
Setelah Berjam - jam tuan Bima ayah Abbey menugaskan beberapa pengawalnya dan penggawal dari tuan Zafano untuk mencari keberadaan putrinya sampai menjelang sore pun belum juga ada kabarnya sama sekali. Gibran merasa gelisah dan mencoba menghubungi nomor ponsel istri nya tetap saja tidak ada jawabannya. Sampai pada akhirnya ia mencoba lagi menelpon masih saja tetap tidak ada jawaban.
"Dimana kamu Abbey...? Jangan bilang kamu pergi jauh dari ku...?" Gumam gibran dalam hati dengan hati begitu gelisah.
"Gib apa kamu sudah mencoba menelpon Abbey... ?" tanya mama Ratna yang sedari tadi mencoba menelpon putrinya.
"Sudah ma, tidak ada jawaban nya sama sekali..."
"Astaga, dimana sihh kamu nak.. apa yang terjadi pada mu kenapa kamu kabur dari rumah sihh mendadak begini." Gumam mama Ratna dalam hati.
Tiba - tiba tuan Zafano datang dengan tuan Bima mereka baru pulang dari kantor. Dan memilih untuk duduk diruang tamu karena tidak sengaja melihat putra nya gibran dengan mama Ratna sedang duduk diruang tamu saling terdiam diri dengan raut wajah begitu sedih.
"Bagaimana mas apa ada kabar tentang putri kita?" tanya mama Ratna kepada suaminya tuan Bima yang kini duduk disampingnya.
"belum, masih masa pencarian mama yang sabar dulu ya.. pasti Abbey bisa ditemukan." Ucap tuan Bima memeluk istrinya yang kini mulai menangis.
"Mama ngak mau kehilangan putri kita mas, mama sayang banget sama Abbey.." Ucap mama Ratna.
__ADS_1
Gibran bangun dari duduknya ingin beranjak pergi tetapi langkahnya dihentikan oleh tuan Zafano.
"Gib kamu mau kemana..?" tanya tuan Zafano.
"Aku harus mencari abbey.. aku ngak bisa berdiam diri terus." Ucap gibran ingin beranjak pergi.
"Jangan gibran.. lebih baik kamu diam dirumah, papa juga sudah menyuruh pengawal papa untuk mencari keberadaan Abbey.." ucap tuan Zafano. Mau bagaimana lagi, gibran terpaksa terdiam diri dirumah menunggu kabar Abbey.
"aku merasa takut kalau ini semua rencana dari kak Merina itu sebabnya Abbey pergi dari rumah. aku harus mencari tahu semua ini..?" gumam tuan Zafano dalam hati.
*Rumah sakit harapan keluarga
Mama Adelia masih terduduk terdiam didalam ruangan putrinya sedangkan varrel setelah mendengar kabar bahwa adiknya kabur dari rumah segera ikut mencari keberadaan adiknya. Ia begitu sangat khawatir jika terjadi apa - apa pada adiknya yang begitu ia sangat sayangi.
Mama Adelia menggenggam erat tangan putrinya Lea masih juga tak sadarkan diri. Tetapi ada sedikit perkembangan, setiap kali mama Adelia menggenggam tangan putrinya selalu bergerak sedikit sedikit tetapi belum juga membuka matanya.
"Kapan kamu akan sadar nak, mama merindukan suaramu..? sedangkan Abbey melarikan diri cobaan apalagi yang diberikan oleh Tuhan kepada keluarga kita lagi...?" Ucap mama Adelia mengelus rambut putrinya dan meneteskan air matanya.
__ADS_1
"Kenapa bisa Abbey melarikan diri ma?" tiba - tiba suara seseorang bersuara dan suara itu berucap dari mulut Lea dengan suara begitu kecil tetapi masih terlihat jelas didengar.
Mama Adelia berhenti menangis mendengar suara putrinya dan rasanya kehidupan nya seperti kembali lagi dalam hidupnya.
"Nak kamu sadar...? mama panggilkan dokter ya.." Ucap mama ingin melangkahkan kakinya tetapi tangannya dicegah oleh Lea.
•
•
•
•
•
Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️🙏😘
__ADS_1