Noda Menjadi Yang Ke 2

Noda Menjadi Yang Ke 2
Masalah yang belum selesai


__ADS_3

Di saat Emila sedang fokus menata hidupnya yang baru setelah kembali ke ibu kota, Arkana justru sibuk mencari keberadaan Emila yang tidak tahu dimana rimbanya. Sudah berbagai cara Arkana lakukan untuk mencari keberadaan Emila tapi tak kunjung mendapatkan hasil.


Edgar yang turut andil mencari keberadaan Emila pun dibuat bingung kenapa kepergian Emila tidak dapat terdeteksi oleh mereka sama sekali.


"Jika Emila benar-benar pergi dari kota ini, kenapa aku dan Arkana tidak bisa mendapatkan data kepergiannya. Tidak ada satu pun tempat transportasi yang menunjukkan data keberangkatan Emila dan ibunya." Edgar benar-benar dibuat bingung memikirkannya. "Kasihan sekali Arkana, saat ini hidupnya menjadi kacau karena kepergian Emila." Lanjutnya kemudian.


Kepergian Emila benar-benar membuat hidup Arkana berubah drastis. Arkana yang biasa pekerja keras kini melakukan pekerjaan dengan tak bersemangat. Beberapa kali ia tidak menghadiri pertemuan penting yang diselenggarakan rekan bisnisnya. Arkana lebih memilih menyerahkan tugasnya pada asistennya dan mewakilinya untuk datang.


Kebetulan siang itu Edgar tak memiliki kegiatan lagi di rumah sakit sehingga Edgar memutuskan untuk pergi ke perusahaan milik Arkana yang berada dekat dengan tengah kota.


"Ar..." baru saja masuk ke dalam ruangan kerja Arkana, Edgar dibuat menghela nafas panjang melihat Arkana yang termenung di depan jendela ruangannya sambil menghisap sebatang rokok di tangannya.


"Kau datang?" Tanya Arkana tanpa menatap pada Edgar.


Edgar tak menjawab. Ia melangkah mendekati Arkana lalu menepuk pundak Arkana. "Sampai kapan kau akan seperti ini, Ar? Aku tahu kepergian Emila sangat berat untukmu karena dia pergi membawa calon anakmu. Tapi kau juga harus memikirkan hidupmu untuk ke depannya."

__ADS_1


Arkana menoleh pada Edgar. "Untuk saat ini biarkan aku fokus mencarinya lebih dulu." Jawabnya.


"Kau ingin fokus mencarinya dan mengabaikan pekerjaanmu begitu saja? Apa kau ingin di saat Emila kembali kondisi perusahaanmu dalam keadaan diambang kehancuran?" Edgar memberikan sedikit peringatan pada sahabatnya itu.


Arkana terdiam setelah mendengarnya.


"Begitu banyak hal yang harus kau selesaikan saat ini. Pekerjaanmu dan perceraianmu dengan Lady. Selesaikanlah satu persatu masalahmu sambil kau berusaha mencari keberadaan Emila." Sarannya.


Arkana menghela nafas lalu mematikan rokok yang masih tertinggal setengah batang.


"Belajarlah untuk bisa melakukannya, Ar. Aku juga ikut andil membantumu mencarinya. Semoga saja sebelum Emila melahirkan kau bisa bertemu dengannya." Harap Edgar.


Arkana mengangguk mengiyakannya. Edgar benar, selain permasalahan Emila, masih ada beberapa permasalahan lagi yang harus ia selesaikan secepatnya.


Siang itu Edgar memilih membawa Arkana pergi makan siang di luar sambil membicarakan permasalahan lain yang sedang dihadapi Arkana saat ini.

__ADS_1


"Jadi pria itu sudah bersedia untuk bertanggung jawab pada Lady?" Tanya Edgar ketika mereka membahas tentang Lady dan selingkuhannya.


"Tentu saja. Inilah yang diharapkan mereka selama ini. Dapat kembali bersama setelah Lady berpisah denganku." Jawab Arkana sinis.


"Apa kau sudah tidak lagi datang mengunjungi Lady ke rumah orang tuanya?"


"Tidak. Biarkan saja selingkuhannya yang mengurusnya. Walau beberapa kali mertuaku menelefon untuk berkunjung aku memilih tidak mengiyakannya."


Edgar mengangguk-anggukkan kepalanya. Melihat kehidupan Arkana saat ini membuat Edgar semakin yakin jika menikah bukanlah hal mudah untuk dijalani.


***


Sebelum lanjut, jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Emila dan Ar update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Mahasiswaku Suamiku, ya🖤

__ADS_1


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗


__ADS_2