
Abbey telah pulang sekolah.
Ia sedang menunggu seseorang didepan gerbang sekolah.
Tiba mobil hitam berhenti tepat didepan nya, terlihat pak tua paruh baya yang penglihatan nya masih terlihat sangat jelas itu membuka jendela mobilnya.
"Nona silahkan masuk," Ucapnya.
Abbey pun masuk kedalam mobil itu tepat dibelakang kemudi. Ia mengistirahatkan tubuh nya disana.
"Oh ya, mengapa pak sopir yang mengantar saya? bukannya kakek berjanji tadi siang akan menjemputku dan mengajak ke lokasi syuting...," Ucap Abbey.
"Maaf nona, tuan tidak bisa menjemput anda karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, tapi tuan sudah menugaskan nya pada saya..." Ujar pak sopir.
Tanpa berlama - lama mereka sudah sampai di lokasi syuting yang sudah dijanjikan oleh kakek Tama.
"Sudah sampai nona," Ujar pak sopir membuka pintu keluar mobil untuk Abbey.
Abbey pun keluar dari mobil itu, ia menatap gedung yang menjulang tinggi itu. Sangat menakjubkan! ini kedua kalinya ia masuk kedalam gedung tinggi.
Abbey berjalan masuk melewati pintu loby dengan sendirinya tanpa dibimbing oleh siapapun. Sementara pak sopir pribadi nya menunggu nya diluar.
Saat Abbey akan membuka pintu masuk pak satpam penjaga pintu melayaninya dengan ramah.
__ADS_1
"Selamat pagi nona," Ucap pak satpam dengan senyuman ramah.
"Pagi pak," Balas Abbey dengan senyuman ramah.
"Nona cucunya tuan presider ya?" Ujar pak satpam.
"Oh ya, itu benar pak... apakah bapak tahu tempat ruangan kakek saya?" Tanya Abbey.
"Nona naik aja lift yang ada disana tepat ruangan tuan berada dilantai 18." Ucap Pak satpam.
"Oh, baiklah... terima kasih pak, saya permisi dulu." Ucap Abbey berlalu pergi menuju lift tepatnya disamping bawah tangga.
Saat Abbey tepat dilantai delapan ia melihat kakeknya sedang berbicara dengan seseorang didekat lorong menuju ruangan nya. Tetapi saat ia akan memanggil kakeknya ia urungkan niat nya dan secara tidak sengaja ia mendapatkan panggilan alam alias ke toilet.
Abbey mencari - cari toilet dengan kaki tergopoh-gopoh tapi belum juga ia temukan.
Tanpa Abbey lihat ia tidak sengaja menabrak seseorang dan membuat tubuhnya oleng kebelakang. dan pemuda itu menangkap tubuhnya dengan memeluk pinggang nya itu dengan erat membuat Abbey membulatkan matanya karena kaget mereka saling Menatap antara lain.
Abbey menatap mata lelaki itu, seperti mengenalnya. "Maaf, aku kenal kamu... kamu bukan nya...?" Abbey mengingat - ingat pemuda itu. "Ah ya, Alden? ya kamu Alden kan murid baru disekolah ku waktu itu... tapi kenapa kamu ada disini?" Pikiran Abbey penuh tanya.
Alden mengingat ingat gadis dihadapannya itu, ya ia pernah bertemu dengan gadis itu.
"Saya ada syuting Disini karena mendadak itu sebabnya saya pulang ke kampung halaman saya..." Ujar Alden ragu.
__ADS_1
Abbey percaya begitu saja, sampai pada akhirnya seorang gadis cantik dengan balutan gaun yang begitu seksi memperlihatkan lekuk tubuh nya mendekati mereka.
"Al ternyata kamu ada disini? kamu dicariin tuh sama direktur..." Ujar Vita salah satu yang akan menjadi model Photoshop hari itu termasuk orang yang diam - diam menyukai Alden.
"Oh, baiklah... Abbey gue kesana dulu byee..." Pamit Alden tanpa Abbey sadari Alden tersenyum kepada nya dan itu mengingatkan nya kepada teman masa kecilnya.
"Sungguh mirip Al...." Batin Abbey.
Vita yang masih berdiri disana menatap penampilan Abbey dari atas rambut sampai bawah kaki begitu terlihat sangat culun.
Ia terlihat menyunggingkan senyuman nya, Berlalu pergi dari hadapan Abbey.
Abbey hanya menaikkan kedua bahunya, tidak tahu.
•
•
•
•
•
__ADS_1
Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️