Noda Menjadi Yang Ke 2

Noda Menjadi Yang Ke 2
S2 - Informasi Mengejutkan


__ADS_3

Kedatangan Lara masuk ke dalam ruangan kelas Pak Bayu pagi itu disambut dengan senyuman manis para pria yang terpesona dengan cantik dan manisnya wajah Lara. Sebelum memulai mengajar di kelas tersebut, Bayu menyempatkan lebih dulu memperkenalkan diri Lara pada para mahasiswanya.


Lara yang masih nampak malu-malu hanya tersenyum pada teman-temannya yang kini tengah menatap kepadanya.


"Lara, silahkan duduk di kursi yang masih kosong." Ucap Bayu.


Lara mengiyakannya lalu melangkah ke arah kursi yang masih kosong dan bersebelahan dengan pria tampan yang nampak tersenyum tipis menatap wajahnya.


"Lara," ucap Lara memperkenalkan diri kembali pada pria yang lebih dulu mengulurkan tangan kepadanya.


"Angga." Jawab pria itu.


Lara mengangguk lalu melepaskan jabatan tangan mereka.


Perkuliahan pagi itu pun dimulai. Seperti biasanya saat masih sekolah dulu, Lara akan fokus mendengarkan dan memahami mata pelajaran yang sedang diajarkan oleh gurunya. Dan sekarang Lara nampak fokus mendengarkan mata kuliah yang diajarkan oleh Bayu yang berstatus sebagai dosennya.


Angga yang duduk di sebelah Lara pun memilih diam tak mengganggu Lara. Pria itu tak sepenuhnya mendengarkan penjelasan dari Bayu tentang mata kuliah mereka pagi itu. Angga terlihat sesekali memainkan ponselnya dan sesekali menatap pada Bayu.

__ADS_1


Hampir dua jam berlalu, perkuliahan pagi itu pun selesai. Hampir seluruh mahasiswa yang berada di dalam kelas dibuat kagum dengan kepintaran Lara saat menjawab kuis yang diberikan oleh Bayu di akhir perkuliahan mereka.


"Kau hebat sekali, Lara." Puji Angga setelah kepergian Bayu.


"Emh, tidak begitu, Bayu." Jawab Lara malu-malu.


Bayu mengembangkan senyum. "Semua orang yang di kelas ini juga dapat melihat kecerdasanmu saat kau menjawab kuis tadi."


Kali ini Lara memilih diam saja namun tetap menampilkan senyum.


"Apa setelah ini kau masih ada jadwal kuliah?" Tanya Bayu.


"Ternyata kita sama. Kalau begitu ayo kita ke gedung B sekarang." Ajak Bayu karena waktu senggang dari jam kuliah pertama ke yang kedua hanya berselang dua puluh menit saja.


Lara mengiyakannya lalu keduanya pun melangkah menuju gedung B berada.


Dari jarak yang tidak terlalu jauh, Celine yang baru saja keluar dari dalam kelasnya dibuat melotot melihat Lara berjalan berdampingan dengan seorang pria yang dijuluki idola kampus.

__ADS_1


"Astaga, bagaimana bisa wanita murahan itu dekat dengan Angga?" Lirih Celine dengan kedua tangan terkepal.


Merasa penasaran, Celine pun melangkah mengikuti Angga dan Celine dari belakang hingga keduanya masuk ke dalam kelas 202 di gedung B.


"Aku harus memberitahu Mama tentang ini." Ucap Celine menahan geram sekaligus tak percayanya karena Lara bisa kuliah di tempat yang sama seperti dirinya.


*


"Mamah, Mamah!" Suara teriakan Celine yang terdengar menggelegar mengagetkan Mama Tiara yang sedang asik membaca majalah di ruang tengah rumahnya.


"Celine, ada apa ini? Kenapa kau berteriak tidak jelas seperti itu!" Tanya Mama Tiara ketus.


"Mama harus mendengar informasi yang Celine bawa ini, Mah!" Ucap Celine menggebu-gebu.


"Informasi apa itu, Celine?" Tanya Mama Tiara bingung.


"Lara, Mah. Lara kuliah di tempat yang sama dengan aku." Ucap Celine dan berhasil membuat kedua mata Mama Tiara melotot sempurna.

__ADS_1


"Kau jangan bercanda, Celine. Dia tidak mungkin kuliah di tempat yang sama denganmu. Lara sudah Mama jual di klub milik Tuan Jacob. Sekarang dia pasti sudah menjadi ja-lang di sana!" Jawab Mama Tiara tak percaya.


***


__ADS_2