangan nya dan meninju kan nya pada meja yang tak bersalah.


" Lihat saja, jika kau mengganggu gadis ku bahkan melukai nya. Akan ku pastikan kau akan jadi santapan harimau nya Pak El." Gumam Raka Lagi.


Elgar adalah salah satu anggota mafia yang cukup di takuti di dunia gelap itu, dia memiliki markas yang sangat besar dengan banyak tawanan dan binatang buas yang siap menampung korban kekejaman nya.


Salah satu nya Harimau, dia memelihara sepasang harimau dewasa yang sangat luar biasa besar nya. Disana juga ada sebuah danau kecil tempat para buaya ganas hidup.


Raka pernah beberapa kali mengantar atasan nya itu ke markas Red Rose, tapi karena tempat itu sangat berbau amis dan banyak darah, juga teriakan kesakitan, Raka tak sanggup jika harus berlama-lama di tempat menakutkan itu.


Tapi jika Brandon menyakiti Lita, dengan senang hati dia akan membawa Brandon ke markas dan memberi nya pada hewan peliharaan Elgar.


Sudah beberapa kali Elgar dan Adam mengajak nya untuk berkecimpung di dunia gelap itu, tapi Raka menolak karena dia takut dengan darah. Itu alasan nya, dia boleh terlihat menakutkan di luar, tapi hati nya selembut sutra.


🌻🌻🌻


jangan lupa jejak nya yak😁 author cape di ghosting🤭

__ADS_1


tap juga favorit dan follow akun author, happy reading❤️


__ADS_2