Pernikahan Pewaris Tunggal

Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 100


__ADS_3

"Aku tidak setuju!"


...••••••••••••...


Gadis yang berdiri diambang pintu sedari tadi mendengarkan perbincangan mereka itu yang tak lain Abbey menyahutinya.


"Aku tidak setuju! aku memutuskan tetap tidak akan pernah menerima perjodohan itu.." Abbey menolak begitu keras akan hal itu.


Kakek Tama termasuk Seseorang yang berada diruang tamu begitu kaget dengan jawabannya.


"Mengapa?" Tanya kaget terkejut.


"bukankah kalian sudah saling mengenal sejak kecil,, dan kakek melihat kalian begitu akrab.. pasti kalian memiliki perasaan kan?" Sarkas sang kakek.


"Iya, aku pernah mencintai Al.." perkataan itu membuat Alden semakin terkejut tetapi ada rasa senang.


"Tapi itu dulu,, sekarang aku sudah mencintai sosok laki-laki lain dihatiku.."


"Siapa dia?" tanya kakek.


"Dia..? dia gibran.."


"Gibran?" kakek mengingat - ingat. "oh maksud mu temanmu Gibran yang kesini kemarin itu..?" Seingatnya.


"Iya, kakek betul... dia sebenarnya bukan temanku melainkan suamiku." Ucap Abbey.


Ucapannya membuat semua orang disana begitu kaget dan termasuk itu kakek tetapi untungnya sang kakek ngak mengalami sakit jantung karena saking kagetnya.

__ADS_1


"Suami?! Kamu sudah menikah?!" Alden memberanikan diri nya bertanya.


"Iya, aku sudah menikah sudah hampir 9 bulan aku dengan gibran sudah menikah... itu juga termasuk perjodohan."


"Whatt? perjodohan..?" Alden tak percaya.


"Maafkan saya semuanya... saya hanya tidak ingin ada yang mengetahui bahwa saya sudah menikah karena takutnya itu akan berdampak pada sekolah saya..." Abbey menundukkan kepalanya dan tidak berani menatap semua orang disana termasuk kakeknya terkecuali sang ayah yang sudah mengetahui nya sejak dulu.


"Ya, yah Abbey benar dia sudah menikah aku sudah tahu itu..."


Semua orang syok disana tidak bisa berkata apa-apa lagi.


"Kenapa kamu tidak memberitahukan ayah hah! kenapa kamu menyembunyikan nya jika sudah tahu!?" Teriaknya keras kepada putranya.


Ayah Bima hanya menunduk merasa bersalah ia tak bisa menjawab apa - apa. Memang itu salahnya karena itu semua bermula dari nya. siapa suruh dirinya ngak pernah berkata jujur kepada ayahnya sendiri.


"Maafkan aku yah,, aku terlalu takut mengatakan yang sebenarnya.."


Mereka kini berada di dalam ruangan kerja tuan bima. Kedua orang tua Alden termasuk Alden sudah pulang menuju kerumahnya karena begitu syoknya mereka bahwa Abbey yang mereka kenal hanya seorang gadis yang berstatus pelajar kini sudah menikah karena sebuah perjodohan yang telah dijanjikan oleh sang kakek dari ayah bima.


"Kamu seharusnya beritahu aku saat belum mereka meminta Lamaran,, kau membuat ku malu saja..." Kakek Tama mulai terlihat pusing.


...•••••••••...


*Dikamar


Abbey mulai mondar - mandir,.ia begitu gelisah. saking gelisah nya ia melirik jarum jam bergerak terus itu didinding kamar nya. Sudah menunjukkan pukul 22.30 malam, hampir sudah tengah malam padahal ini waktu nya ia tidur karena ia harus menyambut hari esok apalagi dengan dirinya akan bersekolah besok.

__ADS_1


Ting.. Ting.. Ting... 15x pesan masuk tiba - tiba terdengar oleh nya.


pesan grup


Queenforfriends... itu sahabat nya yang tak lain allya sikutu buku, Indri si pembuat onar, Citra si suka bikin orang kesal.


Abbey Lo lagi ngapain sihh kita kangen tahu? –indri.


Abbey bales dong, masa Lo lupa sama kita.. –citra.


Ya, nih... apa mungkin Lo sudah punya teman baru disana makanya Lo ngak hubungi ke kita –alya.


Hikssss Abbey jahat sama kita kita hiksss 😭 –Indri.


woyyyyyyyy jawab dong Abbey 😭😭 –Alya.


Dll.






__ADS_1


Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️


__ADS_2