
Saat itu Abe di gendong oleh seorang pria muda yang telah dipanggilkan untuk membawanya kerumah sakit.
Seseorang itu berlari menuruni tangga dan akan seperti nya melewati jalanan lorong - lorong yang terlihat jelas dari lapangan tempat acara yang digelar itu.
"awas!!" teriak seseorang yang mengedong Abe itu, dengan berlari ketiga sahabatnya sudah berada dibelakang nya ikut berlari karena tubuh Abe begitu semakin melemah tak berdaya.
Semua orang yang berada di lapangan sana terdiam dan menoleh mendengar seseorang berteriak dengan berlarian mengendong seorang murid perempuan.
"itu kan, Abe" ucap nyonya Adelia dengan keras.
Gibran langsung saja ingin berlari menyusulnya tetapi dicegah oleh Amira, tidak membiarkan nya pergi.
tiba - tiba dipikirannya tersulut ide licik nya, "jangan pergi," ucap Amira dengan menahan lengan gibran.
Gibran yang melihat keadaan Abe begitu membuat nya khawatir, "lepaskan! aku tidak peduli ancaman mu itu, aku ingin melihat keadaan nya!!" teriak gibran.
"baiklah, kalau itu maumu... perhatian semuanya!" semua orang yang berada disana menoleh kepada Amira.
"dengarkan baik - baik, selama ini sebenarnya gibran adalah tunanganku" ucap Amira dengan menunjukkan sebuah cincin pertunangan nya.
"Dia itu," tunjuk Amira ditengah kerumunan itu.
"sudah tunangan dengan ku di Inggris, ini adalah bukti cinta nya pada ku" ucap Amira dengan memperlihatkan cincin tunangan nya itu.
Sebenarnya sebelum gibran kembali ke Indonesia dan sebelum tuan Zafano menyatakan perjodohan nya, gibran sudah bertunangan dengan Amira tanpa pemberitahuan keluarga nya.
semua orang disana begitu kaget, mendengar jawaban dari mulut Amira.
plakkkk!!!
__ADS_1
tiba-tiba tamparan begitu sangat keras dari tuan Zafano membuat nya menundukkan kepalanya merasa bersalah dan menyesali perbuatannya.
"gibran mengapa kamu tidak pernah memberitahukan kepada papa selama ini?!!" teriak tuan Zafano penuh dengan amarah.
"kamu telah melanggar janjimu selama ini!!!"
"kamu camkan baik - baik gibran, papa sudah bilang sama kamu jika sampai Abe kenapa - Napa karena mu... papa tidak segan - segan akan mengirim Abe dimana kamu tidak akan pernah menemuinya lagi seumur hidup mu, meskipun kamu bertekuk lutut didepan papa!!!" ucap tuan Zafano panjang lebar, pergi meninggalkan nya bersama istrinya.
Sehingga kejadian itu menjadi sorotan para reporter dan merekamnya sehingga masuk ketelivisi tetapi itu hanya ketidaksengajaan.
"dokter gimana keadaan nya?" ucap Alya dengan khawatir.
"dia masih dalam keadaan pingsan,"
"kalau boleh saya tau, kapan kepala nya mulai pusing?" kata dokter.
"menurut USG yang saya dapatkan dari kepala nya seperti nya ia sedang mengalami gangguan pada sistem saraf di otak nya kemungkinan yang menyebabkannya terlalu banyak pikiran" jelas dokter.
"apakah itu tidak parah dok?" tanya Alya khawatir.
"kemungkinan jika tidak rutin diperiksakan kedokter setiap bulan nya, kemungkinan akan memparahnya... selain itu bisa juga gangguan pada otak nya bisa menyebabkan nya mengalami amnesia dan itu tidak akan bisa disembuhkan,"
"apa tidak ada obat untuk menyembuhkan nya?"
tanya Alya semakin khawatir.
"tenang saja sementara saya akan memberikan nya obat, untuk menghilangkan rasa pusing nya..." ucap nya.
"terima kasih dokter," ucap Alya sedih.
__ADS_1
dokter ikut begitu kasihan kepada Alya, "kalian yang sabar, kalian harus banyak berdoa agar dia bisa cepat sembuh" ucapnya dengan menepuk pundak Alya.
nyonya Adelia dan tuan Zafano sudah sampai dirumah sakit, mereka menuju kasir.
"permisi mbak,"
"ya, apakah ada yang bisa dibantu?" jawab mbak kasir.
"apa ada pasien atas nama, kalau tidak salah Abbey Elizabeth Taylor," ucap tuan Zafano.
"tunggu sebentar,"
Setelah beberapa menit mereka menemukan ruangan yang telah diberitahukan, Disana mereka melihat ketiga teman Abe sudah menunggu.
"bagaimana dengan keadaan Abe?" tanya nyonya Adelia khawatir.
"dia masih dalam keadaan pingsan Tante,"
Setelah Alya menjelaskan nya nyonya Adelia begitu menangis, ia memeluk suaminya.
"mas? bagaimana ini? apa yang harus kita katakan oleh keluarga nya?" ucap nyonya Adelia.
"kamu jangan khawatir aku akan mencoba memberitahukan pada mereka dengan baik - baik, kamu tunggu disini saja" ucapnya memberikan ketenangan pada istrinya.
"kalian jaga Tante Adelia sebentar ya, nanti om kembali lagi... ada urusan penting"
"ya, om" ucap mereka berbarengan.
jangan lupa like setelah membaca 🙏❤️
__ADS_1