Pernikahan Pewaris Tunggal

Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 164


__ADS_3

Setelah Abbey menceritakan semua yang telah terjadi mengapa dirinya sampai melarikan diri nya dari rumah. Ia memeluk Lisa dengan tangisnya, ia tidak bisa menahan itu semua.


"Ternyata Tante kamu jahat banget yah.. bisanya dia menyuruh kamu untuk meninggalkan suami kamu." Ucap Lisa mengelus pundak gadis itu dalam dekapan nya. Sama halnya dengan azka yang juga ikut prihatin padanya.


"Sungguh manusia ngak punya hati." Gumam Azka dalam hati. Ia begitu sangat sedih dengan kehidupan Abbey.


"Makanya itu memilih pergi dari rumah kalau tidak mereka akan menggugurkan kandungan ku. kalau bisa aku pengen pergi dari sini sebelum mereka menemukanku hikssssss." Abbey kembali menangis berderai air mata dan memeluk tubuh temannya itu dengan sangat begitu erat.


"Sudah jangan nangis lagi, kamu bisa tinggal dirumah kak Azka.. sementara maukan kamu tinggal dirumah kak Azka." Ucap Lisa mengelus lembut rambut temannya itu. Sebenarnya tadi ia tidak mengizinkan Abbey untuk tinggal bersama Azka sepupunya tetapi ia ingat dengan kebaikan kak Azka. membantu Abbey membawanya kerumah sakit saat ia pingsan. Jadi sekarang ia mengizinkan nya.


"Tapi---"


"Sudahlah Abbey sementara saja kamu akan aman disana, tidak akan ada yang menemukanmu disana." Sambung Azka.


"Tetapi aku harus membayarnya, nanti kalau aku sudah punya pekerjaan aku akan membayarnya." Ucap Abbey kini ia menghapus air matanya dan melepaskan pelukan temannya itu.


"Kamu ngak perlu kerja ataupun membayar nya, aku ikhlas kok... lagian kamu harus berhenti sejenak dulu untuk sekolah kalau tidak mereka akan tetap menemukan mu. sekolahan juga tidak aman untuk mu." Ucap Azka.

__ADS_1


"benar kata kak Azka, Abbey kamu hanya perlu jaga bayi itu biar tubuh berkembang dengan sehat. oke" sambung Lisa kini mendapatkan anggukan dari Abbey.


Tanpa berlama - lama Abbey dan Azka kini pergi dari kediaman Lisa. Keluar dengan menggunakan mobil yang telah disiapkan oleh anak buah Azka. Mereka akan menuju ke kediaman azka.


Sementara dirumah sakit Lea bolak - balik menuju ke kamar mandi karena perutnya sedari tadi bergejolak terus ingin memuntahkan sesuatu. Tetapi dia hanya sendirian tidak ada mama Adelia disana, karena mama Adelia ingin keluar sebentar membelikan putrinya makanan yang diinginkan nya.


Uek... uek...


"Ada apa dengan perutku? padahal aku tidak makan apapun selama aku terbangun." Lea mendudukkan tubuhnya dikloset sembari mengelus perutnya masih terasa bergejolak.


Ceklek,


"Dimana Lea?" Ucap varrel. Ia baru pulang dari Jakarta Utara menuju Jakarta pusat. sungguh perjalanan yang begitu jauh, ia mencoba mencari keberadaan adiknya Abbey belum kunjung ditemuinya. sehingga ia mendapati telpon dari mama Adelia bahwa Lea sadar dari komanya. Dengan cepat ia kembali lagi kerumah sakit dan Menjeda pencarian nya mencari adeknya.


"Varrel kamu sudah datang? loh dimana Lea...?" tanya mama Adelia yang baru datang dari balik pintu membawa kantong kresek plastik putih isi banyak makanan.


"Engak tahu ma, varrel Baru sampai.." Jawab varrel mengedikkan bahunya.

__ADS_1


"Engak mungkin kan Lea kabur?" Mama Adelia mulai gelisah.


Tiba - tiba dari balik pintu toilet suara seseorang muntah - muntah lagi.


Varrel dengan cepat membuka pintu toilet itu dan benar saja lea ada disana. Berusaha memuntahkan semua isi dalam perutnya.


"Ma Lea ada disini," Ucap varrel.






__ADS_1


Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️🙏😘


__ADS_2