Noda Menjadi Yang Ke 2

Noda Menjadi Yang Ke 2
S2 - Ayo Bermain Dengan Lara!


__ADS_3

"Hah?" Edgar terperangah. Terkejut tak percaya jika Lara akan secepat itu bergerak untuk melakukan tugasnya dengan baik.


"Hah, huh, hah, huh, saja terus." Lara menatap Edgar sebal. "Sekarang ayo lepas tangan Kak Edgar karna Lara mau membantu membuka kancing kemeja Kak Edgar." Pinta Lara.


Edgar awalnya nampak takut. Namun melihat kesungguhan Lara yang ingin berubah menjadi istri yang baik dan berbakti membuatnya akhirnya menurunkan kedua tangannya yang bersilang di dada.


Lara tanpa rasa ragu melepas satu persatu kancing kemeja Edgar hingga lepas seluruhnya. "Sepertinya Kak Edgar sudah bisa melepas baju ********** sendiri." Lara menjauhkan tubuhnya. Kali ini ia tidak bisa membantu Edgar melepaskan baju dalaman yang Edgar kenakan.


Edgar mendengus melihatnya. "Kenapa bekerja hanya setengah-setengah? Kenapa tidak sekalian membantu membuka celanaku juga?" Tanya Edgar.


Lara menggeleng dengan cepat. "Lara hanya mau membantu membuka kancing kemejanya saja. Untuk yang lain, biar saja Kak Edgar yang membukanya sendiri."

__ADS_1


"Dasar kau ini..." Edgar menggelengkan kepala. Kemudian mengibaskan tangan di udara seakan meminta Lara untuk mundur dengan perlahan. Di dalam hatinya Edgar berkata jika ia juga tak ingin jika Lara berani membuka celana yang sedang ia kenakan.


Lara menuruti perintah Edgar. Ia berjalan mundur namun tidak membalikkan tubuh hingga pandangannya masih terisi dengan wajah dan tubuh Edgar.


"Ayo balikkan tubuhmu. Apa kau mau melihat aku saat membuka celana?" Cecarnya.


Si polos Lara menganggukkan kepalanya hingga membuat kedua kelopak mata Edgar terbuka sempurna. "Kau...!! Sejak kapan kau menjelma menjadi wanita mesum seperti ini?!" Cecar Edgar. Ia jadi kembali merasa takut berada dekat dengan istrinya itu.


Edgar benar-benar dibuat tak percaya melihat sosok Lara yang berdiri di depannya saat ini. Lara yang ia kenal sebagai wanita polos kini sudah berubah haluan menjadi wanita mesum.


"Ayo Kak Edgar, buka celananya. Lara kan sudah tidak sabar untuk membantu Kak Edgar mandi!"

__ADS_1


"Apa?!" Rahang Edgar nyaris terjatuh mendengar permintaan Lara yang semakin mesum saja.


"Apa, apa terus Kak Edgar ini." Lara menggelengkan kepalanya diikuti decakan kecil.  "Di materi menjadi istri yang baik pada suaminya, sang istri juga bisa membantu suaminya saat mandi. Hal itu bisa membuat sang suami menjadi senang." Ucap Lara mengingat materi pelajarannya bersama dengan Flower. "Nona Flower saja bilang jika dia sering membantu Tuan Malik mandi, loh." Lanjut Lara.


Edgar menggeleng tak percaya. Kini ia benar-benar tak melihat sisi polos di dalam diri seorang Lara. Istrinya kini menjelma sebagai wanita liar dan mesum.


"Kenapa Kak Edgar hanya diam saja? Apa Kak Edgar ingin Lara membantu membuka celana Kak Edgar juga, ya?" Tanya Lara. Ia pikir tugasnya sebagai istri yang baik belum terpenuhi dengan baik sehingga wajah Edgar nampak tegang sejak tadi.


"Tidak! Jangan berani mendekat!" Edgar memperingati Lara yang hendak melangkah maju dengan keras. Kemudian ia menggeser tubuhnya ke sisi kanan berniat melewati Lara yang seperti ingin menerkamnya hidup-hidup.


"Kak Edgar mau kemana?" Lara meraih tangan Edgar saat pria itu hendak melewatinya. "Jangan pergi Kak Edgar. Ayo bermain dengan Lara di dalam kamar mandi." Ajak Lara menirukan suara wanita yang ada di dalam video yang Flower berikan.

__ADS_1


***


__ADS_2