Pernikahan Pewaris Tunggal

Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 131


__ADS_3

Disore harinya waktu menunjukkan pukul 18.30 malam. Waktunya makan malam, Abbey yang sedari tadi siang bertemu dengan kedua teman SMP sengaja memutuskan lebih berdiam diri di dalam kamar karena ingin menghindari dari kedua temannya yang ia kurang sukai itu.


Sedangkan mama Ratna dan mama adelia sedang menyibukkan menata makan malam dimeja makan. Sedangkan para lelaki suami mereka baru saja pulang dari bekerja.


"Tante biar Miranda bantu," Ucap Miranda yang kini tiba - tiba datang. Ia belum pulang.


"Ngak usah biar Tante aja, kamu duduk saja nanti kita makan sama - sama." Ucap mama Ratna mengulum senyumnya.


"Ya udah kalau begitu Miranda panggil Dika dulu," Ucap Miranda berjalan pergi.


"Miranda, tolong panggilkan Abbey juga ya. makan malam sudah siap." Ucap mama Ratna.


"Iya Tante." Ucap Miranda.


Setelah miranda memanggil Dika untuk turun kebawah makan malam bersama, karena mereka memutuskan untuk tinggal disini selama beberapa bulan karena kedua orang tua nya sudah menitipkan mereka berdua kepada Tante Ratna selama beberapa bulan.


tok.. tok.. tok..


Setelah berdetik - detik mengetuk pintu kamar Abbey untuk mengajaknya makan malam bersama. Kini pintu itu terbuka.


"Miranda kamu masih disini?" tanya Abbey ia begitu terkejut mendapati teman smpnya masih ada dirumahnya.

__ADS_1


"Iya, kamu turunlah Tante Ratna sudah menyiapkan makan malam, aku duluan yah." Ucap Miranda mengulum senyumnya lalu pergi begitu saja.


"I--iya aku akan menyusul sebentar lagi." Jawab Abbey.


Sedangkan diruang makan semuanya sudah berkumpul kakek tama juga baru pulang dari kantor. Hanya saja salah satu putra dan putrinya yang lainnya varrel dan lea tidak ada disana tidak ada menampakkan batang hidungnya sama sekali.


"Kemana Lea dan varrel pa?" tanya mama Adelia yang kini mendudukkan bokongnya dikursi sebelah suaminya yang tak lain tuan Zafano.


"entahlah anak itu sukanya menghilang entah kemana, sudah dua hari ngak kelihatan." Ucap tuan Zafano.


"Biarkanlah lagian mereka sudah dewasa, nanti juga mereka pulang." balas kakek Tama.


...••••••••••...


Di barr malam itu Lea tidak sengaja ketemuan dengan teman online nya seorang laki - laki yang lebih tua dari nya. Pria itu bernama yoga dan Lea merasa begitu risih ditatap terus - menerus oleh pria itu.


"tuan apa anda bisa tidak memandang saya terus?" Ucap Lea malu - malu. Ia begitu risih apalagi ditatap begitu dekat dan bau alkohol - alkohol yang berada dibar begitu sangat menyengat membuat nya tidak bisa menahan rasa mualnya.


"Aku tidak menyangka kau lebih cantik dari foto diponsel." pria itu berbisik.


"Terima kasih atas pujiannya, seperti nya ini sudah malam aku akan pulang." Ucap Lea mengelus bahunya yang sedikit mulai dingin karena ia hanya menggunakan dress tanpa lengan.

__ADS_1


"kalau begitu akan aku antarkan kau pulang." Ucap yoga berdiri dari duduknya dan menarik lengan Lea.


"tidak perlu, aku sudah memesan taksi online. kalau begitu aku permisi." Ucap lea akan beranjak pergi tetapi tangannya ditarik oleh yoga membuat mereka saling berpelukan.


tanpa mereka sadari ada seseorang melihat gerak - gerik mereka dari kejauhan.


"Maaf," ucap Lea menjauhkan dirinya dari yoga dengan menundukkan kepalanya malu.


"Biarkan aku mengantarkanmu, aku mohon sebagai ucapan terima kasih bahwa kau mau bertemu dengan aku,"







Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️

__ADS_1


__ADS_2