Pernikahan Pewaris Tunggal

Pernikahan Pewaris Tunggal
part 24


__ADS_3

"STOP" teriak gibran.


Mobil yang dinaiki oleh Ryan terhenti didalam sana Abe tertidur dari pingsannya. Ibu Merina mengumpat kesal dengan kedatangan gibran, ia begitu mengacaukan rencananya.


ryan turun dari mobil, langsung saja gibran nyelonong masuk kedalam mobil mengendong Abe keluar dari mobil itu.


"gib, biarkan gue aja yang bawa Abe..." ucap ryan.


"tidak perlu, gue bisa sendiri" ucap gibran dengan begitu kesal.


Ryan melihat gibran dari belakang mengendong Abe begitu membuat nya dibakar api cemburu.


"padahal tadi itu kesempatan gue agar bisa dekat dengan Abe," batinnya.


Abe dibawa kembali ke kediaman tuan Zafano. Ia belum saja tersadar dari pingsannya, gibran berada disampingnya ia menjaga Abe dan menyelimuti nya. Ia mengompres kening Abe yang tiba - tiba merasa panas dengan handuk yang dibasahi dengan air hangat.


"cepetan sembuh Abe, aku sudah ada disamping mu"


Abe mengingau nama gibran terus membuatnya tersenyum.


gibran menjaga nya sampai benar - benar ia tertidur dengan menyenderkan tubuhnya di sofa dengan posisi duduk. Abe yang baru saja siuman tiba - tiba merasa begitu haus, ia berusaha mengambil gelas yang berisi air biasa dimeja sebelah tempat tidur nya. Tetapi tubuhnya begitu masih lemah mungkin karena akibat kepalanya masih pusing. sampai gelas itu pecah yang membuat gibran terbangun dari tempat tidurnya.


"Abe," ucapnya.


"maafkan aku, aku haus" ucapnya.


"biarkan aku mengambilkanmu air minum kedapur tunggu sebentar" ucap gibran berlalu pergi menuju dapur.


dalam beberapa menit gibran sudah masuk dengan membawa air, "ayo minumlah, aku bantu" ucap gibran.


di rumah ibu Merina...


"rencana kita begitu berantakan!" ucap ibu merina dengan kesal.


"maafkan aku, ini salahku seharusnya kemarin itu aku memastikan gibran benar - benar menemuiku," ucap Amira dengan menundukkan kepalanya.


"sudahlah lebih baik kamu pergi dari hadapan Tante," ucap ibu Merina masih dengan begitu kesal.

__ADS_1


"ibu," panggil ryan.


"maafkan aku, aku tidak bisa melarang gibran untuk membawa nya pergi" ucap ryan menundukkan kepalanya merasa bersalah kepada ibunya.


"ibu tahu kamu mencintai Abe, tetapi kamu harus tetap memperjuangkan cinta Abe meskipun itu membuat rumah tangga mereka hancur"


Ryan mengerutkan keningnya dengan perkataan ibunya "kenapa ibu ngomong seperti itu?" tanya ryan polos.


"kamu lupa dengan apa yang pernah mereka lakukan terhadap ayahmu, mereka telah membuat ayah mu kecelakaan dan meninggal... itu semua membuat ibu benar - benar benci sama mereka" jelas ibu Merina.


ryan hanya menundukkan kepalanya mendengar Jawaban dari ibunya.


Flashback


12 tahun lalu.


saat itu tuan Zafano sedang berada dalam mobil yang sama, tuan Zafano lah yang menyetir mobil mereka bercanda - canda dalam mobil tetapi saat itu mereka lupa karena sedang dalam mobil dan tidak sengaja mereka kebablasan dan masuk kedalam jurang entah kenapa tiba - tiba saja mobil itu kebakaran suara ledakan itu begitu keras membuat semua orang yang sedang berjalan kaki disana melihat itu semua dan menelpon polisi mencari keberadaan korban tetapi satu ditemukan dan masih bisa diselamatkan sedangkan satu nya lagi sudah tak berdaya dan akhirnya meninggal.


Flashback end


....


"dimana ayah bi?" tanya varrel.


"tuan lagi ada meeting dikantor nden" ucap bibi pembantu rumah tangga.


"siapa yang datang bi?!" ucap mama Ratna yang tiba - tiba turun dari tangga.


"varrel?" ucap mama Ratna melihat keberadaan varrel secara tiba - tiba kembali kerumahnya.


"varrel akhirnya kamu mau pulang nak," ucap mama Ratna dengan memeluk nya.


"maafkan varrel ma, varrel egois selama ini... varrel seharusnya mengerti dengan keadaan mama dan ayah saat itu, tidak seharusnya varrel memarahi ayah... maafkan varrel ma" ucapnya dengan menangis.


"tidak apa-apa, kamu tidak bersalah... yang terpenting kamu sudah pulang kerumah"


"kamu sudah makan," tanya mama Ratna.

__ADS_1


"belum," ucapnya tiba - tiba terdengar suara perutnya ingin diminta diisi ulang.


mereka jadi tertawa, "ayo kita kedapur," ucap mama ratna.


"bi tolong siapkan makanan spesial untuk varrel ya Bi," ucap mama Ratna.


"siap laksanakan," ucapnya dengan penuh semangat dan sambil tersenyum.


Dalam beberapa menit makanan nya sudah tersaji dimeja makan, varrel mendudukkan bokongnya di kursi. Ia mencoba masakan buatan bibi.


"ayo dimakan nak," ucap mama Ratna yang duduk di depan nya.


"bagaimana nden enak?" tanya bibi pembantu rumah tangga.


makanan itu sudah masuk kedalam Perut varrel begitu membuat nya ingin tersenyum saat ia baru saja merasakan nya dilidahnya.


"enak banget bi, ini versi baru masakan bibi ya?" ucap varrel.


"iya, tapi kok Aden varrel tahu?"


"varrel kan sudah lama nggak makan masakan buatan bibi"


"oh ya, bibi lupa" ucap bibi pembantu rumah tangga.


"kalau gitu habiskan semuanya" ucap mama Ratna.


mereka tertawa bersama...






__ADS_1


Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️


...----------------...


__ADS_2