Noda Menjadi Yang Ke 2

Noda Menjadi Yang Ke 2
S2 - Angga?


__ADS_3

Edgar dan Lara kini sudah berada di dalam perjalanan menuju sebuah resto yang menjadi pilihan Edgar untuk menjadi tempat makan malam mereka. Perjalanan menuju resto terasa hening karena Lara sibuk dengan ponselnya sendiri dan Edgar fokus pada kemudinya.


"Bi Surti besok sudah kembali bekerja, Kak." Beri tahu Lara setelah membaca pesan dari Bi Surti.


"Ya, aku tahu." Sahut Edgar. Sebelumnya ia sudah mendapatkan kabar dari Bi Surti jika akan kembali bekerja esok hari.


Lara tersenyum senang membayangkan esok hari ia sudah kembali memiliki teman di apartemen setelah seharian kemarin merasa kesepian karena Bi Surti meminta izin untuk libur karena sakit.


Tiga puluh menit berlalu, akhirnya mobil milik Edgar telah terparkir tepat di depan resto. Edgar dan Lara segera keluar dari dalam mobil dan melangkah ke arah pintu masuk resto.


Kedatangan mereka disambut oleh pelayan di resto tersebut. Pelayan mengarahkan mereka ke arah meja yang masih kosong lalu mencatat pesanan makanan Lara dan Edgar.


"Restonya ramai sekali ya, Kak." Ucap Lara sambil melihat ke kiri dan ke kanan.

__ADS_1


"Ya, di sini makanannya sangat enak dan membuat ketagihan." 


Lara mengangguk-anggukkan kepalanya. Kini ia jadi merasa tidak sabar untuk menyicipi makanan yang katanya terasa sangat enak dan membuat ketagihan itu.


Di tengah rasa tidak sabarnya dalam menunggu, perhatian Lara teralih pada seorang pria yang baru saja keluar dari dalam sebuah ruangan menuju pintu keluar resto.


"Loh, bukannya itu Angga, kenapa Angga bisa keluar dari dalam ruangan yang ada di sana." Gumam Lara bertanya-tanya.


"Kau sedang memperhatikan siapa?" Tanya Edgar yang sejak tadi melihat pandangan Lara terfokus ke suatu tempat.


"Yang mana?" Edgar bertanya karena yang ia lihat saat ini hanyalah kedua anak kecil bersama kedua orang tuanya.


"Temannya sudah pergi, Kak." Lara menurunkan tangan yang tadinya terangkat di udara.

__ADS_1


Edgar tak lagi mengeluarkan suara dan hanya menatap wajah Lara bingung.


Karena kebetulan saat ini Lara sedang berbalas pesan dengaan Angga dan teman-temannya di dalam grup, Lara langsung saja mempertanyakan dimana keberadaan Angga. Dan betapa bingungnya Lara saat Angga menjawab jika ia baru saja pulang dari tempat kerjanya.


"Apa Angga bekerja di resto ini?" Gumam Lara. Tapi jika melihat pakaian yang dikenakan Angga tadi tidak menunjukkan jika Angga bekerja sebagai pelayan di resto tersebut. "Sudahlah, untuk apa memikirkannya. Tidak penting sekali kepo begini." Lara menggeleng mengusir pemikirannya tentang Angga.


*


Setelah menghabiskan waktu satu jam lamanya makan malam di resto, Edgar pun akhirnya mengajak Lara untuk pulang ke apartemen. Lara yang belum ingin pulang dan masih ingin berjalan-jalan pun meminta pada Edgar untuk membawanya pergi ke sebuah pasar malam yang baru saja buka tidak jauh dari apartemen mereka berada.


"Ck. Aku tidak mau. Kau pikir aku anak kecil yang ingin pergi menikmati wahana di sana." 


"Tapi Lara masih kecil, Kak. Lara mau naik biang lala di sana. Mau beli jasuke dan bakso pentol juga." Lara mengungkapkan keinginannya dengan mata berkedip-kedip lucu seperti ia meminta pada ayahnya dulu saat masih ada. "Ayolah, Kak. Kapan lagi Kak Edgar bisa merasakan kembali ke masa muda." Bujuk Lara berharap Edgar mau mengikuti keinginannya. Namun bukannya terbujuk, Edgar justru dibuat kesal mendengar pernyataan Lara.

__ADS_1


"Saat ini aku juga masih muda!" Tekan Edgar sambil menatap sebal pada Lara.


***


__ADS_2