
Gibran saat tahu Abbey sudah pulang, ia merasa sedih. Padahal niatnya ia ingin menghabiskan waktunya selama beberapa hari disini. Apalagi saat dia tahu bahwa dirinya pingsan selama satu Minggu membuat nya terkejut.
"Gibran,," seru mama Adelia. Ia menepuk pundak anaknya itu yang sedari tadi hanya melamun.
"Eh iya, ma..?" Jawab gibran.
"Kamu mama panggil - panggil dari tadi loh, kamu lagi mikirin Abbey yah?" Tanya mama Adelia yang sedang duduk di kursi samping tempat gibran berada.
"Iya ma..." Jawab gibran dengan sendu.
"Nanti saja tiga harinya kamu kan sedang libur sekolah selama beberapa Minggu.. kenapa ngak kamu kunjungi saja kesana..?" Ujar papa Zafano yang sibuk duduk disofa yang ada dikamar rumah sakit itu.
"Emangnya kamu libur disana? kok mama ngak tahu sih..?" jawab mama Adelia menatap kearah putra nya itu.
"Eh iya yah, Gibran kemarin dikasih tahu sama kepala sekolah bahwa diumumin libur sekolah selama beberapa Minggu..." Gibran baru ingat saat sepulang sekolah kemarin ia lupa memberitahukan mamanya cuma papa nya ia beritahukan.
"Ya, udah nanti kita berangkat sama - sama aja.. mama pengen banget ke Jakarta juga." Ucap mama Adelia. Menatap kearah putra nya dan suaminya secara bergantian.
...••••••••••••...
"Al, makasih banyak yah sudah mau ganterin aku sampai rumah... nanti kalau ada waktu luang aku traktir deh.." Abbey tersenyum kearah nya membuat Al merasa salah tingkah.
__ADS_1
"Eh, ngak apa - apa kok.." Jawab Al menggaruk kepala nya dengan jari telunjuk nya.
"Iya dah kalau gitu.. aku masuk kedalam dulu." Abbey turun dari mobilnya dan langsung melambaikan tangan kearah Al yang melajukan mobilnya yang sudah pergi dari hadapan nya.
Dari kejauhan tidak sengaja seseorang menatap nya tidak suka. Ia begitu sangat emosi dan kesal dengan kedekatan Abbey dan Alden.
"Ishhh.. pantesan Al ngak mau Nerima aku karena perempuan lugu itu!" Seru Vita dengan mengeratkan giginya karena saking kesalnya.
Sementara Abbey sudah masuk kedalam rumahnya, saat itu rumah terlihat sepi dan tidak ada pembantu yang seperti biasanya bersih - bersih.
"Aku pulang!" Seru Abbey tetapi tak ada Jawaban dari siapapun.
"Kok gelap sih.. kenapa ngak dihidupin lampunya.." Abbey berjalan dengan cepat menuju kamarnya.
Saat ia akan membuka pintu, keadaan kamar juga menjadi gelap tidak ada lampu. Perasaan nya menjadi merinding.
1 2 3 " surprise!!!!" Suara ledakan balon, lampu menyala, dan terompet.
Abbey terlonjak kaget, hampir saja ia pingsan dan ternyata sang kakek teman - temannya yang ada di Bandung pun disana termasuk sang ayah tercinta, mama nya Ratna dan kakaknya Alden.
Semenjak kapan mereka ada disini?
__ADS_1
"Kalian?" Seru Abbey terkejut pluss senangnya minta ampun.
"Selamat ulang tahun sayang..." Ucap mama Ratna memeluk putri nya itu.
"Selamat ulang tahun Abbey.. aku sampai kesini jauh - jauh loh demi gerayain ultah kamu..." Ucap Alya memeluk sahabatnya itu dengan membawa kue yang berukuran sedang ditangan kirinya.
"Astaga aku lupa ini kan hari ulang tahun aku... tanggal 1 Januari,," Gumam Abbey.
•
•
•
•
•
•
Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️
__ADS_1