Pernikahan Pewaris Tunggal

Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 6


__ADS_3

Saat jam istirahat Abbey menuju ke toilet sendirian, tiba - tiba saja dengan cepat Gibran datang dan menghentikan nya. Ia melihat sekitar nya dan membawa Abbey kedalam toilet dan menguncinya.


"kamu mau ngapain gibran? jangan macam - macam sama aku!" teriaknya.


gibran memojokkan Abbey ke tembok - tembok dekat bersebelahan dengan pintu keluar toilet luar dan menempelkan kedua tangannya itu Kedinding tembok tepat ditengah - tengah keberadaan Abbey.


Gibran mendekatkan bibirnya ke telinga Abbey, "jika Lo berusaha kabur ataupun berteriak, Lo akan tahu akibatnya" bisiknya disana membuat suara nafas gibran terdengar dari telinga Abbey.


Abbey yang mendengar nya bergidik ngeri, "mau apa lagi sih? anggap aja kejadian tadi tidak pernah terjadi dan aku sudah maafkan kamu... kalau gitu lepasin aku ya, pliss..." mohonnya dengan lembut.


Gibran mencoba untuk jahili Abbey dengan puas, ia menaikan dagu Abbey wajah mereka saling berhadapan membuat Abbey menelan ludah nya.


"kita hanya berdua disini loh, jadi-" bisik nya,


membuat Abbey bergidik ngeri pikiran nya begitu melayang - layang.


Abbey mendorong tubuh gibran dan sedikit menjauh dengannya, "hei, awas saja kalau ingin macam - macam dengan ku nanti-" ucapan abbey terpotong.


"nanti apa? maksud mu-" canda nya, tetapi untungnya dari luar seseorang mengetuk pintu membuat nya terasa lega akhirnya bisa keluar dari sana.


"siapa didalam?! kenapa pintunya dikunci?! hello!" teriak seseorang itu sambil mengetuk pintu itu.


"tol-" belum saja Abbey akan meminta tolong kepada seseorang itu segera Gibran menutup mulut Abbey dengan tangannya dan membuka kunci pada pintu itu dan membawanya bersembunyi di dekat tembok - tembok yang sempit itu karena disana tempat paling gelap jadi aman tidak ada yang akan mengetahui keberadaan mereka.

__ADS_1


"Kya, ngapain harus aku" umpat nya.


Mereka saling berhadapan satu sama lain, disana sangat begitu sempit untuk mereka berdua. Apalagi wajah mereka begitu sangat berdekatan dan nafas mereka merasakan antara satu sama lain membuat Abbey menjadi salah tingkah. Jantung mereka berdetak sangat kencang saat saling menatap antara lain, pipi mereka merah merona tatapan mereka seperti orang sedang jatuh cinta.


"ah, sial kenapa tiba - tiba wajahku memerah" batin gibran.


"kapan ini akan berakhir? cepetan dong, aku sudah ngak tahan nih!" batin Abbey.


Beberapa menit kemudian akhirnya mereka terbebas dari para murid - murid yang berada ditoilet mumpung toilet terlihat lebih sepi mereka segera keluar dari sana. Abbey hanya mengelus dadanya dan pergi meninggalkan Gibran yang berada disana.


"hei, tunggu!"panggil Gibran tetapi Abbey sudah duluan keluar dari toilet.


salah satu murid yang masih berada dalam toilet mendengar suara Gibran dari lorong - lorong toilet, langsung keluar mengerumuninya dan memeluknya membuat Gibran kewalahan.


"ngapain kamu ke toilet perempuan?"


"oh, ya mumpung kamu ada disini temenin kita ditoilet dong" ucap salah satu murid sambil memicingkan matanya genit.


Gibran yang melihat nya bergidik ngeri dan berlari meninggalkan mereka, ia benar - benar sudah gila.


☁️☁️☁️


☁️☁️☁️

__ADS_1


Pulang sekolah, saat diperjalanan menuju gerbang. Mereka kembali berpapasan disana dan Abbey ingin kabur tapi Gibran berhasil menghentikan nya.


"jangan berani macam - macam untuk menceritakan apa yang telah terjadi barusan kepada siapapun termasuk sahabat lo," ucapnya berlalu pergi meninggalkan Abbey.


Abbey merasa kesal karena Gibran mengancamnya, "siapa juga yang mau ceritain, Geer banget jadi cowok... kalau gitu gue pites - pites tu orang tadi, jadi sambal terasi dirumah biar jadi makanan anjing peliharaan gue," ucapnya dengan kesal.


"halo tuan muda" ucap seseorang dari balik ponsel.


"saya sudah menemukan pemilik rumah keluarga tuan Zeen jadi saya akan memberikan alamat nya lewat email anda tuan" ucapnya lalu mematikan ponsel nya.


dreet...


Seseorang itu menatap rumah Orang tua Abbey sekilas dan kembali masuk kedalam mobil meninggalkan rumah itu.






__ADS_1


Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak 🤍


__ADS_2