Pernikahan Pewaris Tunggal

Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 70


__ADS_3

Mereka tampak sudah tertidur dengan begitu pulas dan kini sudah menjelang pagi. Abbey dan gibran sudah terbangun dan dia sudah bersiap - siap akan kesekolah.


Seperti nya hari ini mereka tidak menggunakan mobil ke sekolah melainkan motor. Kini mereka masih dalam perjalanan menuju ke sekolah.


"Gibran bisakah kamu lebih cepat lagi nanti kita bakalan telat kesekolah..." Kesal Abbey.


"Ini aku sudah sangat cepat..." lebih mempercepat gasnya.


"Ish, stop dulu..."


"Ngapain harus stop...?" Tanya gibran heran dan menghentikan motornya disebuah persimpangan jalan.


Abbey turun, "Sini biar aku yang didepan.." Ia mengambil alih.


"Tapi jangan ngebut - ngebut..."


"Iya, bawel banget sihhh..."


Kini mereka bertukar posisi Abbey yang didepan sedangkan gibran dibelakang memeluknya dengan begitu erat merasa ketakutan. Tanpa disadari Abbey membawa motor nya begitu sangat kencang dan full membuat gibran semakin mengeratkan pelukannya.


"Kamu bisa ngak pelan - pelan! Kamu bisa aja bikin aku jantungan!"


"Sudah diam aja! Kamu ngak akan mati selagi ada aku yang didepan!"


Setelah berlama lama kini mereka sudah sampai disekolah gibran mengatur nafasnya.


"Huftttt... ternyata kamu memang jago banget bawa motor,," Puji gibran masih dengan nafas terengah - engah.


"Abbey!" Teriak Citra dari kejauhan.


"Citra!" Mereka berlari kearah yang bersamaan dan saling memeluk. Mereka begitu senang sudah lama tak bertemu.


"Abbey aku kangen sama kamu!Muachh" Citra mencium wajah Abbey terus - terusan sampai Abbey kewalahan.


"Sudah cukup cit," Menangkup wajah nya citra dengan satu telapak tangan nya menajuh dari pandangan nya.

__ADS_1


Dilain sisi...


"Gib, ngawat!" teriak .


Terdengar ketelinga ketiga sahabat itu...


"Apanya yang ngawat?" Ucapnya dengan dingin.


"Amira kecelakaan! dia sekarang ada dirumah sakit!"


"Apa? Kalau gitu gue kesana dulu ya... gue titip tas dulu..." Gibran cepat - cepat menaiki motor nya berlalu pergi.


"Woy lah gue malah ditinggalin! gue mau ikut!"


Abbey yang mendengar nya langsung saja kembali sedih melihat gibran sebegitu khawatir nya dengan Amira.


Menghela nafasnya dengan begitu berat, "Kita ke kantin aja yuk..." Ucap Abbey berlalu pergi.


Diikuti oleh ketiga sahabatnya itu yang tak lain Alya, citra dan Indri.


Seperti biasanya mereka memesan makanan untuk sarapan paginya sebelum pembelajaran dimulai. Tetapi seperti nya hari ini Abbey tidak ada nafsu makan.


"Abbey kenapa ngak di makan nasgornya?" tanya Alya mengalihkan lamunannya.


"Cuma lagi bete aja..." Ucap Abbey dengan raut wajah sedih.


"Kamu yang sabar ya, mungkin saja gibran seperti itu karena Amira itu dianggap sahabat nya atau mungkin kasihan kepada nya..." Ujar Citra.


"Bener juga...kali ya..."


Kringgggggggggg....


Belll masuk berbunyi semua siswa berhamburan menuju kelas. Termasuk Abbey dan ketiga sahabatnya itu.


Sementara didalam kelas...

__ADS_1


"Baiklah semuanya perhatian nya sebentar ibu akan mengenalkan seseorang sama kalian..."


Semua murid pun terdiam dan begitu ingin tahu siapa orang yang ingin dikenalkannya itu?


"Murid baru kah?" Tebak Indri.


"Entah..." Jawab Abbey.


"Alden ayo sini masuk... sekarang kamu kenalkan nama kamu ke semua teman - teman baru kamu..."


Abbey begitu terkejut melihat siapa yang ia lihat, "Loh bukannya dia anak nya dari teman Papa aku..." Batin Abbey.


"Hai semuanya perkenalkan nama gue Alden Danendra... aku murid pindahan dari Amerika jadi semoga kalian mau berteman dengan saya sekian terima kasih..."


"baiklah Alden kamu boleh duduk... cari bangku yang kosong..."


"baik Bu..." Alden berjalan mencari bangku yang kosong dan tepatnya berada disampingnya Abbey.


"Hai salam kenal nama gue Alden..." mengulurkan tangannya.


"Nama itu seperti ngak asing, yah aku ingat saat dirumah sakit nama itu ngak asing bagi aku..." batin Abbey.


Abbey membals uluran tangan Alden, "Panggil aja Abbey..."


"Nama itu kok hampir sama dengan orang yang aku cari selama ini?" batin Alden.






__ADS_1


Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️


__ADS_2