Noda Menjadi Yang Ke 2

Noda Menjadi Yang Ke 2
Semua telah berakhir


__ADS_3

Dandy hanya diam melihat Bu Selvy yang kini sedang menggendong bayinya dan Lady. Tidak ada rasa tidak suka di dalam hatinya melihat Bu Selvy menggendong putranya. Dandy justru merasa salut pada Bu Selvy yang terlihat begitu tulus memperlakukan putranya layaknya cucunya sendiri.


Arkana yang juga berada di dalam ruangan itu memilih diam menjaga jarak. Ia tidak ingin menunjukkan sikap yang bisa membuat Lady jadi salah paham kepadanya nantinya. Untuk ibunya, Arkana membiarkan saja ibunya bersikap baik pada Lady dan tidak berniat melarangnya.


Hampir satu jam berada di rumah orang tua Lady, Bu Selvy dan Arkana akhirnya berpamitan untuk pulang. Tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut Arkana pada Lady saat mereka berada di sana. Arkana benar-benar menjaga jarak dengan Lady.


"Arkana, bisa kita bicara sebentar?" Permintaan dari Lady berhasil mengurungkan niat Arkana untuk melangkah pergi.


Arkana hanya menoleh tanpa bersuara pada Lady.


"Bisa kita bicara di samping saja?" Pinta Lady. Ia tidak ingin pembicaraan mereka didengar oleh siapapun selain Arkana.


Arkana hanya mengangguk lalu melangkah ke arah taman samping. Lady pun segera mengikuti Arkana dari belakang.

__ADS_1


"Arkana, apa kau akan melanjutkan perceraian kita?" Tanya Lady dengan bibir bergetar.


"Seperti yang kau pikirkan." Jawab Arkana singkat. Kali ini ia memilih bersuara agar Lady mengerti dengan jelas perkataannya.


"Baiklah. Aku terima semua keputusanmu. Aku harap kau bisa berbahagia dengan Emila dan anak-anak kalian."


Arkana menganggukkan kepalanya dan mengaminkan dalam hati doa Lady. "Doa yang sama untukmu. Berbahagialah untuk kehidupanmu selanjutnya."


"Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan. Belajarlah dari kesalahan yang pernah kau lakukan. Yakinlah jika kebahagiaan yang baru akan datang kepadamu." Setelah mengatakannya Arkana pergi begitu saja meninggalkan Lady. Tidak baik menurutnya berbicara terlalu lama dengan Lady.


*


Dua bulan telah berlalu, akhirnya sidang perceraian Arkana dan Lady selesai. Kini Arkana sudah sah berpisah dengan Lady. Perceraiannya dan Lady tidak sepenuhnya membuat Arkana bahagia. Ada rasa sedih yang sedikitnya Arkana rasakan karena sudah gagal menjadi pemimpin yang baik untuk Lady. Untuk kedepannya Arkana berharap jika ia tidak akan melakukan kesalahan yang sama.

__ADS_1


Perpisahan dengan Arkana setidaknya masih meninggalkan luka yang mendalam untuk Lady. Wanita itu tak langsung saja menerima ajakan Dandy untuk menikah setelah masa iddahnya selesai. Lady berniat memperbaiki dirinya lebih dulu sebelum menikah dengan Dandy.


Dandy menghargai keputusan Lady. Setidaknya sambil menunggu Lady siap untuk menikah, dirinya bisa menjalin kedekatan lagi dengan Lady dan memberikan kasih sayang penuh pada putranya.


"Semua telah berakhir." Gumam Lady sambil menatap foto pernikahannya dan Arkana sebelas tahun lalu. Setetes air mata jatuh membasahi pipinya mengingat kebersamaannya bersama Arkana selama sebelas tahun.


"Jangan menangis lagi. Lanjutkan hidupmu dengan lebih indah." Sebuah pesan sederhana dari Arkana berhasil membuat tangisan Lady terhenti. Ditatapnya buah hatinya yang saat ini sedang tertidur lelap di atas ranjang. "Mungkin Mama bukanlah wanita yang baik untuk menjadi seorang istri. Tapi Mama akan berjuang menjadi ibu yang baik untukmu." Ucap Lady teruntuk putra kecilnya yang sangat ia sayangi.


***


Yeay, extra part akan berakhir.


Next cerita siapa ya?😜

__ADS_1


__ADS_2