Pernikahan Pewaris Tunggal

Pernikahan Pewaris Tunggal
part 149


__ADS_3

"Nyonya Merina?" Gumam tuan Zafano dalam hati mengingat nama seseorang.


ah iya baru ingat siapa wanita itu yang tak lain istri dari mendiang kakak nya termasuk kakak iparnya.


"tapi untuk apa ia melakukan hal itu kepada putriku..?" Tanya tuan Zafano tidak tahu mengapa kakak iparnya melakukan hal itu.


Apa ada sesuatu yang disembunyikan nya sehingga ia tidak tahu apa - apa yang telah terjadi.


"Saya dengar nyonya ingin membalaskan dendam nya atas kecelakaan suaminya dengan melukai putri anda," Ucap salah satu algojo suruhan termasuk anak buah ibu merina.


"Apa?!" teriak tuan Zafano. Ia begitu kaget dengan apa yang ia dengar. "Merina ingin membalaskan dendam atas kematian kak harris?" pekik tuan Zafano.


Tuan Zafano memijit pelipisnya yang kini mulai pusing akan semua ini. Ia mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu saat kecelakaan itu terjadi tetapi dibalik semuanya tidak ada kaitannya dengan kesalahan nya itu semua penyebab nya atas kesalahan sang kakak nya sendiri.


Dilain tempat sedangkan ibu merina yang mendapatkan kabar dari yoga orang yang telah diutus untuk melakukan itu semua mengetahui bahwa semua anak buahnya yang ia suruh untuk menjaga Lea dan varrel. Kini sudah ditangkap dan dilumpuhkan, sehingga mereka kehilangan jejak.

__ADS_1


Ibu merina menjadi begitu geram, "Argghhhh! Zafano! ini semua pasti kau yang melakukan nya! lihat saja Zafano aku akan melakukan rencana yang lain! aku tidak akan menyerah!" Teriaknya dengan membanting semua barang - barang dirumah nya sampai para pelayan - pelayaan dirumahnya begitu ketakutan.


"Cepat kalian keluar!" teriak ibu merina yang mengetahui pembantu nya menatap nya dengan ketakutan.


"b-- baik nyonya, ayo cepat kita keluar.." Ucap salah satu pelayan wanita yang begitu ketakutan dan mengajak beberapa pelayan lainnya.


...•••••...


Berbeda di rumah sakit harapan keluarga kini Abbey dan Lea berada diruangan yang sama dengan keluarga lainnya. Kini keadaan ruangan itu begitu mencekam ada hanya tangisan dan Abbey begitu kaget juga dengan apa yang ia dengar dari dokter.


"Kak lea kenapa belum bangun juga ma?" tanya Abbey yang kini ikutan sedih yang menatap Lea masih tertidur begitu pulas dengan bibir terlihat pucat.


"Mama ngak tahu juga nak,," Ucap mama Ratna menatap kearah mama Adelia yang sedari tadi hanya menangis tidak ingin berbicara apa - apa karena syok putri nya hamil.


"kita berdoa saja agar kak Lea cepat sadar ya nak.." Ucap mama Ratna kepada putrinya yang berbaring di ranjang sebelah Lea yang terbaring. karena saat tadinya sebelum Abbey dibawa keruangan inap, ia mendengar bahwa sang kakak iparnya berada dirumah sakit sedang kritis. Ia memilih ruangan yang sama dengan tempat Lea berada, itu sebabnya Abbey berada diruangan yang sama sekarang.

__ADS_1


"Gibran kamu jaga istri mu ya, mama mau cari makanan dulu diluar.." Ucap mama Ratna yang kini mulai berdiri dari duduknya.


"iya ma," Jawab gibran singkat.


"Gib, sini deh aku bisikin" Ucap Abbey yang kini gibran berada didekat nya terbaring.






__ADS_1


Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️🙏😘


__ADS_2