Noda Menjadi Yang Ke 2

Noda Menjadi Yang Ke 2
Merasa curiga


__ADS_3

"Apa kau merasa ada yang aneh pada gerak-geriknya?" Tanya Edgar pada Arkana saat mereka sedang melakukan panggilan telefon di dalam ruangan kerja milik Arkana.


"Tidak ada. Dia bersikap seperti biasanya." Jawab Arkana.


"Apa kau yakin? Coba kau pastikan lagi sekarang!" Titah Edgar.


Arkana yang tidak ingin mengambil resiko pun mengiyakan perkataan Edgar. Ia segera keluar dari dalam ruangan kerjanya dan menghampiri Lady di dalam kamarnya.


"Tidak ada." Gumam Arkana saat sudah berada di dalam kamar dan tidak melihat keberadaan Lady di sana. Tak ingin membuang waktu lama, Arkana pun segera mencari Lady ke lantai bawah.


Saat sudah dekat dengan dapur, langkah Arkana kian memelan saat melihat Lady tengah menuangkan sesuatu ke dalam minuman yang entah untuk siapa. Arkana yang tidak ingin keberadaannya diketahui oleh Lady pun bersembunyi di balik dinding.


"Arkana..." gumam Lady sambil menatap minuman yang ada di tangannya saat ini.


Arkana yang merasa ada yang tidak beres pun segera pergi dari sana dan kembali ke dalam kamarnya.


Tak berselang lama setelah ia berada di dalam kamarnya, Lady nampak datang membawakan minuman untuknya.

__ADS_1


"Sayang, ini aku bawakan minum untukmu." Ucap Lady sambil meletakkan minuman itu di atas nakas.


Arkana semakin merasa curiga pada istrinya itu karena Lady memberikan minuman yang sudah berisi sesuatu kepadanya.


"Ayo diminum dulu sebelum tidur, Sayang." Ucap Lady pada Arkana.


"Ya, aku akan minum sebelum tidur. Tapi bisakah kau mengambilkan air putih satu gelas lagi? Sepertinya aku membutuhkan dua gelas air sebelum tidur malam ini." Ucap Arkana.


"Baiklah. Kalau begitu aku ambilkan dulu." Jawab Lady.


Arkana mengiyakannya dan menatap kepergian istrinya hingga hilang dari balik pintu kamarnya.


Ting


Tiba-tiba saja ponsel milik Lady berbunyi. Arkana yang merasa penasaran siapa yang mengirim pesan pada istrinya pun segera melangkah mendekati ponsel milik Lady.


Arkana membuka ponsel yang sudah ia ketahui sandinya itu lalu membaca pesan masuk ke ponsel Lady yang berasal dari Dandy.

__ADS_1


"Apa kau sudah mencampurkan obat tidur itu ke dalam minumannya? Jangan sampai gagal dan jangan sampai dia benar-benar menyentuhmu. Ingat perkataan dokter jika janinmu masih lemah dan tidak boleh melakukan hubungan badan." Ucap Arkana membaca pesan masuk dari Dandy.


"Badjingan..." Arkana yang sudah tahu apa tujuan Lady saat ini pun dibuat geram. Arkana pun segera mengatur siasat bagaimana caranya agar dirinya tidak meminum minuman yang Lady bawakan untuknya.


"Air mineral." Gumam Arkana teringat jika di dalam nakas ia sempat menyimpan air mineral kemasan di dalam sana.


Arkana yang tidak ingin terlalu lama membuang waktu pun segera membuang air yang dibawakan Lady ke dalam kamar mandi dan membasuh gelas tersebut dengan air bersih. Setelahnya ia menuangkan air mineral tersebut ke dalam gelas dan tak lupa mengelap gelas dengan tisu agar nampak kering.


Ceklek


Di saat Arkana sudah selesai dengan tugasnya, Lady nampak datang membawa segelas mimuman yang baru.


"Apa kau sudah mau tidur, Sayang?" Tanya Lady.


"Ya. Tubuhku rasanya lelah sekali." Jawab Arkana.


"Kalau begitu minum dulu." Lady meletakkan gelas baru yang ia bawa dan menyerahkan gelas yang tadi ia bawa pada Arkana.

__ADS_1


***


__ADS_2