
...Happy Reading...
......................
Bias warna jingga di luasnya lautan memperindah senja di sore ini, debur ombak dan suara tawa anak kecil pun menjadi musik pengiring yang sempurna. Lembutnya pasir berwarna coklat kehitaman menggelitik kaki telanjang yang terus berlari ke sana ke mari di atasnya.
Sepasang suami istri kini tampak sedang duduk di atas pasir dengan tangan bertaut, melihat dua anak kecil yang sedang bermain dengan ombak laut yang terus datang dan pergi silih berganti.
"Arraz, Arzan, jangan terlalu jauh mainnya, Nak!" teriak sang wanita menatap khawatir anak-anaknya yang kini sedang bermain di bibir pantai.
"Gak apa, sayang. Biarkan saja mereka menantang keberaniannya sendiri, agar lebih kuat lagi," ujar santai laki-laki di sampingnya.
"Tapi, mereka masih kecil dan mereka juga anak-anakku, aku khawatir," ujar sang wanita dengan nada kesal dan penuh penekanan.
"Mereka juga anakku, sayang," gemas laki-laki itu sambil merangkul pundak istrinya agar mereka lebih merapat lagi.
"Ish." Sang wanita memukul pelan paha suaminya sambil mengulum senyum, kemudian disambut kekehan kecil dari suaminya.
__ADS_1
"Iya, Ibun!" teriak dua anak kecil kira-kira berumur lima tahun yang sedang bermain dengan satu lagi anak laki-laki yang lebih besar, sambil melambaikan tangan pada sepasang suami istri itu. Tidak jauh dari mereka terlihat dua orang dewasa yang senantiasa menjaganya.
Arraz Elvin Purnomo dan Arzan Elvan Purnomo, anak kembar dari pasangan Diandra dan Giovano, itu tampak senang bermain di pantai, tempat favorit sang ibu di saat mereka pulang ke kampung.
Jangan lupakan Andra yang akan selalu menjadi penjaga utama para saudaranya setiap kali datang dan berkunjung ke pantai.
Ya, kini Ana dan Ares menjadi pengurus Lembayung hotel yang Diandra terima dari neneknya. Sedangkan Diandra dan Gio, menetap di Jakarta, karena tanggung jawab Gio pada perusahaan peninggalan Papahnya.
Mereka sudah hidup bahagia dengan pilihan hidupnya masing-masing, dan di tempatnya masing-masing. Diandra dengan keluarga kecilnya, dan Ana yang masih memilih melajang dan fokus untuk membesarkan Andra.
Sedangkan Eric, Sintia dan yang lainnya sudah mendapatkan hukumannya, atas apa yang sudah mereka lakukan. Bila ada yang bertanya tentang Hery, sampai saat ini masih belum ada tanda-tanda keberadaannya, dan Ana merasa nyaman dengan keadaan seperti itu, karena dia tidak mau mengingat lagi masa pahit dalam hidup yang disebabkan oleh keluarga ayah dari anaknya.
"Sayang, terima kasih karena kamu sudah menghadirkan dua jagoan kecil di hidupku," ujar Gio sambil memeluk tubuh istrinya menggunakan satu tangan.
Diandra tampak menyandarkan kepalanya pada pundak Gio. Senyum dia bibirnya tampak mengembang dengan rasa syukur yang terus terucap di dalam hati, untuk semua yang telah dia lalui selama ini, hingga bisa mempunyai keluarga kecil seperti sekarang ini.
"Terima kasi juga, karena kamu sudah hadir di dalam hidupku, dan membuatku melahirkan dua anak kecil itu. Dan, terima kasih, karena kamu selalu ada untuku ... menjadi orang pertama yang bisa mengerti dan menyadarkanku dari kekeliruan yang hampir saja menelan kehidupanku."
__ADS_1
"Terima kasih, karena kamu telah memberikan cahaya dan menyelamatkan keluargaku dari kehancuran. Kamu adalah cahayaku ... hidupku mungkin akan selalu gelap jika kamu tidak hadir dan menghampiriku," ujar Diandra dengan mata berkaca-kaca, mengingat perjalanan kisah kehidupannya selama ini.
"Dan, kamu juga adalah cahaya bagiku, sayang. Walau tanpa kamu sadari, sikapmu yang cuek dan galak itulah yang menaklukkan seorang casanova sepertiku, hingga sibuk mengejar dan mendapatkan cinta dari seorang gadis dingin yang ternyata penuh luka, sampai aku lupa dengan hasrat pada wanita lain selain kamu, sayang," imbuh Gio.
"Aku mencintaimu, sayang," sambung Gio lagi, sambil membawa tangan Diandra kemudian mengecupnya.
"Aku juga mencintaimu," jawab Diandra dengan senyum merekah di bibirnya.
.
Kisah Giovano sang casanova dan Diandra wanita dingin yang telah menaklukannya, kini berakhir dengan kebahagiaan, walau ujian di dalam hidup pasti akan terus berlangsung, dengan tujuan untuk terus membuat kita menjadi manusia yang lebih baik lagi, dan menghargai hidup kita di dunia ini.
Terima kasih untuk kalian semua yang udah setia mantengin cerita ini sampai selesai. Lope-lope sekelompok untuk kalian semua😘😘😘❤️❤️❤️❤️
Seiring selesainya cerita ini, aku mau berbagi kebahagiaan untuk para readers setia Penakluk Sang Casanova. Jika yang merasa namanya ada di bawah ini, bisa hubungi aku di IG @Warnyiwarnyi atau chat di akun author ya. Jangan lupa pollow dulu ya😁✌️
__ADS_1
Oiya, jangan lupa mampir di cerita aku yang baru juga ya, rilis awal bulan depan ya🥰