
"Kau ingin mengatakan apa pada kedua orang tuaku, Sayang?" Lady yang sejak tadi merasa cemas pun mulai merasa awas.
Arkana tak menjawabnya. Ia hanya menunggu kedua mertuanya merespon perkataannya bukan istrinya.
"Katakan saja, Arkana. Mama dan Papa siap mendengarkannya." Jawab Papa Alan yang mengerti jika Arkana menunggu jawaban darinya.
Lady yang melihat Arkana tidak merespon perkataannya pun semakin was-was.
"Tujuan saya datang ke rumah ini malam ini adalah saya ingin mengembalikan Lady kepada Mama dan Papa secara baik-baik." Ucap Arkana.
"Apa?! Apa maksud perkataanmu, Sayang?!" Tanya Lady keras dengan wajah yang nampak sangat terkejut.
"Biarkan aku bicara dan jangan memotongnya!" Arkana berbicara dengan tegas pada istrinya itu.
"Apa maksud perkataanmu Arkana? Kenapa kau ingin mengembalikan Lady kepada kami?" Tanya Papa Alan dengan wajah yang nampak marah saat ini.
"Karena saya tidak bisa lagi hidup bersama dengan wanita yang sudah berselingkuh di belakang saya bahkan saat ini dia sedang hamil anak dari selingkuhannya." Ucap Arkana.
__ADS_1
Deg
Jantung Lady seakan berhenti berdetak setelah mendengarkan perkataan Arkana.
"Kau jangan berbicara yang tidak-tidak Arkana!" Bentak Papa Alan merasa marau karena Arkana menuduh putrinya berselingkuh.
"Saya berbicara apa adanya, Pah. Bahkan saya datang ke sini membawa bukti perselingkuhan putri Papa selama ini di belakang saya." Jawab Arkana.
"Itu tidak mungkin Arkana!" Mama Miranda yang merasa syok pun akhirnya ikut bersuara.
"Benar, kau jangan menuduhku yang bukan-bukan, Arkana. Aku tidak mungkin menduakanmu!" Lady berusaha membela diri. Ia percaya jika Arkana tidak memiliki bukti saat ini.
Papa Alan yang merasa percaya jika putrinya tidak mungkin menduakan menantunya pun segera beranjak dan mengambil laptop dari dalam kamarnya. Ia ingin membuka video yang dimaksud Arkana untuk membuktikan apakah perkataan Arkana benar atau tidak.
Lady yang merasa semakin cemas pun mendekat pada Arkana dan memegang lengan Arkana. "Kau ini bicara apa Sayang? Kenapa kau tega menuduhku berselingkuh di belakangmu?" Tanya Lady sambil menangis.
Arkana hanya diam sambil menatap datar wajah istrinya.
__ADS_1
"Sayang ayo jawab! Kau bahkan menuduhku berselingkuh di saat aku sedang hamil darah dagingmu." Lanjut Lady kemudian.
"Kita lihat video itu untuk membuktikan apakah benar kau tidak berselingkuh di belakangku atau justru sebaliknya." Tekan Arkana.
"Arkana! Berani sekali kau menuduh putri Mama berselingkuh di belakangmu!" Mama Miranda benar-benar merasa tidak terima putri kandungnya dituduh berselingkuh oleh Arkana.
"Kita lihat saja bukti video itu, Ma." Jawab Arkana dengan wajah tenang.
Mama Miranda pun merasa tidak sabar melihat video yang dikatakan oleh Arkana.
Tak berselang lama Papa Alan sudah kembali dengan membawa laptop di tangannya. Tak ingin membuang waktu lama Papa Alan langsung menghidupkan laptopnya dan mencolokkan flash disk yang tadi diberikan Arkana dan melihat video yang ada di dalamnya.
Deg
Baru saja video diputar Lady sudah dibuat terbelalak melihat video itu berisi rekaman CCTV aktivitasnya bersama Dandy selama berada di ruangan kerjanya.
Papa Alan dan Mama Miranda yang melihatnya pun dibuat terkejut melihat adegan yang ada di dalam video tersebut memperlihatkan Lady sedang bermesraan dengan pria yang cukup mereka kenali wajahnya.
__ADS_1
***